
Malam hari, Bryce mengantar Yara pulang. Dan Bryce sekalian makan malam di sana seperti biasanya.
"Apa kalian pacaran?", tanya Vira yang sedang asyik makan sambil melihat ke arah Yara dan Bryce.
Yara otomatis menjitak kepalanya sampai Vira tersedak.
"Kakaaaaaakkkk", teriak Vira.
"Makan makananmu anak kecil", jawab Vira.
"ck..kakak menyebalkan..kurasa tak ada laki laki manapun yang mau pada kakakku yang paling brutal ini", jawab Vira dan mengangkat piringnya lalu lari dari ruang makan agar tak menjadi korban kebrutalan Yara lagi.
"Vira..kau mau makan dimana?", teriak Selena.
Jade dan Bryce hanya tertawa pelan melihat adegan yang setiap hari membuat ramai rumah ini.
"Dad..besok Bryce mengajakku panjat tebing..apa daddy benar benar mengizinkanku?", tanya Yara.
Jade hanya mengangguk.
"Apa yang membuat daddy mengizinkanku? aku sedikit curiga..apa daddy ingin membuangku?", tanya Yara sambil makan.
"Yara..habiskan dulu makanannmu", kata Selena.
"Baiklah..kalau begitu daddy tarik izinnya", jawab Jade.
"What???tidak ..tidak...jangan..baiklah..aku tak akan bertanya macam macam", kata Yara tersenyum lebar.
Setelah makan malam, Bryce langsung pulang karena akan membeli sesuatu untuk dibawanya besok ke gunung.
❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
Yara mengirim pesan pada Bryce apa saja yang harus dibawanya besok.
Setelah menyiapkan semua keperluannya di dalam tas ransel, Yara langsung tidur agar besok tubuhnya segar dan bugar.
Keesokan harinya, Bryce datang dengan campervannya. Kali ini dia membawa campervannya karena jaraknya lumayan jauh.
"Kau sudah makan?", tanya Yara.
"Hmm..sudah..ayo cepat naik", kata Bryce yang masih ada di belakang kemudinya.
"Oke bos", jawab Yara semangat.
Perubahan cuaca di dublin mulai terasa. Dan itu artinya musim panas sudah mulai tiba.
Mereka menempuh perjalanan sekitar 2 jam lamanya.
Yara menyalakan musik keras keras di dalam campervan, lalu menyanyi dengan pedenya.
"Apa kau tidak kasihan dengan orang yang ada di sebelahmu?", kata Bryce yang mendengar Yara menyanyi sambil berteriak teriak.
"Bisa bisa aku tuli setelah turun dari mobil", jawab Bryce.
Yara tak terlalu mempedulikan omongan Bryce dan tetap menyanyi mengikuti lagu yang di stelnya sambil menggoyangkan kepalanya hingga rambutnya berantakan.
Bryce hanya menggelengkan kepalanya saja melihat kelakuan Yara yang sama sekali tidak jaim.
Setibanya di sana, Bryce memakirkan campervannya di sebuah padang rumput lapang yang ada di lereng gunung.
Pemandangan gunung terlihat sangat jelas dari sana.
"Waaahhhh...ini sangat indah..", kata Yara sembari menghirup udara pegunungan yang segar ini dalam dalam.
"Ayo..", kata Bryce.
Kemudian Yara mengikuti Bryce dari belakang. Mereka hanya membawa tas ransel berukuran sedang saja. Bryce membawa beberapa tali dan peralatan panjat tebing.
Setengah jam kemudian, mereka sampai di tempat panjang tebing di sisi gunung yang terdapat banyak bebatuan menjulang tinggi di sana.
Bryce sudah menyiapkan sepatu untuk Yara.
"Apakah aku bisa? aku sudah lama tidak pernah latihan panjat tebing..terakhir aku melakukannya ketika masih sekolah", kata Yara.
"Hmm..aku akan mengawasimu", jawab Bryce yang masih sibuk memasangkan Harness di tubuh Yara.
"Kau tak memakai tali?", tanya Yara.
"Tidak..", jawab Bryce lalu membuka bajunya.
"Itu akan berbahaya, Bryce", kata Yara.
"Disitulah tantangannya", jawab Bryce tersenyum.
"Bagaimana jika kau jatuh?aku harus menggendongmu?", tanya Yara.
"Kau cerewet sekali...ayo", kata Bryce yang sudah memasang carabiner di batu tebing agar Yara bisa mulai naik.
Yara cukup kesusahan naik. Tetapi Bryce selalu membantunya. Yara tidak awam dengan peralatan panjat tebing jadi dia tahu jika Bryce memberi aba aba alat mana yang harus dipakainya.
"Aku sudah lelah Bryce..aku turun dulu", kata Yara di tengah perjalanan memanjatnya.
"Hmm..baiklah..turunlah dulu..pakai descender agar kau bisa mengerem gerakan turunnya", jawab Bryce.
"Ya...", lalu Yara turun dengan sangat hati hati hingga sampai ke bawah.
Setelah melihat Yara di bawah dan aman, Bryce melanjutkan panjat tebingnya sampai ke atas.
JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORIT DAN HADIAH YAA ❤❤❤