ARE NOT THE SAME

ARE NOT THE SAME
PART 20 (PERASAAN SULIT)



Sore itu natasha sudah berdandan dengan sangat Rapi , natasha begitu cantik dengan balutan kain putih yang sangat elegan dan polesan natural make up membuatnya semakin menawan . natasha sedang sendiri , natasha memandang disekitar taman melalui kaca jendela kamar Faaz , maliQ pun menghampiri natasha dan mengungkapkan isi hatinya sebelum ia benar-benar kehilangan natasha , natasha memang mengagumi tuan Faaznya namun tak menyangka isi hati natasha memang sudah mulai menyukai maliQ dan natasha tak pernah berpikir jika maliQ sudah menyukainya  .


" natasha .. apa kau bahagia menikah dengan kaka ku ? " tanya MaliQ sembari berjalan menuju natasha yang sedang berdiri di hadapan kaca transparant itu .


" emm ..... tuan MaliQh sejak kapan anda masuk ? " tanya natasha Balik .


" sejak tadi , dan aku melihat air mata menetes di pelupuk matamu !!! " seru maliQ sembari memegang tangan natasha , natasha hanya terdiam menatap maliQh dengan penuh rasa kebingungan .


" NATASHAA... apa kau mencintai kaka ku ? dan apakah ada perjanjian dibalik pernikahan ini ? katakanlah nat , jika kau tak menginginkannya bicaralah biar aku yang meminta kaka untuk membatalkan pernikahan ini " ucap MaliQ dengan penuh harap , natasha masih terdiam membisu . natasha seperti tak ingin menukas pertanyaan maliQ .


" oke baiklah jika kau memang mencintai kaka ku , aku berharap kau hidup bahagia dengannya . aku memang terluka tetapi kebahagiaanmu tak jauh lebih penting dariku dan semenjak kau hadir didalam hidup ku sungguh aku mulai menyukaimu dan rasa ini semakin bertambah setiap hari nya jika aku melihat senyum mu , natasha aku mencintaimu .. sungguh mencintaimu " - ungkap maliQh dengan menggenggam tangan natasha , natasha terkejut dengan apa yang di ungkapkan maliQ namun natasha sudah berjanji akan melanjutkan pernikahan ini karena aaleesya sudah terlanjur menunjukan rasa bahagianya ketika mengetahui papa nya akan menikah dengan ibu perinya .


" Tuan maliQ maaf , tetapi ini sudah di luar batas .. aku tidak mencintaimu hanya saja aku menghargaimu karena kamu terlalu baik kepadaku .. kuharap kau mengerti " ucap natasha .


" baiklah nat , aku sangat mengerti dan jika kaka menyakitimu aku pastikan kau akan menjadi milik ku " ucap maliQ seraya mengultimatum natasha , natasha menahan air mata yang sudah dibendungnya semenjak maliQ mengutarakan perasaannya itu .


 


saat maliQ sedang menatap natasha , Fizzy datang menghampiri mereka dan melihat maliQ sedang menggenggam tangan natasha .


" sedang apa kau maiQ ? " tanya Fizzy , maliQ melepaskan genggaman tangannya . natasha menoleh kearah kaca untuk menyembunyikan air mata yang hendak jatuh itu .


" aku kesini untuk mengucapkan selamat untuk natasha " jawab maliQ sembari melengoskan badannya dan pergi meninggalkan Fizzy juga natasha.


" kamu kok sedih nat ? " tanya FIzzy


" enggak nona , aku hanya ingat alm mama ku dan juga papa ku ... kalau saja mama melihatku memakai gaun cantik ini pasti aku akan lebih senang dan papa... " natasha menangis dalam pelukan Fizzy dan tak ingin melanjutkan pembicaraannya ,


" natasha , sudahlah aku janji akan membawa papa mu untuk berobat disini .. dan kau hanya perlu untuk berdoa sekarang supaya pernikahanmu lancar dan papa mu juga masih bisa diobati .. percayalah padaku " ucap Fizzy sembari menyeka air mata natasha , natasha tersenyum dan fizzy berpamitan karena Fizzy merasa ada kekurangan didalam pernikahan natasha dan Faaz .


