ARE NOT THE SAME

ARE NOT THE SAME
PART 49 (KEGUNDAHAN)



Malam itu Natasha masih menunggu kepulangan Faaz. Udara diteras pada malam hari membuat Natasha sedikit segar karen sejak Faaz meminta ijin untuk pergi menemui Aidil, Natasha hanya mampu merebahkan diri diatas ranjang miliknya Dan Faaz yang ia tunggupun tak kunjung pulang. perasaan Natasha sangatlah sedang tidak nyaman apalagi Faaz yang tidak memberikan komentar apapun saat Natasha berbicara pada sore hari tadi.


" Ada Apa dengan dia, Apa yang sedang ia hadapi. " - gumam Natasha, Natasha melihat Fizzy yang baru saja datang. Natasha memilih untuk menemui Fizzy dikamarnya jika Faaz tidak kunjung pulang.


" Nat, " panggil MaliQ mengagetkan Natasha.


" kamu pasti lagi nunggu Kaka pulangkan ? " Tanya MaliQ seraya menghampiri Natasha, Natasha terdiam seperti tak ingin melayani ocehan MaliQ.


" Natasha, kamu gadis yang terlalu baik untuk Kaka ku. aku kasihan dengan mu " Ucapnya kembali,


" Apa yang sebenarnya terjadi Tuan MaliQ ? " Tanya Natasha.


" Aku memintamu temui Aku tengah malam ini, Apa kau setuju ? " Tanya MaliQ , Natasha terdiam seperti menahan kesalnya pada Adik iparnya itu.


" Untuk Apa Tuan ? '.


" Temui saja, Dan aku akan memberitahu mu semuanya. " Ucap maliQ.


" Tidak tuan, Aku tahu kau akan menjebak ku dan membuat suamiku marah kepadaku lalu ia meninggalkanku dan kau merasa puas untuk itu. Tuan MaliQ, dengarlah Aku sama sekali tidak merasa ada hal aneh dengan suamiku, Aku percaya kepadanya maupun ia membohongiku ataupun menutupi sesuatu dari ku " Jelas Natasha, MaliQ menghela Nafas dengan berat seolah ia merasa frustasi dengan kalimat yang terurai dari bibir Natasha.


" Tuan. Maaf aku harus segera pergi " Pamitnya, MaliQ mendengus kesal dengan apa yang di ucapkan Natasha.


( ' Nat, kau akan membencinya setelah kau tahu jika kakak ku yaitu suamimu yang sangat kamu cintai telah membohongi kami dan juga menipu dirimu dengan cinta Palsunya- Gerutu MaliQ didalam hatinya )


Natasha berjalan menyusuri lantai rumah, langkahnya terseret dengan sangat pelan. banyak pertanyaan berkecamuk didalam benaknya. Natasha penasaran dengan apa yang akan MaliQ bicarakan Namun, disisi lain Natasha sangat takut jika ini hanya jebakan MaliQ saja. Natasha termenung kembali kali ini dia berdiam sembari menatap wajah polos malaikat kecilnya. Natasha sangat menyayangi Aaleesya, Ia mengusap lembut wajah anak itu.


" Sebaiknya aku menemui Fizzy. " Gumam Natasha, Natasha segera melangkahkan kakinya untuk menemui Fizzy.


.


.


.


.


.


.


Di dalam kamar Fizzy sedang merebahkan dirinya, Ia baru selesai membersihkan diri dan berniat akan segera Tidur. Namun, Fizzy terlintas kembali ingatan tentang sikap AliQ sore itu. AliQ terlihat seperti ingin mengatakan sesuatu dan pembicaraan itu pasti mengenai pernikahan mereka.


" Ya Tuhan, ku mohon jangan jauhkan dia dariku. mengapa aku sangat takut jika ia membatalkan pernikahan ini. " Fizzy menghela nafas, ia menahan air mata yang mungkin akan segera terjatuh membasahi pipinya.


" Ya Tuhan kenapa aku jadi bimbang begini, Apa yang sebenarnya ingin kau katakan AliQ ? " Tanya Fizzy seorang, akhirnya ia menangis memikirkan ketakutannya seorang diri.


Tok.. Tok .. ( Suara ketukan pintu ).


Fizzy terperanjak mendengar suara ketukan pintu dikamarnya, Ia segera menyeka air matanya. Ia melihat dirinya di kaca besar miliknya. seakan ingin menetupi kesedihannya, Ia mencoba tersenyum pada dirinya sendiri saat melihat wajahnya dikaca besar itu.


