CRAZY TRIP CRAZY ADVENTURE

CRAZY TRIP CRAZY ADVENTURE
#41



Bryce dan Yara kembali hari ini ke Dublin untuk melanjutkan perjalanannya ke Swiss. Sebenarnya Bryce ke Swiss karena permintaan Seren dan harus membawa Yara.


Karena situasi yang memungkinkan, akhirnya Bryce pun mengajak Yara.


Setelah 3 jam perjalanan, akhirnya mereka tiba di Dublin. Yara langsung ke toko roti ayahnya karena kedua orang tuanya ada di sana.


"Daddy...i miss you", kata Yara berlari dan memeluk Jade.


"Yara sayang...daddy juga sangat merindukanmu..apa kau menikmati perjalananmu?", tanya Jade.


Yara mengangguk.


"Daddy terlihat pucat..apa daddy sakit?", tanya Yara.


"Ya..kemarin daddy sempat sakit karena tidak enak makan..jadi asupan makanan daddy berkurang", kata Jade.


"Dad..daddy tak boleh seperti itu..apa karena tak ada anak anak daddy disini?", tanya Yara.


"Tidak sayang..pergilah temui mommy di dapur", kata Jade.


Lalu Yara masuk ke dalam dapur dan menemui Selena. Bryce yang baru masuk ke toko langsung menemui Jade dan mengobrol ringan di rooftop.


Yara masih sibuk dibawah bersama Selena.


"Maaf aku merepotkanmu, Bryce", kata Jade.


"Tidak uncle..aku senang Yara ikut bersamaku", jawab Bryce.


"Maaf jika aku lancang..apa kau mau menikahi Yara, nak?", tanya Jade.


Bryce memandang serius pada Jade.


"Aku tahu aku memaksamu..tapi aku hanya percaya padamu untuk menjaga Yara..Vira sudah bersama Lyra di Boston...dan Yara...", kata kata Jade menggantung.


"Aku akan menikahinya..uncle jangan khawatir", Bryce menggenggam tangan Jade.


Jade menatap wajah serius Bryce dan meneteskan air matanya.


"Aku sudah menyiapkan keberangkatan uncle ke Amerika...aku yakin uncle akan baik baik saja disana", kata Bryce.


"Bagaimana caranya aku membalas kebaikanmu nak..kita baru saja kenal, tetapi kau sudah banyak memberikan bantuan padaku", lirih Jade.


"Menikahi Yara bukan bantuan dariku..aku menyukainya begitu juga Yara.. kami sudah sangat mengenal dan berteman baik.. kurasa itu bukan hal yang sulit bagi kami untuk menikah..uncle tenang saja", kata Bryce pelan.


"Bagaimana dengan keluargamu?", tanya Jade.


"Mereka pasti setuju, mommy sudah mengenal Yara", kata Bryce.


"Syukurlah..", jawab Bryce lega.


Setelah satu jam berlalu. Yara naik ke rooftop dan bergabung dengan Bryce serta Jade.


Yara dan Bryce rencananya akan berangkat ke Swiss besok siang. Bryce akan menggunakan jet pribadinya.


Menjelang malam, mereka semua pulang ke rumah. Mereka juga makan malam bersama. Yara tampak antusias menceritakan semua petualangannya pada Selena dan Jade.


Yara, sang penghidup suasana rumah kembali membuat rumah Jade terdengar riuh kembali. Jade sampai tertawa lepas ketika mendengar cerita lucu dari putri konyolnya itu.


Tadi siang, Yara dan Bryce meloundry semua bajunya di dekat toko Roti. Jadi mereka akan mengambilnya besok pagi.


Saat ini, Yara sedang membongkar kopernya. Dia mensortir lagi apa yang akan dibawanya ke Swiss. Setelah menyiapkan kopernya, Yara pun akhirnya tidur.


Sedangkan Bryce di kamarnya sedang sibuk menelepon beberapa asistennya. Dia baru tidur jam 12 malam.


Di pagi hari, Bryce mengembalikan campervannya. Motornya ditaruh di rumah Yara. Karena sewaktu waktu dia bisa kembali lagi ke Dublin.


Sebelumnya, Yara sudah mengeluarkan beberapa barang miliknya dan milik Bryce yang ada di campervan.


Setelah makan pagi, Yara mengambil pakaian ke loundry. Dan langsung pulang ke rumah untuk menyusunnya di dalam koper.


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORIT DAN HADIAH YAA ❤❤❤