CRAZY TRIP CRAZY ADVENTURE

CRAZY TRIP CRAZY ADVENTURE
#79



Yara bangun di pagi harinya setelah mendengar ponselnya berbunyi.


"Halo mom..ada apa?", kata Yara dengan nada suara yang masih mengantuk.


"Sayang.. apa kau jadi pergi ke Afrika besok?", tanya Selena.


"Besok lusa mom", jawab Yara.


"Ya..ya..itu sama saja Yara..besok kemarilah... ", jata Selena.


"Ya mom..mungkin nanti malam aku akan kesana", kata Yara.


"Tidak bisa..nanti malam, mommy dan daddy akan makan diluar..Bryce sudah membookingkan meja di restoran mewah untuk kami", kata Selena.


"Oh God...kalian sudah tua mom", jawab Yara dan langsung bangun tanpa memakai apapun menuju kamar mandi.


"Kami masih muda Yara..kau masih tidur?ini sudah siang..bangunlah", kata Selena.


"Aku sudah bangun mom..dan sekarang sedang di kamar mandi", kata Yara.


"Baiklah...mandilah yang bersih agar Bryce selalu menempel padamu", kata Selena.


"Mom...mommy pikir aku kucing yang jarang mandi?", jawab Yara sambil menyikat giginya.


"Ya..bukankah kau tak suka air?", kata Selena.


"Aku tetap cantik dan harum meskipun tak suka air", jawab Yara dengan mulut penuh busa.


"Ya ya ya...sudah..mommy tutup teleponnya..bye..", kata Selena.


Dan Yara meletakkan ponselnya di meja marmer wastafel.


Yara mencuci wajahnya dan kemudian memakai pakaiam dalamnya yang ada di kamar mandi.


Yara keluar dari kamar mandi karena ingin melanjutkan pole dancenya yang terputus semalam.


Sudah lama Yara tak melakukan pole dance, jadi dia ingin meregangkan otot ototnya agar tetap lentur.


Yara menyalakan musik di ponselnya yang bisa membuat dirinya relaks ketika sedang melakukan pole dance.


Yara melakukan pemanasan dengan melakukan split dan berputar putar di tiang terlebih dahulu.


Lalu dia berkonsentrasi karena ingin melakukan gerakan yang cukup sulit.


Setelah berputar dan sampe di tengah tiang, Yara melakukan gerakan akrobatik yang membuat kakinya merenggang.



Bryce yang terbangun sejak tadi hanya melihat santai dari ranjang gerakan Yara yang lentur dan terkesan seksi itu.


Bryce bisa saja mengangkat Yara kembali dan menghajarnya di ranjang. Hanya saja kali ini dia ingin melihat Yara lebih lama bermain di tiang itu.



Setelah cukup lama melakukan pole dance, Yarapun mengakhirinya dengan tepukan tangan pelan dari Bryce yang menontonnya sedari tadi.


Yara melihat ke arah Bryce dan menghampirinya kemudian Bryce mencium bibirnya.


"Apa kau tidak ke perusahaan?", tanya Yara yang duduk di atas pangkuan Bryce.


"Ya..sebentar lagi..ikutlah denganku..aku diundang makan siang oleh teman bisnisku", kata Bryce menciumi leher Yara yang berkeringat.


"Baiklah..aku ingin melihat dunia luar hari ini", kata Yara tersenyum dan pasrah ketika Bryce mulai melakukan adegan panas padanya lagi.


"Aku berkeringat, honey", kata Yara.


"Kau semakin seksi jika berkeringat", kata Bryce yang sudah melucuti pakaian dalam Yara.


Merekapun beradegan panas dengan tempo cepat dan tak terlalu lama karena Bryce mengejar waktu untuk ke kantor.


(silahkan berhalu sendiri yaa 😁)..


Jam 10 mereka sudah bersiap untuk ke perusahaan. Yara memakai baju casual yang membuatnya terlihat segar dan cantik.



Sedangkan Bryce mengenakan setelan jas resmi karena hari ini akan ada meeting sebentar dengan beberapa perusahaan rekanan.



"Aku yakin pegawai wanitamu selalu meneteskan air liurnya ketika memandangmu", kata Yara memegang kerah jas Bryce.


"Seperti dirimu?", kata Bryce.


"Hei..kau juga begitu jika melihatku", protes Yara.


Bryce tertawa pelan dan mencium bibir Yara.


"Ayo kita berangkat", kata Bryce merangkul pinggang ramping Yara.


JANGAN LUPA LIKE KOMEM VITE FAVORIT DAN HADIAH YAA ❤❤❤