
Faaz menatap lekat wajah istrinya . sepertinya menatap natasha sudah menjadi hobi bagi Faaz akhir-akhir ini.
mungkin karena, senyuman cantik natasha selalu bersinar jika menatap suaminya . natasha memang sosok wanita yang penyayang juga shalihah , walaupun ia tau bahwa pernikahannya adalah hanya untuk kebahagiaan Papa mertua dan juga anak kesayangannya Faaz . natasha tak membatasi sikap dan prilakunya untuk taat kepada suaminya bagi natasha cinta ataupun tidak Faaz tetaplah suaminya dan ia harus berbakti kepada suaminya itu .
Faaz mengangkat tubuh natasha , natasha pun memberanikan diri mengalungkan tangannya dipundak suaminya itu , kini tatapan mereka sudah menjadi tatapan maut , Faaz melangkahkan kakinya sembari menggendong istrinya dan sesekali mencium lembut bibir natasha dengan lembut dan berjalan kearah ranjang besar milik mereka .
Faaz sudah merebahkan tubuh sexy natasha diatas ranjang , lampu kamar yang memang sudah redup sedari tadi menambah tinggi level keromantisan malam yang sunyi dikamar luas milik Faaz . mereka saling pandang dan tersenyum mesra. Ditekannya beberapa tombol remote dan mengalunlah duet Bryan Adams dan Barbara Straisand. Suara merdu penyanyi kaliber papan atas tersebut menambah romantis suasana malam pertama bagi pasangan pengantin yang sempat tertunda ini .
sembari menatap lekat istrinya Faaz bergumam dalam hati " mengapa aku senyaman ini dengannya , dan mengapa dia membuatku sangat bergairah ." Faaz mengingat betul saat malam pertamanya terdahulu tak seindah dengan natasha walaupun Faaz sadar cinta nya belum tumbuh sebesar cintanya kepada Rayna terdahulu saat menikmati Malam pertamanya .
' Heeem kenapa jantungku bergetar hebat ya? Kenapa tiba – tiba aku merasa gugup. " - batin natasha
ternyata natasha semakin gugup tatkala dari belakang Faaz menurunkan resliting baju yang dipakai natasha dan membebaskannya dari kewajiban menutupi tubuh natasha . natasha menggigit bibir bawah karena jari-jemari Faaz tak sengaja menyentuh titik – titik erotis yang membuat natasha semakin bergairah .
" kau membuatku bergairah nat " - gumam Faaz dalam hatinya sembari tak lepas menciumi punggung natasha .
Dan ketika tak ada lagi selembar benang pun bertengger di raga, ia memelu natasha dari belakang dan lambat – lambat ia menciumi tengkuk milik natasha .Inci demi inci kulit di leher natasha tak ada yang luput dari kecupan mesra dari Faaz sementara tangan kekarnya mengembara ke bagian depan tubuh natasha . Menyentuh bagian dada natasha yang sangat sensitive dan meremasnya dengan lembut.
" Ooh ..............' Faaz mendesah pelan, seperti ada listrik dengan energi kecil yang menyetrum jantungnya , mungkin karena faaz sudah lama tak mendapatkan kenikmatan karena Faaz memang sangat menutup diri untuk wanita yang tidak ada ikatan sah dengannya bahkan ia selalu menahan libido nya ketika sedang naik .
" Faaaaaaaaaaaaaazzzzzzz....... " erang natasha , menikmati kecupan bibir faaz di belakang punggungnya .
natasha memejamkan matanya , menikmati setiap kecupan halus di kening, di alis, di hidung, dipipi, semua lekuk di wajahnya tak ada yang luput dari belai basah bibir milik Faaz . seakan memanjakan syaraf – syaraf halus dengan pagutan mesra yang membawa mereka semakin terbang dan kini tangan Faaz sibuk bergerilya mengelus-elus paha mulus milik istrinya , natasha menggeliat merasa kegelian .
Puas dengan bibir natasha kini mulut Faaz turun menciumi dagu, leher kemudian dada milik istrinya dengan sangat Pelan, natasha merintih keenakan menikmati setiap belaian dari suaminya . Faaz tak sadar bahwa perlakuannya kepada istrinya murni dari hatinya . ia terlihat sangat menikmati setiap detik bersama tubuh istrinya itu Erangan yang penuh kenikmatan menambah suasana hangat kamar mereka , Kalau orang bilang malam pertama adalah surga dunia, maka mereka sedang menuju kesana !!
" arrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrhhhhhhhhhhhhh , sakit " teriak natasha dengan pelan .
" maaf nat , aku pelan kok ... " Faaz memberikan ritme yang sangat pelan karena melihat wajah natasha dan erangannya yang terlihat sakit saat faaz menajamkan juniornya .
" Sungguh sensasi ini belum pernah aku rasakan sebelumnya " - batin Faaz , natasha memang masih perawan karena saat Faaz menikah dengan Rayna , Rayna sudah jujur kepadanya bahwa rayna tidak akan memberikan keperawanannya karena Rayna merupakan Gadis yang pernah mendapatkan perlakuan tidak baik dari mantan kekasihnya dan membuatnya kehilangan keperawanan . !
