ARE NOT THE SAME

ARE NOT THE SAME
PART 40 (MERASA CEMBURU)



***" LIHATLAH GARISNYA DUA , AKU MENGANDUNG ANAKMU SAYANG KITA AKAN SEGERA MEMILIKI ANAK " ***


(TERLIHAT FAAZ BERMIMPI AKAN MEMILIKI ANAK DARI NATASHA , NAMUN DIBELAKANG fAAZ TERDENGAN SEPERTI SUARA YANG TIDAK ASING BAGINYA )


" SAYANG,, KEMARILAH .... AKU SANGAT MENCINTAIMU ... AKU SANGAT MERINDUKANMU ............. AKU AKAN SELALU DISAMPINGmu ,, APAKAH KAU SUDAH TAK MENCINTAIKU LAGI ... PELUKLAH AKU SUAMIKU  "


SUARA RAYNA TERBAYANG DI DALAM MIMPI FAAZ , SUARA ITU SEMAKIN LAMA SEMAKIN MENDEKAT HINGGA TERLIHAT WAJAH CANTIK RAYNA YANG SEPERTI MEMOHON DIHADAPAN FAAZ . DIDALAM MIMPINYA JELAS SEKALI FAAZ SEPERTI MENOLAK KEHADIRAN RAYNA .


" tidak ,, tidak ray .... mengapa kau mendekatiku ... aku mencintaimu tetapi aku sudah terlalu lama menunggu mu " ,,


" KAU MENGHIANATI CINTA KITA FAAZ , AKU AKAN MEMBALASMU ... KAU JAHAT !!!!!!!!!!!! "


faaz mengigau seakan sedang menolak keberadaan rayna , natasha terbangun dan mencoba mendengar isi dari mimpi suaminya itu . dia menatap wajah suaminya seakan seperti menyimpan beban yang sangat dalam .


" TIDAKKK...TIDAAAAKKKKKKKKK RAYNA "  TERIAK FAAZ SAAT TERBANGUN DALAM MIMPINYA..


" kenapa suamiku , apakah ada beban yang mengganggu mu tertidur hingga kau bermimpi ? " tanya natasha sembari memberikan air putih untuk Faaz minum , Faaz meneguknya dengan sangat cepat . nafas nya tersengal seperti orang yang sudah berlari kencang , matanya melebar dan terlihat kosong .


natasha memeluknya mencoba menenangkan suaminya , natasha enggan bertanya kembali dengan apa yang sedang menjadi beban pikiran suaminya . baginya dengan memeluk suaminya natasha sudah tahu bahwa suaminya memang sedang dalam masalah dan natasha tak ingin menambah bebannya dengan bertanya secara mendesak .


( aku yakin dia akan menceritakan semuanya yang membuatnya seperti ini suatu saat kepadaku - gumam natasha dalam hatinya )


" kita sembahyang yuk , Papa rido bilang sholat dimalam Hari akan membuatmu tenang dan merasa dekat dengan tuhan kita juga bisa lebih dekat dengan orang-orang yang sudah pergi jauh meninggalkan kita " seru natasha sembari mengusap lembut wajah suaminya .


Faaz menganggukan kepalanya dan segera mengambil air wudhu begitupun dengan natasha yang segera mengambil air wudu untuk bersembahyang bersama suaminya .


.


.


.


.


.


.


dikamar MaliQ , maliQ masih terdiam mengingat semua yang telai ia katakan dan membuat geram kakaknya .


maliQ merasa tak bisa memejamkan matanya , sekalipun ia sudah tertidur namun matanya mengerjap kembali.


tak hanya masalah itu maliQ pun memikirkan perasaan ayana adik sepupu yang sangat ia sayangi namun bukan begitu ia tak menyayangi Alea sebagai kaka kandungnya namun maliQ merasa iba dengan Apa yang ayana alami seperti yang ia sudah alami .


" kamu belum tidur ? " tanya Ayana .


" belum , kamu ngapain ngetuk pintu aku lagi ?? " tanya MaliQh sembari mengucek matanya seolah membuat ayana berpikir bahwa ayana sudah mengganggu waktu tidurnya .


" MAIQ ... aku belum bisa tidur .,, semakin aku memejamkan mata .. semakin aku tak bisa tidur .."  seru ayana yang masuk dan duduk diatas ranjang MaliQ .


" lihatlah matamu bengkak sekali , kau pasti menangis kembali kan " Goda maliQ membuat bibir ayana semakin mengerucut .


" entahlah sepertinya pedang panas telah menusuk jiwa ku , eh hatiku " gumamnya sembari memejamkan mata , MaliQ tertawa kecil melihat tingkah sepupunya itu .


" mama ..... ayana kangen ,, kalau saja mama masih ada ayana yakin ayana tak akan sesakit ini walaupun mau tidak mau ayana harus menerimanya dengan memeluk mama may , tangis ataupun duka ayana seakan menghilang " Ucap ayana sembari memejamkan matanya , mengangkat kepala seakan berhadapan dengan langit diatas kamar maliQ , ayana melihat senyuman indah di wajah Mama may yang sangat ia sayangi .


" MaiQ , aku melihat mama tersenyum padaku " ucapnya dengan manja..


" yaudah itu artinya mama tidak setuju kamu masih membuka mata jam segini ! , ayo aku gendong " ajak maliQ kepada ayana .


" baiklaah ... aku akan tertidur tapi kau janji akan membuka matamu hingga aku tertidur lelap " pinta ayana dengan mengelayut di tangan maliQ .


" iya... iyaa umurmu lebih tua dariku tetapi kau terlihat seperti anak Tk saja .. " Goda maliQ kembali .


" tapi kan kau seperti super hero ku yang selalu melindungiku " gumam ayana yang di gendong dipunggung MaliQ , ayana tersenyum seperti merasakan pelukan mama May dibadan maliQ .


" Kalian dari mana ? " tanya Qabil yang merasa kaget melihat ayana di gendong MalQh.


" dia mengangguku sewaktu aku tidur katanya kangen Mama may , mau membangunkan Papa dia tak tega " seru MaliQ yang mencoba menutupi kesedihan Ayana ..


" kau mau kemana ? " tanya MaliQ kembali kepada Qabil .


" aku baru saja melihat keadaan Alea , karena tadi Kak Fizzy mencoba menghubungiku Alea menangis merasa ketakutan " jawab Qabil


"  sekarang bagaimana keadaan Kak Lea ? " tanya MaliQ ,,


" turunkan saja aku maliQ , aku akan berjalan kekamarku sendiri .. AKU NGANTUK " SERU ayana sembari berjalan meninggalkan maliQ juga Qabil . mereka merasa heran dengan tingkah ayana yang seperti anak kecil itu .


" aku ke kamar dulu Qabil , bye " pamit maliQ , Qabil pun berlalu melangkahkan kakinya ke kamarnya .


' aku benci kak fizzy !! ternyata dia juga mendukung hubungan mereka ,, dia kan sudah berjanji akan mendekatkanku dengan Qabil tetapi dia berbohong kepadaku ... aku benci kak fizzy !!!!!!!! aku juga benci Alea !!!!! " gerutu nya sembari berjalan ke kamarnya , dia masuk dan menutup kembali pintu kamarnya . dia menatap wajah mama may juga mama letycia yang ia pajang dikamarnya ..


" MAMA , ENTAHLAH RASANYA AKU INGIN SEKALI KALIAN MEMELUK KU " ~ AYANA