
Siang itu Natasha mengantar Qabil juga Alea untuk berbelanja kebutuhan mereka. selama diperjalanan Alea terlihat sangat bahagia dan bernyanyi mengikuti alunan musik yang diputar Qabil. Natasha melihat dengan matanya sendiri bahwa Qabil memang sangat mencintai Alea bahkan Alea sangat nyaman berada disamping Qabill. Alea sesekali terlihat sangat manja kepada Qabil tak segan di hadapan Natasha, Alea menyandarkan kepalanya dibahu Qabil.
15 menit kemudian ..... mereka sudah sampai di baseman tempat Qabil menyimpan mobil nya, Alea menggenggam tangan Natasha sembari berjalan. Alea sama sekali tak ingin melepaskan genggaman tangan Kaka iparnya.
" Kak Natasha, nanti yang pilih gaun nya buat aku ia " seru Alea, Natasha merasa kaget dengan permintaan Alea karena baginya ia sama sekali tidak tahu-menahu perihal gaun pesta apalagi ini pesta pertunangan Alea adik ipar yang pernah membencinya.
" Alea... " panggil Natasha pelan sembari mengatupkan kedua tangannya, Alea yang sedang berjalan disamping Natasha berhenti melihat tatapan Natasha yang penuh harap.
" Ku mohon Alea... aku sama sekali tak mengerti mengenai Gaun cantik, aku tak ingin mengecewakanmu " seru nya sembari mengernyitkan sebelah alisnya, Alea tersenyum dan segera memegang lengan kaka iparnya. Alea bertingkah sangat manja kepada Natasha.
" Kak, aku kan cuma minta pilihin kalaupun nanti aku gak cocok aku bisa ganti tetapi aku sangat yakin jika Kaka punya selera yang sangat bagus untuk ku " Ucap Alea seraya menenangkan Natasha, Natasha tersenyum dengan sangat bahagia.
mereka sedang melihat gaun-gaun yang sangat indah di satu boutiQ ternama milik Azri. Azri adalah sahabat dekat dari Rayna juga Faaz, dulu sewaktu Rayna dan Faaz menikah Azri lah yang membuat detail Gaun yang dipakai Rayna bahkan hingga sekarang Fizzy menjadi pelanggan setia di boutiQ ini. dia wanita yang baik juga ramah.
" Hallo Alea .. " sapa Azri sembari mengecup kedua Pipi Alea .
" Hallo Kak Azri , kenalin Ini calon suami Aku nama nya Qabil dan ini Kak Natasha dia istri dari Kak Faaz " sapa Alea seraya memperkenalkan Natasha juga Qabil. Azri menjabat tangan Qabil juga Natasha.
" Hallo aku Azri, Aku sahabatnya Ra...(emmp berdehem) Faaz maksudku " ucap Azri sembari mengecup Pipi Natasha dan tidak lupa bersalaman dengan Qabil.
" senang bertemu kalian " timpal nya kembali, Natasha tersenyum dengan sangat manis di hadapan Azri.
( ini lebih cantik dari rayna , Faaz sudah bisa melupakan Rayna ... Baguslah dia bisa bangkit kembali - batin Azri )
" ooh iya kak , ada gaun baru gak buat acara pertunanganku ? " tanya Alea.
" sebentar yang mau menikah kamu apa Fizzy ? " tanya Azri kembali, Qabil tersenyum dengan penuh arti membuat Azri kebingungan.
" kami Kak " jawab Fizzy yang datang dari arah belakang, Fizzy memeluk Azri dan mencium Pipinya kiri juga kanan.
" Fizzy ..... " Sapanya dengan sangat terkejut.
" mari duduk, biar assisten aku yang membawakan beberapa gaun untuk kalian " Ucap Azri, Fizzy menyandarkan kepalanya dibahu Natasha. Natasha memegang tangan Fizzy seraya memberikan semangat untuk saudara iparnya namun Alea tak ingin kalah dengan kaka perempuannya ia pun duduk disebelah Natasha dan menyandarkan kepalanya dibahu Natasha.
" Kak natasha orangnya baik Kak, dan kami sangat menyukai kebaikannya " Ucap Qabil, Natasha tersipu malu dengan jawaban Qabil. wajahnya merah merona bak buah tomat yang segar.
" dia bagaikan Malaikat, dia sabar menghadapi tingkahku " timpal Alea, natasha menepuk pelan tangan Alea berharap Alea tak selalu memuji.
" dia seperti Rayna, yang selalu baik sama kita tetapi Natasha lebih sabar menghadapi kita " seru Fizzy membuat Natasha semakin merasa malu.
" sudahlah, kalian membuatku malu... aku menyayangi kalian karena dasarnya juga kalian adalah orang-orang baik yang dipilih tuhan untuk ku dan aku bersyukur dengan itu " Ucap Natasha sembari meneteskan air matanya. Alea dan Fizzy dengan kompak mengusap air mata yang menetes di pipi Natasha. mereka tersenyum dan menggelengkan kepala tanda mereka tak menginginkan Natasha bersedih.
mereka bertiga sedang memilih gaun yang sangat cantik untuk Alea dan juga Fizzy. semua gaun yang Natasha pilihkan sangatlah cocok di tubuh mereka dan mereka juga sangat menyukainya. QAbil terlihat bahagia melihat keakraban mereka karena 9 bulan kebelakang sebelum Faaz memutuskan untuk menikahi Natasha, Qabil selalu mendengar cerita buruk tentang Natasha dari mulut Alea dan hari ini Qabil melihat ketulusan cinta Alea untuk Natasha mungkin juga karena bahu Natasha yang membuat nya nyaman.
DRRRRRTTTTT.....DRRRTTT ( PONSEL QABIL BERGETAR )
" siapa yang menelpon " gumam Qabil sembari mengeluarrkan ponselnya yang berada didalam sakunya, Qabil melihat jika Faaz lah yang mencoba menghubunginya.
" ooh Kak Faaz " sembari menekan tombol hijau dilayar ponselnya.
" Hallo " sapa Qabil dengan mendekatkan ponsel ke telinganya.
" Haloo Qabil, kalian sedang berada dimana ? " Tanya Faaz dibalik ponsel miliknya.
" Aku di butik langganan Kaka katanya " seru Qabil, Alea melihat Qabil sedang menerima telepon diponselnya lalu mendekat kearah Qabil seakan bertanya siapa yang sedang menghubunginya.
" SIAPA ?" tanya Alea pelan seakan hanya menggerakan rongga mulutnya.
" Kak Faaz " Jawab Qabil seperti yang Alea lakukan, Alea tersenyum dan memiliki rencana Agar membuat Faaz dan Natasha bersikap romantis.
" suruh kesini aja " KODE ALEA KEPADA QABIL, QABIL MENGANGGUKAN KEPALANYA DAN TERSENYUM MANIS. NATASHA DAN FIZZY YANG SAMA-SAMA SIBUK TAK MENGETAHUI JIKA FAAZ AKAN MENEMUI MEREKA DI BUTIK.
' HALOOO QABIL , apakah kau masih disitu ' sepertinya kau memang tak mendengarku " gerutu Faaz yang masih setia menunggu jawaban Qabil.
" eh iya kak maaf " seru Qabil dengan ketawa pelan.
" baiklah tunggu disana mungkin satu jam lagi aku akan menemui kalian ,aku sedang berada di mall masih menemani clientku meeting. " ucapnya sembari menutup panggilan tersebut, Qabil mengiyakan permintaan Faaz dan segera memberitahu Alea dan Alea segera memberitahu Fizzy mengenai rencana indahnya.