ARE NOT THE SAME

ARE NOT THE SAME
PART 21 (PERNIKAHAN)



Upacara pernikahn sedang berlangsung , dengan sangat sakral juga khidmat semua anggota sudah hadi hanya keluarga uncle yofie yang memang berhalangan hadir sebelumnya papa Rido sudah melakukan panggilan video bersama dengan mereka , mereka sangat senang dan menikmati acara melalui panggilan video yang ayana lakukan .


beberapa saat kemudian , natasha sah menjadi istri Faaz . Faaz mencium kening natasha dan natasha mencium punggung tangan Faaz . semua bahagia melihatnya namun hanya MaliQh yang tidak mengucapkan selamat kepada kaka nya . dan Alea tidak terlihat menghadiri acara pernikahan kaka nya itu .


" Papa Alea kemana , mengapa Faaz tidak melihatnya ?" tanya Faaz seray melihat kekiri juga ke kanan >


" Papa juga tidak tahu , mungkin adik mu sedang berada dikamar karena seharian ini dia sedang tidak enak badan " Jawab Papa Rido .


" aku senang akhirnya tuhan mengabulkan doaku yang setiap hari aku kirim kepadanya " ungkap aaleesya membuat Faaz menitikan air mata , Faaz tahu betul Jika anaknya memang sangat menginginkan seorang ibu bahkan aaleesya selalu ingin meminta menemui ibunya namun Faaz selalu memberikan alasan .


" Faaz sayang selamat iya aunty sangat senang , jika ibumu masih hidup dia pasti juga merasa bahagia " seru Tante rani ( adiknya mama may ) ,,


" dia pasti bahagia walaupun tak ada disini tetapi dia selalu berada dihatiku , dan natasha ( menoleh kearah natasha ) sekarang panggil aku Papa jangan memanggil ku dengan sebutan Tuan ,, kau juga putriku sekarang " ucap Papa rido sembari memeluk natasha .


" iya TU...emmm maaf.... Maksudku Papa Rido " seru natasha sembari menunduk malu karena Faaz memandangnya dengan tatapan penuh harap . disisi lain natasha melihat ada pandangan yang lain seraya memandangnya dengan lekat yaitu MaliQ yang memandangnya dengan penuh cinta .


 


Papa rido melihat tatapan kekecewaan saat maliQ menatap wajahnya , MaliQ memilih untuk pergi memakai mobil sportnya dan meninggalkan pesta walaupun belum selesai , tak lama kemudian Alea keluar tanpa memakai gaunnya dan terlihat seperti kebingungan untung saja beberapa tamu undangan sudah berpamitan pulang terlebih dahulu .


" Papa apakah acaranya belum di mulai ? " tanya Alea , dengan sangat kebingungan .


" kamu kenapa sayang , apa kamu baik-baik saja . papa tadi ke kamarmu dan papa berniat untuk membangunkanmu namun papa urungkan niat papa karena melihat mu tertidur dengan sangat lelap " jawab papa sembari merangkul Alea yang terlihat sangat lemas .


 


(' Alea maafkan kaka jika saja kamu bisa berprilaku baik , kaka tidak akan membuatmu tertidur - batin FIzzy )


 


(' Alea jika saja mael tak memiliki ide itu aku dan kak Fizzy pasti akan kerepotan mengurus tingkahmu yang sangat menyebalkan - batin Ayana )


Faaz memandang saudara kembarnya dengan tatapan penuh dengan kecurigaan begitupun dengan menatap Ayana juga Mael karena Mael tak bisa menyembunyikan gelak tawa kecilnya melihat tingkah Alea yang seperti orang kebingungan .


" aku Lemas kaka , papa " - Braaak .... Alea jatuh pingsan didalam pelukan Papa rido dan AliQ seketika itu menggendongnya membawa Alea untuk direbahkan di kasur empuknya , papa Rido juga mengikuti langkah kaki AliQ dengan perasaan kagum melihat aliQ yang sangat sigap .


