ARE NOT THE SAME

ARE NOT THE SAME
PART 39 (MAKAN MALAM YANG TERTUNDA PART 2)



sudut mata Papa tertuju kepada AliQ , terlihat wajah kekecewaan di raut wajahnya . AliQ tertunduk melihat pemandangan saat Qabil mencium punggung tangan Alea dan seketika itu AliQ melihat wajah Alea yang sangat gembira bahkan Alea tak henti memandang lembut wajah Qabil .


 


" AliQ tadi kau akan mengatakan sesuatu kepada papa , apa yang akan kamu katakan " tanya papa rido sembari tersenyum kearah AliQ .


 


" aku pamit ke kamar dulu Pah , ayo ayana masih banyak tugas yang harus kau kerjakan bukan ? " tanya maliQ kepada ayana seraya berpamitan dan mengajak ayana pergi dari meja makan , maliQ tahu betul perasaan Ayana seperti perasaannya setelah Faaz memutuskan untuk menikah dengan natasha .


Papa mengiyakan maliQ dan kembali menatap AliQ . AliQ sepertinya sudah terkunci dengan pertanyaan yang diberkan Papa kepadanya . aliQ menghela nafas panjang lalu menjawab pertanyaan Papa .


 


" iya Pah , sebenarnya aliQ kesini juga berniat sama dengan Qabil " ungkap AliQ


 


' maksud tuan AliQ ? " tanya Natasha .


 


' kau ingin melamar Alea juga ? " tanya Qabil sembari memandang kearah AliQ . semua terdiam menatap aliQ , Faaz tak menyangka bahwa aliQ akan secara terang-terangan mengucapkan niat . aliQ menyipitkan matanya memandang kearah papa sembari tersenyum


 


" bang AliQ mengapa kau tidak menjawab pertanyaan Qabil ? " tanya Alea , aliQ terdiam menatap Fizzy .


 


" aku akan melamar Fizzy alea , dan ternyata kejutannya dibuat oleh kau dulu (melirik kearah Qabil) " .


 


( what's mengapa dia berbohong - batin Fizzy )


 


" maaf papa aku membuat Papa kaget , apakah Papa mengijinkanku menikah dengan Fizzy " tanya AliQ . papa tersenyum menatap aliQ , aliQ pun mendekati Fizzy yang duduk tak jauh dengannya .


 


" fizzy apakah kau mau menikah denganku " tanya AliQ kembali sembari bertekuk lutut dihadapan Fizzy ,


 


( aku terpaksa melakukan ini karena papa sudah menaruh curiga terhadap tatapan ku kepada Qabil dan alea , maafkan aku Fizzy - batin AliQ )


 


fizzy terdiam menatap mata Aliq , fizzy tahu sekali bahwa aliQ sedang berbohong untuk menutupi rasa kecewa nya terhadap alea . namun fizzy tak ingin melupakan kesempatan ini baginya ini kesempatan terakhirnya untuk mendapatkan cinta aliQ mengingat cinta AliQ kepada alea sudah berakhir .


 


" apakah kau benar-benar ingin menikahiku AliQ ?" tanya Fizzy kepada aliQ , aliQ tersenyum palsu kepadanya .


 


" baiklah , aku menerimamu untuk menjadi suami ku , " jawab fizzy sembari membangunkan tubuh aliQ yang sedang berlutut dihadapannya .


 


( ' mengapa kau berbohong aliQ tidakkah kau berpikir bahwa itu akan membuat saudara kembar ku terluka - batin Faaz )


.


.


.


.


.


.


.


 


" aliQ , mengapa kau lakukan itu ? " tanya Faaz sembari menyipitkan matanya .


 


" aku bingung Faaz " jawab AliQ


 


'baiklah aku mengerti perasaan mu , aku mohon belajarlah mencintai Fizzy karena dia tak pernah sekalipun merasa terluka , apalagi selama hidupnya aku tak mengenal siapa yang penah Fizzy cinta . dia selalu menutup perasaannya untuk lelaki manapun . ku mohon " ucap Faaz seraya memohon kepada aliQ . Faaz mengatupkan kedua tangannya dihadapan AliQ .


