
' Leaaaa ' panggil Qabil lirih ditelinganya , Fizzy sudah meminta abrar untuk menghubungi dokter dan mereka sedang menunggu kedatangan dokter .
" natasha tak perlu mengabari Faaz , dia akan pulang esok malam " seru Fizzy , natasha menganggukan kepalanya .
bahkan Fizzy melarang semua untuk memberi tahu Papa . namun Papa tetap datang sewaktu ingin menghampiri kamar MaliQ Papa tak sengaja melihat kepanikan kami .
" aleaa..kumohon jangan membuatku khawatir " ucap Qabil lirih sembari menangis menatap wajah kekasihnya itu.
" kenapa dengan Alea ? " tanya Papa , Papa khawatir akan keadaan Alea .
" Papa istirahat saja yu ? biar Fizzy antar ke kamar , alea hanya sedang kelelahan " ajak fizzy kepada Papanya itu , namun Papa menolak ia seperti tetap ingin disamping anak yang sangat ia sayangi .
" Qabil ..mengapa dengan Alea ? " tanya Papa kembali dengan penuh harap .
Qabil mencoba menjelaskan namun Qabil merasa tak mampu berkata-kata melihat kondisi kekasih yang sangat ia cintai itu , natasha mencoba menjelaskan semuanya . Papa tersenyum mendengar apa yang sedang natasha bicarakan . sebenarnya Alea seperti ini memang sudah biasa karena alea adalah anak yang tidak mampu menjaga kestabilan emosinya dia mengalami trauma yang bertubi-tubi bahkan sebelum mamanya meninggal yang di duga kuat karena kesalahannya (menurut alea) .
saat usia alea 7 tahun , alea mengalami kondisi psikis yang sangat buruk , kalau kalian mengingat shaloom dulu tak jauh berbeda alea mengalami penyakit seperti itu namun shaloom selalu memberitahu orang tua Alea dan mereka sama-sama menjaga alea supaya tidak menjadi brutal , pada usia alea 12 tahun alea mengalami trauma kembali karena kasus bulying yang menimpanya dan terakhir saat usia 17 tahun alea mengalami Fase semakin trauma menyakiti orang-orang disekitarnya dan membuatnya lebih baik menjauh dari orang-orang yang ia sayangi , karena saat itu ia yang membuat mamanya meninggal karena menyalamatkannya saat alea sedang mencoba menenggelamkan dirinya dengan sengaja .
Kasus didalam kehidupan alea begitu banyak hingga membuatnya sedikit gila kadang jika ia merasa sedih dia bisa sangat brutal dengan kesedihan nya bahkan sebaliknya jika Alea merasa senang ataupun terluka akan kesenangannya dia akan mencelakai dirinya . Alea memang sangat membenci orang-orang baru yang berada didalam kehidupannya baginya untuk mencoba dekat itu adalah hal yang sangat jarang terjadi bahkan alea juga sempat ingin mencelakai dirinya sendiri saat ia depresi menghadapi teman-teman barunya .
" aku yakin Alea sembuh Pah " ucap Qabil dengan tegas ,
" aku sangat mencintainya Papa , kumohon selamatkan cintaku " ceplos Qabil dihadapan Papa rido .
Fizzy merasa iba melihat Alea yang terbangun dan bertingkah seperti sedang ketakutan bahkan alea juga seketika berubah menjadi tertawa sendiri dan tak lama kemudian Alea bertingkah seperti sedang bersedih , Qabil yang memohon dihadapan Alea membuat Fizzy merasa iba
" sayang ini aku , kekasihmu ..kita akan menikah dan meminta restu papa juga Kaka-kaka mu kan ,, kumohon berhentilah sayang " pinta Qabil seraya memohon dan mendekap tubuh Alea .
Papa menangis melihat kondisi Alea . fizzy mengira jika cinta Qabil bertepuk sebelah tangan namun pada kenyataannya Alea sangat mencintai Qabil . natasha terdiam memeluk Papa nya dan sesekali mengusap lembut punggung Papa mertuanya .
" Qabil apa yang kau katakan .? , mengapa kau berucap tak waras seperti itu ... sadarlah Qabil alea tak mencintaimu " seru fizzy seraya bertanya , Papa terdiam menatap wajah Qabil .
" kaka , aku sangat mencintainya kami saling mencintai ,, aku yakin dia akan sembuh dari traumanya .. selama ini kau terlalu meremehkannya , kau tak ingin memberinya support sebenarnya alea ingin sekali berubah namun setiap Alea berubah kau dan maliQ selalu mencibirnya ... Maafkan aku kaka ... aku tahu Alea tak mungkin membohongiku " ucap QAbil membuat Fizzy menangis, penjelasan Qabil membuat fizzy mengingat perlakuannya kepada alea tidak seperti perlakuannya kepada Mael ataupun Ayana .