" sebentar lagi iya \, apa masih sakit nat ? " tanya Faaz sembari mengusap keringat yang bercucuran didahi istrinya . natasha menganggukan kepalanya tanda ia masih merasakan perih pada V***** namun kenikmatan yang ia sedang nikmati melebihi rasa sakit nya \, baginya memuaskan suaminya adalah tujuan utama nya sebagai ibadah kepada yang maha kuasa \, karena natasha tahu betul jika aktifitas ini adalah kewajiban dalam memenuhi ketaatannya kepada suaminya walaupun natasha tahu jika Faaz belum sama sekali mencintainya .
selesai sudah faaz menghamburkan larva panas yang akan menjadi bibit keturunannya kelak , mereka terkulai lemas faaz memeluk tubuh natasha dan tak lupa mengucapkan rasa terimalkasihnya karena natasha telah memberinya kewajiban atas dirinya .
" natasha maafkan aku jika menyakitimu , tetapi aku janji aku akan memulai mencintaimu dan memperlakukanmu sebagai istriku dengan baik , aku janji nat " - batin Faaz sembari memeluk dan mengecup kepala natasha dengan lembut .
mereka tertidur tanpa memakai sehelai pakaian di tubuhnya \, tubuh mereka hanya ditutupi dengan selimut tebal milik mereka . natasha memeluk suaminya . Faaz pun memeluk istrinya dengan erat . saat mereka sedang tertidur mereka terbangun dan melakukan kembali aktifitas sex nya kali ini Faaz lebih bergairah dan mengeluarkan kembali larva hangat didalam v****** natasha . beberapa saat kemudian mereka pun tertidur kembali karena merasa kelelahan . mungkin karena aktifitas yang sangat menguras tenaga mereka tak sempat bangun untuk sembahyang bahkan Faaz dan natasha pun terbangun kesiangan .
" astagfirullah , pintuntya gak dikunci lagi aku masuk aja deh kayanya natasha ada didalam ... apa Faaz ada didalam .... ah mungkin sudah kekantor ,, aku telat bangun sih jadi gak sempat ketemu faaz " gumam Fizzy sembari masuk kedalam kamar pengantin itu tanpa permisi , Fizzy menyangka jika Faaz sudah terlebih dahulu berangkat kekantor . fizzy berniat untuk menemui natasha karena akan mengajaknya pergi berbelanja ke mall Favoritrnya .
" ya ampun , maaf... maaf aku kira Faaz sudah tidak ada dikamar " seru Fizzy sembari menutup matanya dengan kedua tangannya karena melihat Faaz dan natasha sedng beradu pandangan tanpa memakai pakaian , hanya selimut hingga dada yang menutupi tubuh mereka bahkan pakaian milik mereka berhamburan di lantai dan Fizzy yang melihat merasa malu yang sangat dalam .
" kamu ngapain masuk gak ketuk ketuk dulu " tanya Faaz dengan kesal melihat saudara kembarnya bersikap tidak sopan , natasha membenamkan selimut kewajahnya menutupi seluruh tubuh hingga kepala karena malu melihat Fizzy .
.
.
.
.
.
Di ruang tengah aaleesya sedang bersama kakeknya , aaleesya sudah mandi dengan Rapih karena kali ini auntynya mengurusnya aaleeysha dengan baik mengingat orang tua nya sudah bertempur dan kesiangan .
" Faaz dan natasha belum bangun juga ? " tanya Papa dengan penasaran .
" belum Pah , kan semalem mereka udah gulat kayanya 5 ronde " seru Fizzy , membuat Papa nya tersenyum bahagia.
" kita akan mendapatkan anggota baru dong kak " ucap Qabil yang duduk di samping Papa rido .
" sudah- sudah nanti kalau Faaz dengar dia pasti marah " tandas Papa , karena Papa tahu jika Faaz tdak suka urusan pribadinya diumbar .
" baiklah " ucap Fizzy ,
" selamat pagi Papa , maaf bangun telat " sapa Faaz ..
" Gak apa-apa Faaz , kalau kelelahan Pasti telat bangun,,,,iya gak natasha ? ' tanya Fizzy seraya menggodanya .
" shut up Fizzy , " teriak faaz dengan menajamkan kedua bola matanya .
" udah-udah maaf , sana sarapan .. aku mau kekantor aja deh .. nanti sore aku jemput kamu ya nat .. kita negmall bareng " ajak Fizzy kepada kaka iparnya . natasha hanya membalas dengan senyuman yang indah yang ia berikan kepada fizzy .
" Papa aku mau ikut mama iya sama aunty ficy " sahut aaleesha
" iya sayang , tapi jangan kelelahan ya sayang " ucap Faaz sembari mengecup kening anak nya
" sejak kapan aaleesya memanggilku mama " - batin natasha sembari tersenyum manis kearah malaikat kecilnya.
.
.
.
.
.
@natasha :
pernikahan bukan hanya sekedar cinta dan Nafsu melainkan sebuah komitmen dalam menjaga keutuhan didalamnya , dan bagi kaum istri siapapun suamimu Hargailah dan Taatlah kepadanya karena cinta sejati pernikahan adalah cinta dalam Taat agar mendapat Ridho allah...
sejatinya wanita shalihah adalah wanita yang mampu memposisikan dirinya dihadapan Allah dan juga suaminya ..
tetap jadi Wanita shalihah nya suami iya...
natasha 💕 KING Faaz