CRAZY TRIP CRAZY ADVENTURE

CRAZY TRIP CRAZY ADVENTURE
#88



Yara langsung menuju Penthousenya sepulang dari perusahaan Warren.


"Surpriseeeeee", teriak Hannah dari dalam penthouse Yara.


"Hannah???", Yara yang terkejut sekaligus senang langsung memeluk Hannah.


"Gadis jelek ini selalu membuat kejutan untukku", kata Yara yang masih memeluk Hannah erat.


"Ayo..makan dulu Hannah", kata Selena dari arah ruang makan.


"Baik aunty", jawab Hannah.


Yara menggandeng Hannah dan mereka duduk bersama di meja makan.


"Apa yang kau lakukan di New York? Gaby tidak ikut?", tanya Yara.


"Gaby tidak ikut..aku hanya ingin refreshing saja...disini ada rumah auntyku...dan aku baru saja putus cinta", jawab Hannah santai.


"Ck...awas saja jika kau kembali lagi padanya..sudah kubilang cari yang baru..seperti tak ada stok laki laki lain saja", kata Yara.


Hannah tertawa pelan dan masih melanjutkan makannya.


Merekapun mengobrol lama sampai malam. Sampai akhirnya ponsel Yara tiba tiba berbunyi menandakan ada panggilan dari Bryce.


"Halo honey..ada apa?", tanya Yara.


"Baby ..kemarilah..aku sedang ada di restoran San Carlo ..kita makan malam bersama", kata Bryce.


"Baiklah..aku akan mengajak Hannah..ada Hannah disini", jawab Yara.


"Baiklah ..aku bersama Warren", kata Bryce.


"Apa dia baik baik saja?", tanya Yara.


"Ya..dia bersamaku..jadi dia akan baik baik saja", kata Bryce.


Yara sudah menceritakan semuanya pada Bryce apa yang terjadi tadi siang.


"Baiklah..aku akan kesana...love you honey", kata Yara menutup teleponnya.


"Hannah ..kita akan makan malam diluar..ayo", ajak Yara.


"oke", jawab Hannah.



"Hei..kalian tak pakai jaket?", panggil Selena pada Yara dan Hannah yang sudah akan keluar pintu.


"Kami membawa jaket mom...nanti kami pakai....bye Mom..dadd...", teriak Yara.


"Bye auntyyy..uncle..", teriak Hannah juga.


"Ck..mereka ini masih seperti anak remaja saja", gumam Selena dan Jade hanya tersenyum saja.



Sesampainya di restoran, Yara keluar dari mobil dan memakai jaketnya begitu juga dengan Hannah.


Yara masuk ke dalam dan menghampiri Bryce.


"Hai honey", Yara mengecup bibir Bryce.



"Halo Hannah", sapa Bryce.


"Hai..maaf aku mengganggu acara makan malam kalian", kata Hannah.


"Tidak..aku juga membawa temanku..oh ya kenalkan dia Warren temanku", kata Bryce memperkenalkan Warren pada Hannah.


"Haaiiii..aku Hannah..sahabat gadis gila ini", kata Hannah yang matanya menunjuk Yara.


"ck..kauuu..kita sama sama gila Hannah", kata Yara.


Dan hal itu membuat Warren tertawa pelan.


"Kalian sangat seru..bolehkah aku masuk ke dalam kelompok kalian?", tanya Warren.


Yara dan Hannah langsung tertawa mendengar hal itu.


"Jangan Warren..kau akan jadi gila seperti kami", kata Hannah.


Warren kembali tertawa. Sesaat dia lupa dengan rasa sakit karena pernikahannya yang batal.


Yara bersyukur Warren tak terpuruk dengan pembatalan pernikahannya. Dia berharap Warren bisa menemukan wanita yang lebih tulus padanya.


Warren sebenarnya pria yang tampan. Hanya saja dia sedikit bertubuh subur.


"Kau orang Irlandia juga?", tanya Warren pada Hannah di sela sela makan malam mereka.


"Ya.. aku disini liburan di rumah auntyku", kata Hannah.


"Dimana rumah Auntymu?", tanya Yara.


"Di Battery park city, manhattan", jawab Hannah.


"Itu dekat rumahku", kata Warren.


"Benarkah? kita bisa jogging bersama kalau begitu..aku suka jogging pagi..dan aku belum hafal daerah sekitar sana", kata Hannah.


"Baiklah..nanti kita jogging bersama", jawab Warren ramah seperti biasanya.


Mereka makan malam bersama dengan suasana santai dan penuh tawa karena candaan Hannah dan Yara yang selalu absurd.


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORIT DAN HADIAH YAA ❤❤❤