CRAZY TRIP CRAZY ADVENTURE

CRAZY TRIP CRAZY ADVENTURE
#66



Bryce dan Yara akhirnya selesai berkeliling Swiss selama seminggu penuh. Mereka melanjutkan perjalanan mereka ke Italy yang tertunda beberapa kali.


Tujuan pertama mereka adalah kota Milan. Kota yang berbatasan langsung dengan Negara Swiss.


Kali ini Bryce menggunakan kereta api untuk menuju Milan, italy.


Bryce tak memakai campervan kali ini karena persinggahan mereka banyak dan berpindah pindah.


Kali ini hanya seputar kota wisata dan bersenang senang saja tanpa ada kegiatan menantang adrenalin.


Bryce rencananya akan berkeliling beberapa negara di eropa dan menggunakan kereta api sebagai alat transportasinya.


Mereka tak terlalu membawa banyak baju karena akan membelinya di perjalanan. (horang kayaah... dimaklumi yaa) 😁


Bryce membawa ransel sedangkan Yara membawa koper kecilnya.


Di italy juga ada beberapa hotel dan resort yang kepemilikan sahamnya banyak dipegang oleh keluarga Robert. (Sekali lagi yaa..horang kayaahh..enak ya ngehalu..berhalulah setinggi mungkin sebelum berhalu dilarang) 😁


Sebagai salah satu negara yang jadi kiblat kesenian dunia, Italia memang punya banyak tempat artsy yang selalu menarik turis untuk mampir.


Museum Del Novecento contohnya. Letaknya di kawasan cantik Piazza Del duomo.



Bryce dan Yara masuk ke museum ini. Yara tampak banyak berfoto ria di tempat ini. Bryce sebagai fotografer pribadinya, selalu stand by di sampingnya.


Tempat ini adalah museum yang dari luarnya terlihat seperti gedung bergaya klasik di sekitarnya namun saat masuk tempat ini benar-benar berbeda karena ada ribuan karya seni yang disimpan di sini.


Tempat terbaiknya adalah di sebuah jendela besar yang membentuk sudut siku-siku dan menampilkan cahaya alami serta pemandangan di sebelahnya.


Tujuan Yara dan Bryce selanjutnya adalah Fondazione prada .


Gedung ini tampak mencolok dengan cat emas yang jauh dari kata murahan tempat ini juga galeri seni yang memamerkan karya seni kontemporer.


Salah satu contohnya Hiasan jamur terbalik yang bisa berputar.



Selain itu, banyak karya seni lainnya yang dipamerkan di sana.


Menjelang siang, Bryce dan Yara menuju ke sebuah restoran klasik bernama Trattoria Madonnina


Ini adalah sebuah restoran yang sangat vintage begitu juga interiornya yang tak kalah klasik dengan sentuhan kayu taplak meja motif jadul dan pajangan pajangan desain awal abad 20-an.



Di sini juga menyediakan makanan rumahan khas Italia.


"Hmm..makanan disini sangat enak", kata Yara sembari menikmati Ribollita dan Zuppa Toscana.


Sedangkan Bryce memakan Panini dan Ravioli.


"Come on honey...siapa yang tidak ingin ke Paris?kapan kita kesana?", tanya Yara dengan kata berbinar.


"Setelah kita berkeliling Italy..kau tak ingin kegiatan menantang?", tanya Bryce lagi.


"Bercinta di alam bebas?", kata Yara sambil menikmati makanannya.


"Kau semakin mesum saja sayang", kata Bryce tertawa pelan.


"Berkat kau, aku menjadi seperti ini", kata Yara.


"I love you", kata Bryce tersenyum.


"Aku tau", jawab Yara tersenyum nakal.


Setelah makan siang, mereka menuju Galleria Vittorio Emanuele.



Ini adalah pusat perbelanjaan terbesar di Milan yang didirikan oleh arsitek bernama Giuseppe Mengoni.


Tempat ini di desain dengan atap kaca yang langsung meneruskan cahaya matahari ke dalamnya.


Banyak butik dan outlet merk ternama bersanding dengan gaya bangunan yang klasik.


Bryce menggandeng Yara masuk ke dalam butik Versace. Brand yang tak pernah didatangi oleh Yara sama sekali karena harganya yang selangit.


"Aku tak ingin beli baju", kata Yara.


"Baiklah..kalau begitu kita keluar", kata Bryce.


"Tidak tidak..jika kau memaksaku..aku akan membeli baju", kata Yara tersenyum lebar dan menarik tangan Bryce untuk masuk ke butik itu kembali.


Yara memilih beberapa baju casual yang harganya sangat wow.


Yara sangat sadar sekarang bahwa suaminya adalah seorang billionaire. Jadi dia tak ingin menyia nyiakan kesempatan ini.😁


Setelah puas berbelanja ke butik butik branded. Yara dan Bryce membeli beberapa souvenir yang ada di daerah Milano Navigli.


Milano Navigli adalah sungai yang sepintas terlihat seperti Venesia dengan sungai di tengah kota.


Tempat ini penuh dengan Cafe dan toko souvenir Yang Selalu ramai pengunjung. Terkadang ada beberapa atraksi lain seperti naik boot mengitari kanal.


Yara membeli banyak souvenir untuk Lyra, Vira dan Jade serta dua sahabatnya, Gaby dan Hannah.


Sedangkan untuk Selena, Yara membelikannya beberapa gaun cantik di Vittorio Emanuele tadi.


JANGAN LUPA LIKE KOMEM VOTE FAVORIT DAN HADIAH YAA ❀❀❀