" dia menyayangi kalian , dia selalu menangis jika merasa bersalah atas kematian mama namun MaliQ selalu mengingatkannya tak hanya maliQ kau pun selalu membuat Alea terluka ... kaka maafkan aku tetapi kau harus tahu jika alea tak seburuk yang kau dan lain pikirkan bahkan natasha saja bisa memaafkan tingkah alea mengapa kau tidak sebagai Kaka kandung nya ? " tanya Qabil dengan penuh kekecewaan berharap jika semua membantu kesembuhan alea ,
bagi Qabil hanya Faaz dan Papa lah yang mengetahui penderitaan Alea jika ia sedang menahan amarah yang bergejolak kala alea mengingat masa-masa buruknya .
tak lama kemudian dokter datang dan memeriksa kondisi Alea . dokter Hans adalah psikiater dan dokter yang merawat Alea bahkan dokter Hans tahu betul jika pasiennya sedang dalam tahan meyakinkan dirinya akan kesembuhannya namun bagi dokter hans ini sama sekali tidak mudah .
" bagaimana dengan anak saya ? " tanya Papa kepada dokter hans , dokter hans meminta papa untuk tenang dan memintanya untuk duduk berbincang bersamanya tak lupa Fizzy dan Qabil menemani Papa untuk mendengar penjelasan dokter Hans . fizzy meminta natasha untuk menemani Alea yang sedang tertidur lelap .
" saya akan melakukan psikoterapi kembali untuk Alea , psikoterapi membantu penderita dalam mengatasi aspek-aspek seperti sudut pandang negatif terhadap situasi yang dialami , Pengalaman yang membuat tertekan , Komunikasi dan hubungan dengan orang lain juga kestabilan Emosional yang dihadapi " terang dokter seraya menjelaskan kepada mereka .
" bagaimana dan harus seperti apa dok ? " tanya Qabil seraya mengkahwatirkan kekasihnya itu
"Jika pemberian obat sudah tidak dapat meredakan gejala depresi, maka terapi kejut listrik atau electroconvulsive therapy (ECT) bisa menjadi pilihan penanganan selanjutnya. Dalam ECT, gelombang listrik akan dialirkan ke tubuh untuk memengaruhi kerja otak, sehingga gejala depresi mereda. ECT juga dapat dilakukan pada pasien yang berisiko tinggi untuk bunuh diri , bahkan Alea sudah seperti itu beberapa bulan ke belakang " ucap dokter .
" namun saya juga meminta persetujuan Tuan Faaz juga Tuan rido , beberapa waktu lalu saya sudah mengirim surat permohonan untuk tuan Faaz tanda tangani namun Tuan Faaz menolak nya , Tuan faaz tak tega melakukan hal itu melihat kondisi pasien yang juga sangat lemah saat itu " seru dokter kembali.
Papa menahan sakit didadanya namun abrar melihatnya dan segera memberi kan obat juga bantal untuk mengganjal Papa bersandar .
" saya akan meminta Kaka untuk menyetujui nya jika memang proses itu membantu kesembuhan Alea " ucap Qabil sembari mengusel-ngusel wajah polosnya .
" apa ada hal yang bisa membantu pencegahan untuk adik saya colaps kembali , misal nya dibawa liburan atau bagaimana ? " tanya Fizzy .
" banyak metode therapi nyonya fizzy , salah satu nya membuat suasana hatinya stabil dan membuat dia berpikiran positif itu sangat membantu sekali untuk sementara berikan ini (memberi sesuatu ketangan Qabil). jika ia kembali melakukan hal aneh bahkan jika ia berbuat dan berprilaku seperti tadi " ucap dokter sembari memberikan beberapa obat juga suntikan penenang.
" besok saya akan kembali , semoga saja malam ini Alea dapat tertidur pulas dan keesokan harinya saya harap berkn lah motivasi yang membuatnya tidak merasa tertekan juga tidak merasa bahagia sekali " seru dokter , dokter hans berpamitan untuk segera pulang .
Papa mengajak Qabil berbicara tak lupa Abrar juga menghubungi faaz karena bagi abrar ini sudah menjadi masalah yang rumit yang harus Faaz tahu .
" maafkan kaka sayang , maafkan Kaka aleaa ... kaka memang bukan Kaka yang baik untukmu .. kaka sering sekali memberi komplain jika Faaz tak bersikap keras kepadamu , maafkan Kaka sayang " Gumam Fizzy sembari mencium kening Alea dan mengusap kepalanya lembut .
.
.
.
.
NOTES : KEBAHAGIAAN TIDAK BISA DIUKUR SEBERAPA BANYAKNYA UANG , TETAPI SEBERAPA BANYAKNYA KASIH SAYANG DIDALAM LINGKUNGAN KELUARGA KARENA KELUARGA ADALAH SUPPORT SYSTEM TERBAIK UNTUK KITA ,, SALAM HANGAT AUTHORR GABUT CKCKC!!!!!!!!!!!!!!