
2 hari berlalu. Petualangan Yara dan Bryce berlanjut ke Mykonos island. Ini satu kelompok dengan jajaran Cyclades.
Bangunan di Yunani memang hampir memiliki bentuk yang sama. Semua terlihat artistik dan jalan di pulaunya kecil serta berliku liku.
Banyak juga toko toko souvenir serta restoran restoran kecil yang ada di sepanjang jalan pulau itu.
Yara tampak membeli beberapa souvenir dan baju santai serta pernak pernik tak penting yang dijual disana.
Yara biasanya akan langsung mengirim souvenirnya ke Irlandia agar tak terlalu banyak barang bawaan yang dibawanya saat bertravelling.
Saat ini Yara dan Bryce makan pagi di pinggir pantai dengan view yang sangat indah.
"Dulu kau kemari bersama siapa?", tanya Yara pada Bryce.
"Sendiri..sudah kubilang aku lebih suka pergi sendiri", jawab Bryce.
"Kalau aku tak suka sendirian.. aku suka keramaian.. dan aku selalu bersama teman temanku atau keluargaku..dan sekarang aku bersama suamiku", kata Yara tersenyum.
Bryce tertawa pelan dan mengusap pipi Yara yang terlihat berisi karena selama berpetualang dia sangat suka makan.
Bryce dan Yara tak memakai campervan di Yunani karena hanya akan mengarungi pulau pulau cantik disini.
Seharian ini mereka hanya mengelilingi Mykonos dan besoknya akan melanjutkan ke pulau berikutnya.
Menjelang senja, Bryce dan Yara makan malam lebih awal di restoran pinggir pantai.
"Disini sangat damai", kata Yara sambil memandangi pantai.
"Hmm..tak pernah ada keributan disini..apa kau akan mengganti lagi tempat tinggal pensiunmu, baby?", kata Bryce.
"Hmm..mungkin saja..aku selalu berdoa agar kau selalu kaya raya dan kita akan bisa berpetualang sepanjang hidup kita", jawab Yara tersenyum lebar.
Bryce tertawa dan mengangkat Yara duduk di pangkuannya.
Yara mengecup bibir Bryce dan merapikan rambut Bryce yang terkena angin semilir.
"Dulu aku tak suka pria tampan..karena biasanya mereka sangat playboy dan menyebalkan..seperti dirimu", kata Yara pelan dengan menggesekkan hidungnya ke hidung mancung Bryce.
"Iiissshh..kau sendiri yang bilang kalau kau pemain wanita..", protes Yara.
"Aku lupa pernah mengatakan itu", jawab Bryce enteng.
Yara mencubit pipi Bryce dengan gemas dan mencium bibirnya.
"Oh My... itu sakit, baby", kata Bryce.
Yara tertawa dan memeluk Bryce dengan erat.
Tak lama makanan merekapun datang. Yara memesan makanan Souvlaki dan Greek salad.
Sedangkan Bryce memesan Moussaka dan Tzaziki.
"Nyummy....ini terlihat lezat, honey", kata Yara.
Yara pun memakan Greek saladnya terlebih dulu lalu berlanjut makan Souvlaki.
Souvlaki adalah salah satu makanan khas Yunani yang berbentuk seperti sate dan daging yang digunakan adalah daging sapi, ayam, kambing atau bahkan seafood.
Biasanya disajikan bersama sandwich dan kentang goreng serta diletakkan begitu saja di atas piring atau wadah kecil.
Bryce memakan Tzazikinya dulu sebelum memakan Moussaka.
Tzaziki ini adalah makanan semacam salad dengan krim keju kental diatasnya.
Sedangkan Moussaka sangat mirip dengan Lasagna yang ada di Italy.
Setelah menghabiskan makanannya, merekapun kembali ke hotel dan beristirahat setelah seharian mengelilingi Myskono island.
Besok mereka akan melanjutkan perjalanannya kembali ke pulau pulau lainnya yang masih sangat banyak disekitar sana.
❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
Selama satu bulan, Yara dan Bryce menghabiskan waktunya di Yunani. Bryce benar benar mengajak Yara mengexplore keindahan Yunani.
Mereka akan meneruskan perjalanannya ke Turky terlebih dulu karena Yunani berbatasan dengan Turky.
Dan Yara tak masalah dengan hal itu, meskipun harus menunda keinginannya untuk pergi ke Afrika. Selama itu bersama Bryce, Yara tentu saja akan selalu senang dan bahagia.
JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORIT DAN HADIAH YAA ❤❤❤