ARE NOT THE SAME

ARE NOT THE SAME
PART 27 (MAKAN MALAM)



" natasha , sudah lah biar bibi moley dan sewi yang menyiapkan semuanya lagipula seharian ini kamu pasti lelah mengurus aaleesya " pinta Fizzy sembari menarik lengan natasha dan mengajak nya duduk di meja makan .


ayana , MaliQ , alea , dan Qabil juga sudah ada diatas meja makan , mereka sedang menunggu Papa rido untuk datang menemani makan malam anak-anak kesayangannya . ayana menatap Qabil dengan pandangan yang sangat kagum namun pandangan Qabil hanya tertuju kearah Alea sesekali alea pun mencuri pandangannya terhadap Qabil .


(' dia tampan sekali cih " - gumam ayana didalam hati seraya berdecih kagum menatap Qabil )


" nona fizzy biarkan saya yang menyiapkan ini " seru natasha karena natasha takut melihat tatapan Alea kepadanya. tak lama kemudian papa datang dengan senyuman menyeringainnya .


" natasha sini duduk disamping papa " ajak papa kepada menantunya itu .


" baik Papa , " natasha tak ingin menolaknya dia menundukan kepalanya karena dia duduk tepat berhadapan dengan MaliQ .


mereka makan dengan tenang , Papa rido pun sesekali bertanya kepada natasha hal yang walaupun memang tidak penting . dan natasha selalu menjawabnya dengan sangat ramah .


" FIzzy , proyek apa yang sedang dikerjakan Faaz di canbeera " tanya Papa rido kepada Fizzy .


" tidak ada , Faaz bilang kepadaku akan menemui seseorang yang sangat penting dn dia juga pergi diantar oleh AliQ sepertinya Faaz sedang membuat konsep bisnis baru bersama AliQ karena Faaz memang sangat dekat dengan AliQ dan bisnis AliQ semua campur tangannya " ujar Fizzy sembari mengunyah pelan makanan didalam mulutnya .


" tetapi kakak Faaz sering sekali ke canbeera , dan waktu itu mael pernah bercerita kepadaku bahwa dia pernah mengantar kaka tetapi tidak masuk kedalam rumah hanya mengantarnya sampai di gerbang rumah besar dan sngat sepi " seru Ayana yang sepertinya mengingat keras cerita dari Mael .


" itu pasti rumah tuan aslam , dia partner bisnis AliQ dan Faaz pah . aku sih gak ikutan bisnis itu karena Faaz juga tidak pernah bercerita mengenai bisnisnya bersama AliQ " seru Fizzy , Papa rido mendengarkan semua pembicaraan ini dengan seksama namun Papa selalu menatap kearah Qabil karena selalu memandang Alea dengan sangat lekat .


" Qabil , mengapa dengan Alea ? " tanya PApa rido .Qabil tersedak makanan yang sedang dikunyahnya dan alea dengan sigap memberikan air minum untuk Qabil bahkan Alea sempat membuat mereka bingung karena memanggil Qabil dengan panggilan yang sangat aneh /


" pelan-pelan by kalo mengunyah makanan " - ceplos alea .


(" oupss !!!!!!!! - batin alea )


" by ? baby maksudnya ? " tanya MaliQ dengan penuh heran


" emm bil maksudku " jawab Alea dengan mata yang terbelalak , seperti sedang menutupi sesuatu.


papa rido merasa heran dengan tingkah laku anak kandungnya itu, matanya menyipit melirik kearah Qabil juga Alea secara bergantian . Alea merasa kikuk melihat tatapan papa RIdo , dan tak hanya alea Qabilpun merasakan Hal yang sama . kini senyuman Papa terpampang diwajahnya seperti sedang memikirkan sesuatu mengenai anaknya .


 


 


makan malam telah selesai , mereka berpamitan dan pergi kekamar masing-masing namun berbeda dengan natasha karena dia merasa sedang tidak ada pekerjaan . natasha berniat untuk membuat puding sehat yang akan ia berikan untuk papa mertuanya . puding susu mangga nama resepnya dan natasha sempat mendengar jika Faaz juga sangat menyukai Puding tersebut .


 


" aku tuangin susunya deh sekarang , nanti selesai ini aku bikin Fla nya " gumam natasha yang sedang menyibukan diri di dapur , lalu ia melanjutkan pekerjaan nya sembari berbicara seorang diri .


" hemmm wangi sekali , duh kenapa malah aku yang tidak tahan dengan pudingku ini iya " seru natasha , hidungnya mulai mengembang mencium aroma puding yang sedang ia buat .


" kak natasha , sedang membuat apa ? " tanya Ayana kepada natasha .


" sedang membuat puding , kamu kenapa belum tidur ? " jawab natasha sembari bertanya kembali kepada ayana , natasha sedang menuangkan puding yang sudah matang kedalam loyang cetak pudingnya itu .


" aku belum bisa tidur soalnya aku harus menyelesaikan tugasku dulu " seru ayana , ayana memperhatikan semua yang sedang natasha lakukan tanpa mengajak nya lagi berbicara... dan natasha sedang fokus membuat Fla untuk menambah cita rasa pudingnya .


" kak natasha mau gak nemenin aku bikin tugas , kalau ada kak Faaz kita gak boleh keluyuran malam di teras kan sekarang kak Faaz lagi gak ada ... mau iyaa plis " pinta ayana seraya memohon kepada kaka iparnya itu .


" boleh , apakah tugasnya sulit ? " tanya natasha sembari melirik kearah ayana


" lumayan sulit tapi aku akan sangat senang dan berimajinatif jika ada teman disampingku " seru ayana ,, sebenarnya ayana sangat ingin meminta natasha menjadi teman curhat nya namun ayana merasa malu mengungkapkan keinginannya itu .


" baiklah sudah selesai ,, ayo kita pergi keteras untuk menemanimu mengerjakan tugas " ajak natasha , sembari memasukan puding kedalam kulkas besar yang berada didapur .


 


" come ...on kak " seru ayana sembari tersenyum dan mengalungkan tangannya di lengan natasha .