" Tunggu, Siapa " Tanya nya sedikit berteriak.


" Aku, Natasha " Jawab Natasha di balik pintu kamar yang masih tertutup, Fizzy berjalan kearah Pintu.


CEKLEK... ( Suara pintu dibuka )


" Natasha, kenapa kok kaya yang kebingungan. " Tanya Fizzy, Natasha masih terdiam dihadapan Adik iparnya itu.


" Ayo, masuk " Ajak Fizzy, merekapun akhirnya duduk di sofa yang ada dikamar milik Fizzy.


" kamu kalau lagi mengerjakan pekerjaan kantor suka disini " Tanya Natasha, sembari melihat kearah jendela di belakan sofa.


" aah, Iyah "  Jawab Fizzy.


(' Bukan hanya sedang itu Nat, sedang memikirkan AliQ saja aku sangat nyaman duduk disini ' - Batin Fizzy )


" kamu sudah menangis ? " Tanya Natasha, karena melihat sudut mata Fizzy yang sedikit berair.


" Tidak, Aku hanya sedang lelah saja Nat. " Jawab Fizzy sembari mencoba menutupi kegundahannya.


" Maaf jika begitu, Aku akan kembali saja ke kamarku " Ucap Natasha sembari membangunkan badannya dari duduknya, Fizzy mencoba menahannya.


" Tidak Nat, temani Aku disini " Pinta Fizzy menarik lengan Natasha.


" Fizzy jika kau sedang memiliki masalah, Ceritakanlah padaku. Apa kamu tak menganggapku sebagai saudaramu? " Tanya Natasha, Wajah  Natasha seperti memohon agar Fizzy tak menyimpan kegundahannya seorang diri.


" Iya Nat aku mengerti, Oh iya Faaz belum pulang memangnya ? " Tanya Fizzy sembari menggaruk kepalanya pelan.


" Faaz bertemu dengan Aidil, itu artinya Faaz sedari tadi dikantor kan " Tanya Natasha heran. Fizzy melirikkan sebelah matanya keatas, Fizzy terlihat seperti sedang memikirkan sesuatu.


" sebentar, Faaz tadi bilang ke kamu bagaimana Nat ? " Tanya Fizzy penuh penasaran.


" Entahlah, dia bilang kepadaku akan bertemu Aidil, dan sebelumnya Faaz terlihat berbicara serius dengan Tuan AliQ. " Natasha berbicara dengan menaikan kedua bahunya, dia seolah sedang gundah.


( kenapa Faaz berbohong kepada Natasha, Jelas-jelas Aidil sedang berada di Indo. Aidil juga masih lama disana bahkan sedar tadi Aidil melakukan panggilan Video masih di Indo. Aaaargh! entahlah. ' - Batin Fizzy )


Tut.. Tut.. ( panggilan tersambung)


" Hallo.. " Sapa Faaz di balik ponselnya, Fizzy mengaktifkan pengeras suara diponselnya.


" Hallo sedang dimana Faaz ? " Tanya Fizzy.


" Aku di canbeera, kenapa ? " Tanya Faaz balik kepada Fizzy.


" kirain Aku dirumah, untuk apa disana ? " Tanya Fizzy kembali, Natasha terdiam mendengar percakapan mereka berdua.


" Ada hal sesuatu yang harus aku urus, kenapa ?. Apa Papa baik-baik saja " Tanya Faaz, terdengar suara Faaz sangat mengkhawatirkan Papanya itu.


" Tidak, kirain aku kamu lagi sama Aidil eh AliQ maksudku. "


" enggak lagi sama AliQ, Aidil  juga kan ada di Indo. masih Tanya lagi " Ucap Faaz, Natasha merasa kaget karena suaminya tengah berbohong kepadanya.


" Titip Papa dulu, Titip Aleesya dan Titip juga Natasha. Aku gak akan pulang malam ini " Ucapnya.


" Udah kasih kabar ke Natasha ? " Tanya Fizzy.


" Habis ini aku telpon Natasha, udah dulu iya lagi sibuk ini " Ucap faaz sembari mematikan sambungan di ponselnya.


mereka pun terdiam. banyak hal yang mereka pikirkan, entah tentang kebohongan Faaz terhadap Natasha ataupun alasan tentang Faaz yang selalu saja pergi ke Canbeera. karena tidak ada satu bisnis pun yang tercatat disana kecuali rumah yang Faaz beli diam-diam untuk Faaz dan Rayna tempati . Rumah megah itupun hanya AliQ dan Fizzy yang mengetahui saat Faaz membelinya.