 


" Faaz , aku akan mencoba belajar untuk itu ,, kumohon kau tak perlu memohon dihadapannku " Ucap nya kembali sembari mendekap tangan Faaz yang sedang mengatup itu .


" kamu tidak akan menginap ? " tanya Faaz ,


 


" tidak , esok Pagi aku kembalikan mobilmu , aku akan melihat Apartemen ku sudah lama aku tak mengunjunginya " jawab AliQ yang langsung masuk kedalam mobil . Faaz masih mematung hingga mobil yang AliQ tumpangi hilang dari pandangannya .


 


Faaz menyeret langkah kakinya dengan sangat pelan banyak sekali masalah yang ia hadapi akhir-akhir ini belum lagi dengan masalah Rayna yang semakin hari semakin membaik , seminggu lagi adalah hari ulang tahun Aleesya dan seminggu kemudiannya adalah hari dimana rayna mengalami koma dan mungkin waktu yang akan datang adalah tepat 3 tahun rayna mengalami koma .


langkah Faaz terhenti kala ia mengingat kalimat penjelasan dari dokter ambar mengenai kondisi rayna .


" Definisi kesadaran sendiri masih diperdebatkan para dokter dan ilmuwan. Sederhananya, kesadaran bisa diartikan sebagai ada atau tidaknya (atau seberapa banyaknya) aktivitas otak. Pasien yang menunjukkan tanda kesadaran berarti otaknya masih berfungsi dan beraktivitas, walaupun sangat minim." jelas dokter Ambar .


 


"Bisa jadi pasien hanya bisa sebatas mendengar hal-hal di sekitarnya, tapi otaknya tak mampu memahami mengapa ia berada di situ dan apa yang terjadi pada dirinya. Pada kasus yang berbeda, pasien koma menunjukkan adanya pergerakan jari atau produksi suara yang sangat lirih." jelasnya kembali menambah beban dihati Faaz yang kala itu menginginkan rayna tersadar namun dengan perasaan sayangnya sekarang terhadap natasha membuatnya merasa takut menyakiti perasaan natasha juga Papanya .


 


" Dalam kasus RAYNA mungkin kesadaran pasien sudah mulai kembali, tetapi belum sepenuhnya mampu merespon seperti membuka mata atau bicara. Menurut para ahli, ini karena tak ada batasan yang jelas antara kesadaran penuh dan hilangnya kesadaran. Jadi, sangat sulit untuk membedakan apakah pasien koma masih sadar atau tidak.. berdoalah tuan Faaz semoga masih ada kesempatan nyonya Rayna untuk hidup " ungkap dokter kembali membuat Faaz semakin ketakutan .


 


\~\~\~\~\~\~\~ Faaz terdiam namun suara maliQ membuatnya tersadar dalam lamunan \~\~\~\~\~\~\~\~\~


 


" Kakak bingung ya , bagaimana caranya menjelaskan tentang kebohongan Kaka yang sudah 2 tahun lebih ini menutupi semuanya dari kami ? bahkan aku saja merasa takjub denganmu .. kaka Faaz yang selama ini kita anggap seperti malaikat dengan tega membohongi semua anggota keluarga nya " ucap MaliQ , Faaz geram dengan tingkah maliQ yang sudah mulai tak bisa mengendalikan nya dihadapan Faaz .


 


" Kaka , aku tak peduli bagaimana kaka akan menjelaskannya tetapi jika kaka membuat cintaku terluyka aku tak akan segan membuat kaka sengsara ? " Ancam maliQ sembari melangkahkan kaki meninggalkan kaka nya , Faaz terdiam mendengar ancaman adik bungsunya bagi Faaz maliQ sama sekali tak pernah seberani itu kepadanya .


.


.


.


.


.


.


.


NOTE : " kejujuran akan hilang karena satu kebohongan saja " - chumeyoks


" jangan lupa vote 'teman hidupku yang mengubah hidupku ' dan jangan lupa kasih ucapan selamat tahun baru untuk ku ,, ku tunggu lohh untuk callenge yang aku buat akan aku umumkan di episode 50 iya .. selamat membaca para kesayangankuhh "