 


Fizzy menatap AliQ dengan perasaan cemburunya namun Faaz menarik lengan Fizzy untuk berbicara dengannya begitupun dengan ayana dan Mael yang ikut dengan Faaz karena Faaz menggoyangkan kepalanya seraya mengajak mereka untuk ikut bersamanya .


 


" Duduk kalian " - Ucap Faaz dengan penuh emosi , Fizzy menatap Faaz dengan penuh Harap agar Faaz tak memarahinya dan meminta Faaz untuk tenang .


 


" diam !!!!!! apa ada yang bisa jelaskan mengapa Alea bertingkah seperti itu " seru Faaz sembari bertanya kepada mereka , Faaz menajamkan matanya seakan bola mata miliknya akan keluar dari sarangnya itu .


" Ayoo jawab mengapa kalian diam !!!!! " seru Faaz kembali , mereka masih terdiam . dan ayana sepertinya takut jika Faaz sudah marah begitupun dengan Mael .


" oke aku cerita  Faaz " tukas Fizzy sepertinya Fizzy juga meredam emosinya karena telah melihat pertunjukan yang membuat hatinya luka .


 


" Baiklah ceritakan kepadaku , aku akan mendengar kan ... Cepatttt " pinta Faaz sembari duduk dihadapan mereka , Faaz melingkarkan kakinya dan menahan dagunya dengan sebelah tangan dalam hatinya Faaz sangat mencemaskan adik nya itu walaupun Alea sangat nakal dan membuat semua kesal akan tingkahnya


 


" saat itu aku mendengar jika Alea akan berusaha menggagalkan pernikahan mu dengan natasha dan bukan hanya aku , tetapi Mael dan ayana pun sempat mendengarnya lalu aku tak ingin malah membuatnya geram dengan menegurnya ... dan mael menyarankan agar membuat Alea tertidur selama pernikahanmu dan kami melakukannya " ucap Fizzy


 


" aku meminta temanku untuk mengirimkan obat tidur kepada Alea karena sebelumnya aku dan Mael mendengar jika Alea meminta bibi moley untuk mengantarkan makanan kekamarnya " seru Ayana sembari gugup menceritakan yang telah mereka lakukan .


 


" dan aku yang menyuruh abrar untuk memberikan makan sebelumnya aku yang menaburi bubuk obat tidur kemakanan Alea dan 30 menit kemudian aku menyelinap memeriksa keadaan Alea dan melihat Alea tertidur dengan sangat pulas , Maafkan aku Faaz " ucap mael dengan mengatupkan kedua tangannya .


" siapa yang menyuruh kalian , tidak mungkin Jika ini memang ide kalian saja " Ucap Faaz .


" aku Yang memberikan ide itu , Mael dan aku " Ucap AliQ yang datang menghampiri Faaz , Faaz terkejut dengan apa yang aliQ katakan .


" maafkan aku Faaz karena sebelumnya Alea memintaku untuk bekerja sama , Alea memintaku menculik istrimu karena bagi Alea dia tak ingin kau menggantikan Posisi Rayna namun aku Tak yakin jika Rayna... " aliQ mendesah dan melanjutkan pembicaraannya .


" sekali lagi maafkan aku Faaz ,, maaf " seru AliQ sembari mengatupkan kedua tangannya , dan menundukan kepalanya .


" sudahlah , jika kalian tidak berbuat seperti itu mungkin aku akan lebih kerepotan karena harus mencari natasha dan papa pasti mengalami serangan Jantung kembali .. terimakasih kalian sudah menjaga jantung Papa walaupun papa sebenarnya sudah sehat tetapi bisa saja itu terjadi jika Papa mendapat tekanan " ucap Faaz ,


" Faaz maafkan aku iya " seru Fizzy sembari memeluk saudara kembarnya , ayana dan Mael juga memeluk Faaz . aliQ tersenyum sembari memasukan kedua tangannya kedalam saku .