( Apa yang sedang kau sembunyikan Faaz, Aku merasa khawatir denganmu ' - Gumam Fizzy dalam hatinya.


" Fizzy, kenapa Faaz tak berkata jujur kepadaku ? " Tanya Natasha yang memberikan isi pesan singkat yang faaz kirim ke dalam ponsel milik Natasha.


" Apa yang ia kirimkan, coba aku baca " Ucap Fizzy sembari membaca pesan yang di kirimkan oleh Faaz.


~ Maafkan aku tidak pulang malam ini karena, Aku sedang mengerjakan sesuatu bersama Aidil di tempat Aidil. Aku titip Papa dan Aaleeya jika terjadi sesuatu hubungi Abrar. (Pesan Faaz)


" Natasha, tenanglah. mungkin dia berbohong Karena sedang dalam kebingungan. " Ucap Fizzy


" Apa dikantor Ada masalah serius Fizzy ? " Tanya Natasha, Fizzy terdiam sepertinya tak ingin berkata jujur bahwa Di kantor sedang tidak terjadi apapun.


" Ada kendala, mungkin Faaz tak ingin dulu memberitahuku " Jawab Fizzy,


" Oh iya, semua sudah bereskan persiapan pernikahan kamu dan Tuan aliQ ? " Tanya Natasha.


" sudah Rampung, kita Nikah juga cuma Akad aja. Papa kurang suka pesta " Ucap Fizzy, Natasha tetap memikirkan Faaz yang dengan tega membohonginya namun Natasha tak ingin melihat Fizzy sedih jika iya menceritakan kecurigaannya terhadap suaminya itu.


" pertunangan Alea dan Qabil besok digelar, Apa Faaz akan pulang ? " Tanya Natasha kembali.


" Iya pasti pulang kan hanya malam ini faaz tidak bisa pulang. " Jawab Fizzy, Tak lama kemudian Ponsel Fizzy berdering.


" Sebentar iya Nat , Aunty shaloom menghubungiku. Aku harus mengangkatnya " -


Natasha menganggukan kepalanya, Fizzy berbicara dan sedikit bercerita dengan Shaloon dan Yofie via telepon. Fizzy memang cukup dekat dengan semuannya. Hanya saja lebih dekat dengan Shaloom karenasedari dulu jika mereka berkunjung Fizzylah yang selalu menggelendot dipangkuan Shaloom maupun Yofie.


Fizzy masih berbincang dengan mereka, Natasha merasa Terombang ambing perasaannya karena memikirkan Hal mengenai kebohongan Faaz dan tingkahnya yang terlihat memiliki beban yang sangat dalam tak hanya itu,  Natasha juga memikirkan kalimat dan permintaan MaliQ kepadanya. sepertinya MaliQ memang ingin memberitahunya sesuatu begitulah pikir Natasha.


" Kata Aunty Dan uncle maaf tadi tidak sempat menyapamu, Salam sayang dari jauh katanya " Ucap Fizzy sembari tersenyum manis kepada Natasha.


" Aunty Shaloom dan uncle Yof itu Siapa ?" Tanya natasha.


" Ya ampun, Uncle yoF kaka dari Uncle zain dan Adik dari Papa. nanti deh kapan-kapan Aku cerita " Ucap Fizzy, Natasha seperti sedang mengingat apa yang papa mertuannya ceritakan tentang Uncle yofie.


" Iya aku ingat Papa pernah bercerita kepadaku, Uncle yof juga salah satu sahabat Papa ku " Ucap Natasha.


" Iya, aku kangen banget sama Aunty shaloom dan Uncle Yof. mereka tinggal di Italy dan Acara pertunangan besok mereka tidak bisa hadir. tapi aku memaksanya jika aku menikah mereka harus hadir. " Ungkap Fizzy


" Fizzy, Apa yang sedang suamiku sembunyikan iya " Tanya Natasha kembali.


" Entahlah Nat, kau harus memaklumi Faaz iya. maafkan jika sudah membuatmu bingung . " Ucapnya, Fizzy kembali melihat layar ponselnya dan membaca pesan dari AliQ .


~ NAJAM ALIQ


' Temui aku malam ini di tepi Pantai manly beach, Aku menunggumu untuk membicarakan Hal yang sangat penting


*****


# Note Author..


challenge sudah dimulai dan syarat challenge Ada di dalam comment popular terbaru di novel ini.


checkidot...ckckckc


akun IG : @Chumeyoks


akun FB : Meyta Indri kurniawati.


jangan lupa Follow juga Profilku..