
Tepat di depan kolam renang Alea sedang berbincang santai bersama Qabil , bagi Alea Qabil adalah teman , sahabat , juga cinta terbaik untuknya diam-diam tanpa sepengetahuan Faaz dan yang lainnya Qabil memiliki tempat istimewa dihati Alea begitupun sebaliknya namun Qabil dan Alea memilih untuk merahasiakannya walaupun pada awalnya Alea tak menginginkan hubungan ini terjalin . dan Alea pun mengetahui perasaan AliQ kepadanya karena dia sudah memiliki komitmen dengan Qabil , Alea selalu menolak secara halus jika lelaki lain mendekatinya mungkin karena rasa traumanya terhadap lelaki seperti mama nya terdahulu .
" aku pingin cerita Qabil , aku gak suka dengan natasha ? " ungkap alea sembari menyandarkan kepalanya dibahu Qabil , Qabil terkekeuh melihat Alea yang sangat manja kepadanya .
" mengapa dengannya ? " tanya Qabil , sembari membelai dagu Alea
" entahlah mengapa aku tak menyukainya , aku sungguh merasa jika dia wanita yang hanya menginginkan harta kaka ku saja " ucap alea //
" sudahlah , aku kesini ingin banyak mendengar cerita ceriamu gadis ku " ucap Qabil
" aaaaaaaaaaaaaaaaaaaah , mau ceria bagaimana aku saja merasa sangat tidak nyaman tinggal di rumah ini ,, aku lebih nyaman diam di istanbul bersama mu " Ucap Alea sembari menguceuk wajahnya dengan sangat frustasi .
Qabil dan alea memang sangat menutup rapat hubungan percintaannya bahkan Fizzy sempat menganggap bahwa Alea menyukai aliQ , nyatanya Qabil lah yang sangat ia cintai mengingat Qabil adalah lelaki yang baik yang selalu menjaga nya saat ia jauh dari Papa rido dan mama May . Qabil lah yang selalu membuat harinya menyenangkan bahkan Alea selalu mengingat masa-masa indah saat bersama nene Qabil dan Qabil di istanbul.
" Leaa... pejamkan matamu sebentar .. kumohon " pinta Qabil sembari memegang tangan Alea .
" baiklah " sembari memejamkan matanya , Qabil memakaikan sebuah kalung di leher Alea lalu dia mencium tangan Alea .
" apa ini ? " tanya Alea , Qabil tersenyum sembari memandang Alea dengan lekat . alea tersenyum melihat pandangan yang diberikan Qabil seraya melihat kalung yang dipakaikannya .
" Q&A " seru Alea .............. sembari melihat inisial kalung tersebut .
" Quest and answer ? " or " QABIL AND ALEA " ~ tanya Alea ...
" mau kamu Apa ? " tanya Qabil kembali kepada alea , Alea seperti sedang memikir keras .
" apa iya ? ,, gimana kamu aja Qabil . " ungkap Alea .
" QUEST ADALAH PERTANYAAN DAN ANSWER ADALAH JAWABAN " SERU QABIL SEMBARI MENGGENGGAM TANGAN ALEA ,
" maksudnya , gak ngerti ah yang PASTI_PASTI AJA kalii " - tukas Alea sembari mengerucutkan bibir nya .
" Q.. untuk pertanyaan dan pertanyaannya adalah MAUKAH KAMU MENGUMUMKAN TENTANG CINTA KITA , DAN SEGERA MENIKAH DENGAN KU ... dan A...untuk answer ... yaitu Jawaban dan aku menunggu JAwaban seperti layaknya Q&A... dihubungkan menjadi QABIL&ALEA " - seru Qabil seraya menggoda kekasihnya itu .
" taukah kamu Qabil , lelaki yang selalu berbuat baik kepadaku hanyalah kamu , dan kamu juga orang yang paling sabar menghadapiku lalu kamu juga tau semua kesedihanku dan kamu orang yang serius menyatakan cintanya kepadaku akhirnya aku dan kamu memiliki sebuah komitmen dan kita saling menjaga sampai detik ini apakah kamu masih butuh jawaban dariku ? " tanya Alea , sembari menatap Qabil . Qabil menganggukan kepalanya seraya tersenyum manis menatap alea .
" Lalu jawabannya ? " tanya Qabil kembali ...
" I SAID YES QABIL ... " SERU ALEA ...
" BENARKAH ? " TANYA QABIL KEMBALI DENGAN SANGAT PENASARAN ..
" BERANI DONG , AKU AKAN SELALU MENCINTAIMU LEA ... PERCAYALAH " ungkap Qabil sembari mencium tangan alea , dan alea menatap Qabil dengan penuh cinta .
.
.
.
.
.
.
" mama , aku merindukanmu kumohon mama datanglah kedalam mimpiku " - gumam natasha sembari menatap foto orang tuanya , dia meneteskan air matanya . rasa rindu selalu menghampirinya dikala ia sedang sendiri .
" ibu peri ......... " panggil aaleesya , seraya menghampiri dirinya .
" kenapa sayang , apa kau ingin main sesuatu ? " tanya natasha kepada putri mungil yang sekarang sudah menjadi putri sambung nya , natasha menyeka air matanya seakan tak ingin aaleesya melihatnya sedang bersedih .
" aku hanya ingin memelukmu dan tertidur dalam pelukanmu " seru aaleesya dengan manja kepada natasha .
" baiklah putri mungilku , nona manisku ayoo peluk ibu dan ucapkan basmallah terlebih dahulu lalu ucapkan doa untuk tidur supaya tidur siang mu menyenangkan " ucap natasha sembari memeluk aaleesya , tak lama kemudian aaleesya tertidur didalam pelukan ibu perinya .
Drrrtttt...drrrt ( ponsel bergetar )
" hallo .. iya tuan " - sapa natasha saat menerima telepon dari suaminya .
" apakah kamu sedang bersama anak ku " suara Faaz bertanya dibalik ponsel tersebut .
" nona kecil sedang tidur tuan , baru saja dan jika nona bangun saya akan menghubungi anda kembali " seru natasha yang masih saja terlihat kaku .
" nat , bisakah kamu membiasakan memanggilku dengan sebutan Faaz , atau suamiku atau apalah yang membuatmu nyaman ? " tanya Faaz , jantung natasha kembali berdegup kencang seakan ada bom yang akan meledak didalam dadanya .
" emmh.. iya tuan maaf Faaz suamiku " ucap natasha sembari kebingungan dan merasa canggung dengan percakapannya di ponsel bersama suaminya .
( bagaimana ini , mengapa tuan Faaz mendadak memintaku memanggilnya dengan suamiku - batin natasha )
" baiklah ucapkan rasa sayangku jika ia bangun , untuk beberapa hari aku tak bisa bertemu dengannya dan maafkan aku natasha walaupun kita baru satu hari menikah kau sudah aku tinggalkan demi sebuah pekerjaan " ucap Faaz sembari berpamitan untuk memutuskan sambungan ponselnya .
" akan aku sampaikan suamiku " seru natasha yang berbicara dengan nada yang sangat canggung , dan segera meletakan ponselnya di meja .