CRAZY TRIP CRAZY ADVENTURE

CRAZY TRIP CRAZY ADVENTURE
#58



Pagi hari, Bryce bangun terlebih dahulu dan melihat wajah cantik Yara yang masih terlelap dalam tidurnya.


Byce mencium hidung mancung Yara kemudian mengecup bibirnya.


Mata lebar Yara terbuka dan senyumnya mengembang melihat wajah tampan Bryce dengan rambutnya yang acak acakan.


"You're so sexy", bisik Yara mengacak rambut Bryce yang sudah berantakan.


"Aku menagih janjimu", kata Bryce pelan dan mulai mengangkat gaun tidur Yara ke atas.


Tangannya mulai masuk dan menggerayangi tubuh hangat Yara.


"Kita akan melakukannya agak cepat...mommy akan memanggil satu jam lagi", kata Bryce.


"Baiklah..ayo kita berolah raga pagi ini..aku tak suka olahraga..tapi untuk olah raga ini, aku sangat menyukainya", kata Yara tersenyum lebar.


Bryce tertawa pelan dan membuka baju Yara dengan sekali tarikan ke atas.


"Bukankah aku yang memimpin?", tanya Yara yang melihat Bryce sudah menciumi dadanya.


"Tidak baby...aku saja", jawab Bryce sembari masih menciumi perut Yara dan semakin ke bawah.


"Aaahhh...baiklah..", desah Yara.


Bryce mengangkat kaki Yara dan meletakkannya di dadanya.


"Kau beruntung Bryce memiliki istri selentur aku", kata Yara ketika Bryce mengangkat kakinya ke atas.


"Hmm...aku sangat beruntung", jawab Bryce tersenyum dan menghentakkan pinggulnya dengan kecepatan sedang


Bryce membalik tubuh Yara dan menciumi punggungnya. Kedua tangannya menangkup dada Yara yang penuh dan bulat.


Bryce kembali menghentakkan pinggulnya dan Yara mendesah keras karena posisi ini benar benar membuatnya nikmat dan berkali kali mencapai puncaknya.


Kemudian Bryce kembali membalik tubuh Yara dengan entengnya dan mengangkatnya ke atas tubuhnya.


Yara memimpin kali ini. Dia tak bermain pelan lagi tetapi bermain liar dan cepat. Ini membuat Bryce mendesah dan semakin bergairah.


Bryce duduk dan mencium dada Yara. Yara masih bergerak diatas pangkuan Bryce dengan peluh yang mulai keluar dari tubuhnya.


Bryce mengangkat tubuh Yara dan merebahkannya di pinggir ranjang. Bryce berdiri sedangkan Yara di atas ranjang.


Bryce mengeluarkan amunisi terakhirnya dan bergerak dengan cepat hingga Yara mencengkeram tangan kekar Bryce.


"Ooowwwhhh... baby... ", desah Bryce merasakan puncak kenikmatan di permainan paginya kali ini.


Bryce memeluk Yara.


"I love you", bisik Yara.


"Hmm..mee too", jawab Bryce di telinga Yara.


Lalu Bryce membawa Yara ke kamar mandi dan mereka mandi bersama.


Yara dan Bryce mengundur rencananya ke Italy 2 hari ke depan sekalian bersamaan dengan kakak kakaknya yang akan pulang ke negaranya masing masing.


Bryce menggunakan pakaian santai dan jaket kaos hitam sedangkan Yara mengenakan jaket kulit hitam.



Tujuan pertama Bryce adalah kota tua Bern. Disini ada ZYTGLOGGE atau Menara Jam, lalu ada KAFIGTURM atau menara penjara dan juga ada air mancur pahatan dari Zamam Renaissance.


Karena berada di jantung kota Bern, kota tua itu merupakan warisan dunia UNESCO yang terdaftar sejak tahun 1983.


Cantiknya kota tua ini semakin cantik sempurna karena dikelilingi oleh sungai Aar.



Yara memandangi keindahan sungai Aar dari atas jembatan. Dia memeluk Bryce dan merasa sangat bahagia saat ini.


"Thanks", bisik Yara.


"Aku tahu..kau memang harus berterima kasih yang sangat banyak padaku", jawab Bryce.


"Ya...ya...ya... aku akan meladeni kemesumanmu sekarang", kata Yara dan mengecupi bibir Bryce.


"Ayo... lanjutkan perjalanan kita", kata Yara sembari memakai kacamatanya.



Lalu merekapun menuju ke tujuan selanjutnya yaitu Rosengarten. Rosengarten adalah taman bunga mawar. Disini ada 200 jenis bunga mawar dan 200 jenis bunga lainnya, termasuk Azalea.


Disini juga terdapat kolam besar, paviliun dan restoran serta area taman untuk berpiknik.


Yara tampak senang berkeliling di taman bunga ini karena pemandangannya yang sangat indah.


Mereka bahkan makan siang disana sembari melihat pemandangan bunga mawar yang indah.


"Kau suka disini?", tanya Bryce ketika mereka sudah menyelesaikan makan siangnya.


Yara mengangguk dan minum jus apelnya.


"Kau tahu? dulu ini adalah bekas pemakaman umum sampai tahun 1913", kata Bryce menjelaskan.


Yara langsung tersedak seketika mendengar hal itu.


"Whattt??? kenapa kau tak mengatakannya padaku sejak awal, Bryce...uuuhhh ...kau menyebalkan", kesal Yara dan segera beranjak dari kursinya.


"Hei..disini ramai sayang..kau tak perlu takut..lagipula makamnya sudah tidak ada sejak 100 tahun yang lalu", kata Bryce tersenyum santai.


"Kita pulang sekarang", Yara menarik tangan Bryce dan berjalan cepat menuju tempat parkir sepeda mereka.


Bryce hanya tertawa melihat Yara yang takut karena hal ini.


"It's not funny", kesal Yara.


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORIT DAN HADIAH YAA ❤❤❤