CRAZY TRIP CRAZY ADVENTURE

CRAZY TRIP CRAZY ADVENTURE
#47



Keesokan paginya, Bryce mengajak Yara bermain paralayang karena angin lumayan mendukung.


Setelah makan pagi, Mereka berjalan sekitar 500 meter ke tempat paralayang.


Bryce dan Yara bergandengan tangan. Terkadang mereka berlarian dan berkejaran.


"Bryce..jangan lari..aku tak kuat lari dengan jalan menanjak seperti ini", kata Yara ngos ngosan.


"Berapa usiamu?aku saja masih sangat kuat", jawab Bryce yang berlari mundur sembari melihat Yara.


"Ini jalan menanjak Bryce..aku benar benar capek..wait...tunggu...istirahat dulu", kata Yara langsung merebahkan dirinya di atas rumput yang banyak dipenuhi dedaunan kering.


"Huufftt...kau lemah sekali..bagaimana dengan adegan malam pertama kita nanti?", kata Bryce menghampiri Yara.


"Aku akan minum obat kuat", jawab Yara yang masih ngos ngosan.


Bryce tertawa mendengar hal itu lalu menarik tangan Yara agar bangun.


"Bryceee....pleaseee...beri aku waktu istirahat sebentar", rengek Yara.


"Ayo naik ke punggungku", kata Bryce.


"Kenapa kau tak menawarkannya sejak kita berangkat tadi?aku kan tak perlu capek capek berjalan ", kata Yara beranjak berdiri.


"Kau pikir aku kuda?", kata Bryce.


Lalu Bryce jongkok dan Yara naik ke atas punggungnya.


"Aaahhh..nikmatnya", kata Yara melingkarkan tangannya ke leher Bryce.


"Berapa wanita yang pernah kau gendong seperti ini?", tanya Yara.


"Hanya kau wanita menyebalkan yang berani naik ke punggungku", jawab Bryce sambil berjalan.


"Lain kali aku akan naik di atas perutmu", kata Yara.


"Kau bisa mesum juga ternyata", jawab Bryce tertawa pelan.


"Kau yang menularkannya padaku..kita selalu menempel selama 24 jam penuh..tentu saja virus mesum itu menempel padaku", kata Yara.


Bryce kembali tertawa. Dan mengobrol absurd sepanjang perjalanan menuju tempat paralayang.


Sebenarnya dulu Bryce sering ke tempat ini, hanya saja sudah sangat lama sekali. Dan kali ini dia tak sendirian, tetapi bersama Yara.


"Halo Tuan Bryce..lama tak berjumpa..bagaimana kabarmu?", tanya Salah seorang pegawai di tempat itu.


"Halo Mark..i'm great..", jawab Bryce tersenyum.


"Waahh..sekarang kau tak sendirian lagi rupanya", kata Mark melihat Yara.


"Hmm..dia masa depanku..", jawab Bryce dan menarik tangan Yara.


"Haaii...aku Yara", kata Yara memperkenalkan dirinya.


"Halo nona..aku Mark..semoga kau menikmati petualangan hari ini", jawab Mark.


Yara mengangguk antusias.


Setelah mempersiapkan peralatannya. Bryce membantu Yara memasang harness ke pinggangnya.


Mereka akan melakukan paralayang bersama karena ini pertama kalinya untuk Yara.


Bryce mengecek peralatan lainnya yaitu Variometer, HT, GPS, Peta lokasi terbang dan lainnya.


"Are you ready?", tanya Bryce.


"I'M READYYYYYYY", teriak Yara semangat dan mereka pun mulai terbang diatas pengunungan dan danau.



"Huaaaaaa....ini seru sekali Bryce", teriak Yara.


Yara memegang action cam gopro dengan tangan kanannya agar bisa merekam keseruan mereka berparalayang kali ini.


"WILL YOU MARRY ME???", teriak Bryce.


"Tentu saja...aku mauuuuuu", teriak Yara.


"Bisakah kau serius, darling?", teriak Bryce.


"I'm so serious..aku ingin menikahimu..karena kau akan selalu mengajakku berpetualang seperti ini", balas Yara dengan berteriak karena angin yang lumayan kencang.


"Hanya karena itu?", tanya Bryce.


"Aku mencintaimu karena hal ini..jangan membuatnya rumit, Bryce..", balas Yara tertawa.


"Oke...no problem", balas Bryce tersenyum.


"Kau tak memberiku cincin?", tanya Yara.


"Aku akan memberimu 10 cincin di jarimu nanti" jawab Bryce.


Yara tertawa dan menikmati petualangan serunya ini.


Bryce mengarahkan paralayangnya ke atas danau dan berkelliling disana.


Mereka berada di atas selama 30 menit. Waktu yang sebentar bagi Yara karena dia sangat menyukai kegiatan ini.


Dan Yara meminta mengulanginya beberapa kali hingga mereka lupa waktu makan siang.


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORIT DAN HADIAH YAAA❤❤❤