CRAZY TRIP CRAZY ADVENTURE

CRAZY TRIP CRAZY ADVENTURE
#77



Yara dan Bryce tiba di kota Toulon ketika sudah lewat tengah malam dan hampir menjelang pagi. Bryce memarkirkan campervannya di taman padang rumput yang cukup luas.


Yara dan Bryce langsung lelap tertidur di dalam campervan setelah menempuh perjalanan yang panjang.


Meskipun tidur dini hari, tetapi mereka bangun pagi sekitar jam 6 pagi dan langsung melihat sunrise.


Setelah menikmati keindahan pagi sambil berpelukan, mereka kemudian membuat sarapan bersama.


Bryce dan Yara hanya memasak hidangan sederhana yaitu sandwich yang berisi daging panggang, telur orak arik dan lettuce.



Setelah makan pagi, mereka mandi dan bersiap siap tour keliling kota Toulon.


Mereka membawa campervan mereka dan memarkirnya di tengah kota dekat alun alun.


Jadi Bryce dan Yara mengelilingi kota menggunakan kendaraan umum. Terkadang mereka juga berjalan jika jaraknya dekat.


Dulu kota Toulon rusak parah karena peristiwa perang dunia kedua. Dan masih ada sisa sisa peninggalan dari peristiwa itu.


Di saat musim panas seperti ini, biasanya banyak wisatawan atau warga lokal yang bersantai di sekitar alun alun yang rindang sembari melihat air mancur serta menikmati minuman di kafe outdoor yang banyak tersedia disana.



Bryce dan Yara duduk sebentar di salah satu cafe disana dan menikmati pemandangan kota sembari menikmati minuman dinginnya.


Yara dan Bryce juga menyempatkan berbelanja beberapa pernak pernik di dekat sana.


Sebenarnya di Toulon banyak pantai indah, tetapi karena mereka sudah sering ke pantai, jadi untuk kali ini mereka akan menskip tujuan itu.


Menjelang sore, mereka kembali ke campervan dan menuju Mont Faron.


Bryce mengajak Yara menaiki kereta gantung yang disediakan di gunung itu.



Dari sini, mereka bisa melihat pemandangan- seluruh kota Toulon dan laut yang tampak indah.


Kereta gantung ini di pasang pada tahun 1950an. Berjalan hampir setengah kilometer dengan tinggi hampir 378 meter.


Dibutuhkan waktu sekitar 6 menit untuk tiba di stasiun atas.


Setelah puas disana, Yara dan Bryce melanjutkan perjalanannya kembali ke kota sebelah. Mereka menyempatkan makan malam terlebih dulu di restoran yang mereka lewati.


❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤


Hampir seminggu ini, Bryce dan Yara mengelilingi Perancis meskipun tidak ke semua kota. Tetapu sudah membuat Yara puas dengan jalan jalannya kali ini


Yara tentu saja sangat senang karena akan bertemu dengan kedua orang tuanya.


Mereka tinggal di penthouse milik Bryce. Turun dari pesawat, Yara dan Bryce langsung menuju kesana.


"Dad...", kata Yara melihat Jade yang duduj bersantai di ruang tengah sembari menikmati camilan yang dibuat oleh Selena.


Jade menoleh dan tersenyum melihat kedatangan sang putri tercintanya.


"Sayang..kau sudah datang", kata Jade.


Yara memeluk Jade dan mereka berpelukan lama. Yara tak bisa manahan tangisnya. Dia bersyukur masih bisa memeluk sang ayah hingga saat ini.


"Thanks dad...", kata Yara.


"Kau bahagia?", tanya Jade.


"Hmm..sangat", jawab Yara yang masih memeluk Jade.


Bryce duduk di sofa juga dan Jade tersenyum padanya.


Selena keluar dari kamar dan melihat kedatangan Yara serta Jade.


"Hei..anak nakal..kau sudah datang?", kata Selena.


Yara melepas pelukannya dari Jade dan memeluk Selena.


"Thanks mom..terima kasih sudah menjaga daddy", kata Yara terisak.


"Mommy lebih suka melihatmu mengomel daripada menangis", kata Selena.


"Mommy selalu menyebalkan", jawab Yara pelan.


"Vira dan Lyra sudah kemari beberapa hari yang lalu", kata Selena.


"Benarkah?sayang sekali aku tak bisa bertemu mereka", kata Yara.


"Kau bisa menemuinya nanti, bukankah dari sini ke Boston cuma butuh waktu sebentar saja", kata Selena.


Yara menoleh pada Bryce dan Bryce hanya mengangguk seakan mengerti kode dari Yara.


Selama di New York, Yara menghabiskan banyak waktunya bersama Jade dan Selena.


Sementara Bryce tenggelam dalam pekerjaannya di perusahaan untuk sementara waktu.


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORIT DAN HADIAH YAA ❤❤❤