CRAZY TRIP CRAZY ADVENTURE

CRAZY TRIP CRAZY ADVENTURE
#54



Bryce tak membuang buang waktunya. Setelah puas berpesta, Bryce langsung membawa Yara ke hotel milik keluarganya.


Mereka akan melakukan malam pertamanya disana.


"Yaraaa!!", panggil Galy ketika Bryce membawa Yara masuk ke dalam mobilnya.


Yara menoleh dan menunggu Galy menghampirinya.


"Ada apa kak?", tanya Yara.


"Ini..hadiah untukmu..pakai malam ini ya", bisik Galy di telinga Yara.


Yara hanya mengangguk meskipun tak tahu hadiah apa yang diberikan Galy padanya.


"Apa yang kakak berikan?", tanya Bryce.


"Sudahlah..sana cepat pergi..kakak tahu kau sudah tak tahan", kata Galy.


"Oke..bye kak..jangan menganggu kami di hotel dan sampaikan pada mommy juga..byeee", pamit Bryce dengan santainya.


"Baiklah..", kata Galy tersenyum.


Setibanya di hotel, Bryce naik ke kamar teratas. Kamar pribadi milik keluarga Robert.


Bryce mencium bibir Yara di dalam lift dan Yara membalas ciuman panas itu tak kalah hot.


Sebelum pernikahan berlangsung, Galy memberikan Yara sebuah VCD film dewasa agar malam pertama mereka berjalan sukses dan liar.😁


Yara menontonnya dengan singkat di laptop yang ada di kamar Bryce tadi pagi dan dia mulai mengerti apa saja yang harus di lakukannya di malam pertama.πŸ˜†


"Hei...kau terlihat sangat berpengalaman, baby", kata Bryce di tengah tengah ciuman panas mereka.


"Aku mendapat pelajaran private khusus tadi pagi", jawab Yara tersenyum usil.


Bryce tersenyum dan kembali mencium Yara. Lalu setelah lift terbuka mereka langsung masuk ke kamar.


Bryce membuka gaun Yara dengan cepat dan pakaiannya sendiri.


"Oh God..", kata Bryce begitu melihat dada Yara yang ukurannya terbilang sangat sexy.


Bryce langsung menggendong Yara ke ranjang dan melahap dada bulatnya yang penuh.


"Aaahhhh...", desah Yara sembari memegang rambut Bryce.


Bryce mecium leher dan dada Yara dengan liar hingga tercipta banyak tanda merah di sana.


Bryce melakukan foreplay yang cukup lama. Dia sudah sangat lama tak melakukan hal ini. Dan kali ini dia seperti ingin menumpahkan semua hasratnya pada sang istri tanpa tersisa.


Tak ada yang luput dari tubuh Yara oleh ciuman Bryce. Bryce memandangi mata Yara dan kembali mencium bibirnya lagi.


Jari Bryce mulai bermain di daerah sensitif Yara dan membuat tubuh Yara menggeliat dibawah tubuh Bryce. Yara pun mulai basah.


Setelah beberapa lama bergulat di ranjang, Bryce pun mulai memasukkan miliknya pada inti tubuh Yara yang masih sangat rapat dan lumayan sulit ditembus.


Yara menggigit bibirnya ketika Bryce mencoba memasukka miliknya.


"Aaahhhh....", kata Yara ketika milik Bryce berhasil masuk ke dalam miliknya.


"Apakah sakit?", bisik Bryce yang tahu bahwa Yara masih perawan.


"Aku akan melakukannya perlahan", lirih Bryce yang mulai menggerakkan pinggulnya.


Bryce menciumi leher Yara dan kemudian memandang mata abu Yara yang indah.


"I love you", bisik Bryce.


Akhirnya kata kata itu meluncur dari mulut Bryce dan membuat Yara tersenyum lalu mencium bibir Bryce dengan lembut.


Bryce yang memimpin permainan ranjangnya melakukan dengan sangat lembut dan pelan agar Yara tak kesakitan.


"Aku tak tahu bahwa sek*s begitu menyenangkan seperti ini", lirih Yara di sela sela kegiatan bercintanya.


"Hmm..kita akan melakukan ini kapanpun dan dimanapun, honey", jawab Bryce dengan masih menggerakkam pinggulnya perlahan.


Tubuh Yara dan Bryce bergerak seirama dan Bryce selalu melakukan kontak mata dengan Yara.


Bryce tak ingin terlalu lama untuk sesi bercinta yang pertama kalinya ini karena Yara pasti akan sedikit kesakitan jila terlalu lama.


Bryce mencium lengan Yara dengan masih menggerakkan pinggulnya perlahan.


Tangan Yara memegang erat bahu lebar Bryce yang bertato dan Yara semakin melengkunkan tubuhnya ketika merasakan kenikmatan berulang kali.


Setelah sama sama puas, Bryce pun mengakhiri permainannya dengan sedikit menghentakkan miliknya dengan cepat dan mencapai puncaknya bersama.


Bryce mencium kening Yara yang berpeluh karena percintaan mereka. Yara memeluk tubuh Bryce dan menciumi dadanya.


"Apakah sakit?", tanya Bryce lagi.


"Sedikit perih", jawab Yara.


Lalu Bryce pun menggendong Yara menuju kamar mandi dan membersihkan darah yang keluar dari daerah sensitif Yara.


Setelah itu, merekapun tidur karena sama sama lelah sejak pagi sampai malam tak istirahat sama sekali.


Bryce ingin melanjutkan sesi bercintanya besok daj memberi waktu Yara untuk beristirahat terlebih dulu.


"Tidurlah..aku tak akan mengganggumu sampai besok pagi", kata Bryce memeluk Yara dari belakang.


"Kapan kita akan mulai berpetualang lagi, Bryce?", tanya Yara.


"Besok lusa..bagaimana?kita akan ke Italy", jawab Bryce sembari mencium kepala Yara.


Yara kemudian membalikan tubuhnya dan melihat ke arah Bryce.


"Apakah disana sangat indah?", tanya Yara.


"Hmm..sangat..", jawab Bryce mengecup bibir Yara.


"Goodnight", bisik Yara tersenyum.


"Goodnight honey", jawab Bryce mencium kembali bibir Yara.


(ini sebenarnya dah update dari semalam ya..tapi ga lolos review karena trlalu hot..direvisi bolak balik biar bisa lolos.. padahal otor maunya hot banget secara ini pasangan rada gila..🀣 dan sesuai arahan editor eksklusif otor ga boleh trlalu detail n vulgar ya..ntar di sentil editor Li 😁)


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORIT DAN HADIAAH YAA.❀❀❀