 


('TUAN MALIQ maafkan aku telah melukai hatimu , aku juga menyukaimu karena kau memang lelaki yang baik hanya saja aku sempat salah menilaimu semoga tuan Faaz bisa mencintaiku seperti kau mencintaiku dan aku berharap kau temukan gadis yang lebih baik dariku - batin natasha )


 


 


 


*****


 


ditempat lain Faaz sedang memakai jass nya . Faaz bersiap-siap dengan jaz yang sangat elegant berwarna putih tulang dan sangat terlihat tampan , AliQ datang menghampirinya dan memberinya selamat . najam AliQ adalah adik tiri dari Rayna istri pertama Faaz . AliQ begitu sangat menyayangi Faaz karena baginya Faaz adalah pahlawan baginya .


" selamat Faaz , kau memang pantas bahagia ... lupakanlah kakak ku kau sudah sangat lama berjuang dan kau sudah harus melepaskan " ucap AliQ


" Faaz apakah kau menikah dengannya bukan karena terpaksa , ku harap kau memang mencintainya seperti kau mencintai Rayna ! " tukas aliQ sembari menepuk bahu Faaz .


" aku belum bisa menjanjikan jika aku harus melupakan dan melepaskan Rayna tetapi aku akan mencobanya liQ . oh iya bagaimana hubungan mu chavi apakah akan segera menyebar undangan ? " tanya Faaz sembari menyeruput lemon tea hangat kesukaanya .


" aku sudah lama tak berhubungan dengan nya , dia juga akan menikah akhir tahun ini ..sebenarnya aku tak pernah memiliki hubungan apapun dan aku masih menyukai Alea walaupun alea masih sangat cuek kepadaku " seru aliQ sembari menyenderkan kepalanya di atas sofa .


" tenang saja aku akan mencoba mendekatkanmu dengan Alea lagipula alea memang segarusnya secepatnya di nikahkan karena alea sudah banyak berbuat aneh disini , Fizzy harus menikah dulu sudah selesai itu aku akan menikahkan Alea " ucap Faaz .


" kalau begitu aku saja yang melamar adik mu , apakah boleh Faaz ? " tanya AliQ


" tenang saja , aku akan membantu mu " seru Faaz sembari tersenyum .


.


.


.


.


 


" aku sudah tau jika AliQ memang masih saja menyukai adik ku , baiklah aku akan mengalah dan sepertinya aku harus segera menikah agar alea bisa secepatnya dinikahkan... bagi kami alea memang beban dengan pergaulan dan tingkah nya selalu membuat kami jengah " - gerutu Fizzy saat mendengar percakapan antar aliQ dan Faaz .


 


 


 


 


******


" lihatlah dia tertidur " Ucap ayana seraya tertawa kecil , Mael tersenyum melihat tingkah ayana yang seperti anak kecil itu , Mael menatap ayana dengan sangat tajam dan membuat ayana kesal melihat Pandangan yang Mael tujukan untuknya .


" Mael mengapa memandangku seperti itu , kau seperti sedang menatap seekor mangsa saja " seru ayana kembali dengan manja karena tersadar melihat tatapan mael yang sangat lekat .


" kau sangat cantik memakai gaun ini , aku kagum melihat kecantikanmu " ucap Mael .


" sudahlah Mael tak perlu Gombal kepadaku , aku adukan kau kepada daddy ku dan juga papih mu supaya mereka menghukum mu " ucap ayana sembari mengerucutkan bibir kecil nya .


" kau begitu sangat menggemaskan ayana " Ucap maEl kembali


" sudah lah kau memang anak yang bar bar , aku membencimu Mael " Ucap ayana seraya melengos meninggalkan Mael , mael tersenyum saat melihat ayana bertingkah seperti itu .