
" PAPA RIDOOOO ' panggil anak remaja cantik dari belakang yang terlihat sangat merindukan papa sambungnya itu ayana memang sangat menyayangi papa rido juga alm mama may , papa rido membalikan badan nya dan menoleh kearah suara itu ,
" sayang ... kenapa bukannya mengabari papa terlebih dahulu tahu begitu papa akan meminta bibi ester untuk memasak yang banyak untukmu " ucap papa rido seraya memeluk erat tubuh ayana
" gilaran papa aja kamu peluk , kaka mu ini tadi yang menjemputmu tak kau peluk dasar kau ini bocah nakal iya " seru maliQh sembari mengerucutkan mulutnya .
" kaka apa ade , kamu tuh ade aku kan pap,, soalnya manja banget di putusin alena aja curhat nya semaleman " ucap ayana seraya menggoda kaka nya itu .
" eh sorry iya aku gak sebodoh itu , dia yang aku putusin ... udah deh istirahat sana bukannya kamu ngantuk ?" ucap maliqh sembari pergi dari hadapan papa rido juga ayana .
papa rido berbincang santai dengan ayana , ayana menceritakan perihal papa nya yang di jodoh-jodohkan dengan dosen yang mengajar ayana . ayana anak yang manis , baik hati juga penyayang . ayana selalu mencoba membuat papa rido tersenyum dan satu-satu nya alasan ayana selalu ingin kembali adalah mengulang masa-masa indah dengan alm,mama may .
" eh kaka aleaaa.... kaka ...kaka mau kemana ??? " tanya ayana yang berlari menghampiri alea yang akan pergi dengan memakai mobil sport nya .
" bawel deh , mau kemana kek gimana gw kelees.. sudah sana temenin bokap gw ..." usirnya , ayana terdiam mendapat perlakuan yang tak menyenangkan dari kaka sepupunya itu . alea memang selalu tak menyukai siapapun ,, hanya Faaz lah yang selalu membuat alea takut . alea memang berubah semenjak kematian ibunya bagi alea kematian ibunya lah yang merenggut kebahagiaannya .
' aku hanya ingin menegur mu kaka , kau sangat tidak sopan .. papa ido dan aku kan sedang berbincang tapi kau malah melengos seenaknya tak menyapa ataupun tak berpamitan ' - gerutu ayana saat melihat alea melajukan mobil dengan sangat cepat itu.
" maafkan kakamu ya ayana , papa sangat malu kepadamu " seru papa rido yang berbicara dibelakang ayana .
" papa , mengapa papa meminta maaf kepadaku . sungguh papa tidak salah apapun .. ayo sekarang kita masuk dan memandang wajah mama may agar kita merasakan hangat nya pelukan mama " ajak ayana kepada papa rido.
.
.
.
.
.
@ASIC GROUP
" faaz , besok kita harus segera pergi ke turki karena perusahaan kita disana sedang mengalami penyusutan yang sangat besar . aku khawatir kita tak bisa merealisasikan saham yang hanya tersisa sedikit " ucap aidil yang duduk dengan menyandarkan tubuh nya di sofa empuk ruangan besar itu .
" aku sudah menghubungi Qabil , aku dan faaz akan kesana malam ini " seru fizzi yang sembari menyeruput kopi hangat itu , fizzi memang terlihat tak menyukai aidil karena beberapa kali aidil sempat meminta fizzi untuk menikah dengannya dan aidil terlihat sangat memaksa .
" malam ini ? '' tanya faaz dengan sangat terkejut , faaz menggelengkan kepalanya seperti enggan untuk pergi ke turki , faaz menghela nafas panjang lalu bertanya kembali dengan pertanyaan yang membuatnya gusar .
' bagaimana aleesya , jika aku dan kamu akan pergi bersama . aku selalu mempercayakan aleesya kepadamu atau mba carry dan mba carry hari ini sudah berpamitan kepadaku " faaz berbicara dengan gusar dan seperti nya faaz lupa akan kehadiran natasha yang bertugas mengasuh dan mengurus anak semata wayangnya itu .
" heyyy... faaz kamu lupa , pengasuh baru sudah datang !! ' seru fizzi memberitahu saudara kembarnya ,
" bagaimana laporan dari abrar mengenai pengasuh itu ? " tanya faaz dengan mengerutkan dahinya .
" sepertinya anakmu menyukai pengasuh itu , memangnya kau belum bertemu dengan natasha ? " tanya fizzi kembali .
fizzi membuka laptop dan menunjukan rekaman cctv yang dipasang dikamar aleesya . wajah natasha tak terlihat jelas tetapi dari gerakan tubuhnya sepertinya natasha adalah orang yang penyayang . faaz mencermati setiap gerakan yang ditunjukan wanita itu kepada anak kesayangannya , faaz juga melihat sikap anaknya kepada wanita itu .
" emmmmhh sepertinya anak ku nyaman diasuh oleh wanita itu , semoga saja dia bisa membantuku menjaga aleesya untuk 2 pekan kedepan , " faaz menghela nafas kembali dan menyimpan tangannya di dagunya dan " tidak sepertinya aku akan pergi selama sebulan .. aku akan menemui seseorang " ucap faaz kembali
" baiklaah nanti aku akan berbicara kepada natasha , dan aku akan memberikan jadwal untuk kontrol ..paman richard juga sudah memberiku hasil perkembangan aleesya .. kau tenang saja aku akan mengaturnya " ucap fizzi seraya menenangkan saudara kembarnya itu .
" terimakasih kau memang seperti mama , yang selalu membuatku tenang " ucap faaz sembari mencubit gemas pipi fizzi .
" gak usah gini kali ah, yaudah ahh aku mau pulang .. aku akan mengepak pakaian yang akan ku bawa " pamit fizzi dan segera membawa tasnya untuk pulang kerumah .
' cantik banget dia ... gw pasti dapetin tuh cewe ' - gumam aidil dalam hatinya .
.
.
.