CRAZY TRIP CRAZY ADVENTURE

CRAZY TRIP CRAZY ADVENTURE
#84



Bryce dan Yara langsung pulang ke penthouse setelah makan siang dengan rekan bisnis Bryce.


Meskipun tadi moodnya buruk karena Norine, tapi ketika melihat kedua orang tuanya di penthouse, moodnya kembali baik.


"Moommm", kata Yara memeluk Selena.


"Ada apa?apa harimu buruk?", tanya Selena.


Bryce dan Jade tampak sedang mengobrol di samping kolam renang.


"Pagi, moodku baik..siang, moodku buruk..dan sekarang moodku kembali baik," jawab Yara lemas.


"Plin plan sekali moodmu," jawab Selena tertawa pelan.


"Punya suami setampan dan sekaya Bryce cukup sulit juga..." kata Yara.


Selena kembali tertawa dan seketika tahu apa yang membuat mood Yara buruk.


"Apakah ada yang menggoda suamimu?" tanya Selena.


"Aku malas membicarakannya..mommy membuat roti hari ini?" tanya Yara dan melepas pelukannya.


"Ya..mommy membuatnya khusus untukmu", kata Selena membuat muffin dengan bentuk krim yang menggoda dan cantik serta ada strawberry di atasnya.



"Sepertinya ini sangat lezat mom", Yara langsung mengambil satu muffin dan memakannya dengan lahap.


"Hmmm..ini benar benar mengembalikan moodku menjadi baik kembali", kata Yara lega.


Setelah makan muffin, Yara langsung menuju kamarnya dan berganti baju.


Hingga akhirnya Yara tertidur karena sangat mengantuk.


Bryce kembali ke perusahaan setelah mendapat panggilan dari Jamie. Ada urusan mendadak yang harus ditanganinya.


Bryce berusaha menyelesaikan semua pekerjaannya sebelum dia dan Yara melanjutkan petualangan mereka kembali.


Bryce pamit pada Jade serta Selena dan meminta mereka untuk menyampaikan pada Yara tentang kepergiannya ke perusahaan.


❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤


Malam harinya, Yara makan malam bersama kedua orang tuanya tanpa kehadiran Bryce.


Bryce mengirim pesan pada Yara bahwa dirinya sedang lembur dan kemungkinan akan pulang larut.


Jam sudah menunjukkan pukul 12 malam, Yara yang belum mengantuk masih sibuk dengan kegiatannya berselancar di dunia maya.


Lalu ponselnya tiba tiba berbunyi. Yara mengangkatnya karena itu telepon dari Bryce.


"Halo honey?", kata Yara.


"Kemarilah sekarang bersama supir..aku ada di club", kata Bryce.



Bryce langsung menunggu di club dan Yara diantar sopirnya ke sana.


Sesampainya di club, Yara masuk dengan diantar bodyguard Bryce yang sudah menunggu di luar. Club ini milik teman Rey, kakaknya.


"Hai honey", Yara langsung menghampiri Bryce dan mengecup bibirnya.



"Kau sudah tidur tadi?", tanya Bryce merangkul pinggang Yara.


"Belum..aku tak bisa tidur karena terlalu lama tidur sore", jawab Yara dan meminum minuman yang ada didepannya.


"Baby..itu minumanku..kau meminum wine ku", kata Bryce.


"Hmm.. aku ingin mencobanya sedikit..bukankah sekarang ada dirimu yang menjagaku", kata Yara tersenyum lebar.


"Aku bahkan belum meminumnya..dan kau meminum semuanya..jadi itu bukan sedikit", kata Bryce.


"Kau bisa memesannya lagi, honey", jawab Yara tersenyum dan mengecup bibir Bryce.


"Hai Yara..kau datang juga?", tanya Warren yang tiba tiba muncul didepannya bersama wanita menyebalkan itu.


"OOOOhh God..wanita ini lagi", batin Yara.


"Warren?kau disini juga?", tanya Yara.


"Ya..Aku dan Norine yang mengajak Bryce kemari..", kata Warren yang kemudian duduk di sofa VVIP itu juga.


Yara memandang tajam ke arah Norine. Mungkin Norine tak menyangka bahwa Yara akan menyusul Bryce kemari.


"Sayang..kau tak boleh terlalu banyak minum..ingat itu", kata Norine manja pada Warren ketika Warren meminum wine yang dipegangnya sedari tadi.


Yara seakan mau muntah mendengarnya.


Tiba tiba tubuh Yara merasa panas dan berkeringat. Ya, dia merasa tubuhnya tak enak dan ada yang aneh.


Yara memegangi tengkuk lehernya dan gelisah.


"Baby..ada apa?", tanya Bryce memegangi leher Yara.


"Tiba tiba aku tak enak badan..", kata Yara.


"Aku ingin pulang", lanjut Yara dan berdiri.


"Baiklah ayo", kata Bryce menggandeng tangan Yara.


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORIT DAN HADIAH YAA ❤❤❤