
Keesokan harinya, mereka pergi Manjaggul. Ini adalah sebuah goa.
Goa ini berada sekitar 30 km di sebelah timur kota Jeju.
Gua Manjaggul merupakan terowongan lava yang terbentuk sekitar 200 ribu - 300 ribu tahun, ketika lelehan batuan keluar dari dalam tanah.
Setelah dari sana, mereka langsung melanjutkan perjalanannya ke Cheonjiyeon waterfall.
Cean benar benar seperti Bryce. Dia akan selalu berenang jika melihat air meskipun udara cukup dingin.
Bryce pun menemaninya berenang mengelilingi sungai hijau itu. Sedangkan Yara hanya mengawasinya dari pinggir dan duduk di bebatuan sembari memotret kedua lelaki tampannya itu.
Cean memiliki wajah yang tampan dan terlihat tegas. Tatapan matanya tajam meskipun masih kecil.
Yara membuatkan akun instagram pribadi untuk Cean.
Dan Cean pun lumayan mempunyai banyak follower karena wajah tampan dan kegiatan petualangannya itu.
Setelah menghabiskan sekitar 4 hari di pulau Jeju. Mereka pun melanjutkan perjalanannya ke kota kota lainnya di Korea Selatan.
Mereka berkeliling di Korea selatan sekitar 3 bulan lamanya karena Yara suka dengan suasana disana yang terasa menyenangkan.
Sampai akhirnya Yara dan Bryce pun mengunjungi Sera di Rusia. Yara akan menghabiskan sisa waktunya sampai dirinya melahirkan di Rusia.
Bryce memiliki mansion yang tak terlalu besar di Rusia karena dulu Bryce sempat tinggal disana lumayan lama.
Cean kembali bersekolah offline dengan mendatangkan guru privat di mansionnya.
Sera sering mengunjungi Yara di mansion begitu pula sebaliknya. Mereka sering menghabiskan waktu bersama.
Kandungan Yara sudah menginjak 6 bulan. Itu artinya Yara akan melahirkan dalam waktu 3 bulan lagi.
Yara di prediksi hamil anak kembar laki laki dan perempuan dan sejauh ini perkembangan bayinya sangat sehat dan kuat.
❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
3 tahun berlalu...
Yara dan Bryce sudah kembali ke New York. Mereka untuk sementara tak berpetualang dulu.
Ocean sudah masuk sekolah seperti biasa. Yara sangat sibuk mengasuh si kembar yang akan merayakan ulang tahunnya yang ketiga bulan depan.
Semua anak Yara tergolong anak yang aktif dan terkadang membuat Yara kewalahan. Apalagi si kembar yang masih sangat butuh pegawasannya.
BlueStone River Robert dan RedStone Ruby Robert, itu adalah nama si kembar.
Bryce menghadapinya dengan santai seperti biasanya.
"Mom. Kapan nenek dan kakek akan datang?" tanya Red, putri cantiknya.
"Minggu depan sayang," jawab Yara sembari membuat kue.
"Dimana Blue?" tanya Yara.
"I don't know," jawab Red dengan suara mungilnya yang sudah sangat jelas meskipun masih berumur 3 tahun.
"Minta tolong pada bibi Betty untuk mencarinya, sayang," kata Yara.
"Oke mom," jawab Red yang kemudian langsung berlari ke arah taman belakang.
Blue memang sedikit lebih aktif dibanding anak anaknya yang lain. Ada satu pengasuh yang selalu menjaganya kemanapun dia pergi di dalam mansionnya yang besar ini.
"Halo baby," Bryce tampak datang dari arah ruang tengah.
"Kau sudah datang? ini masih sore," kata Yara.
"Hmm, aku merindukanmu. Dimana si kembar?" tanya Bryce dan mencium bibir Yara.
"Mereka bermain di taman belakang sepertinya," kata Yara.
"Kau sudah selesai membuat kue?" tanya Bryce lagi.
"Hmm, lalu? Kau ingin bercinta denganku?" tanya Yara sembari mencoba kuenya.
Bryce tertawa pelan dan menarik Yara ke dalam kamarnya.
"Ini masih sore. Kita bisa melakukan sepuasnya nanti malam," kata Yara.
"Tidak..aku ingin sekarang..," kata Bryce.
Yara pun pasrah mengikuti kemauan sang suami yang sebenarnya juga diinginkan Yara karena sudah seminggu ini mereka tak bercinta.
Itu dikarenakan Bryce baru saja pulang dari luar kota kemarin dan langsung ke perusahaan tadi pagi.
TAMAT...
JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORIT DAN HADIAH YAA ❤❤❤