
"Wiwiwiwiiwiwiwiwiwiwiwi" suara sirine polisi dan ambulan menghiasi stadion Mestalla, Oliveira dan teman-temannya ditahan oleh pihak kepolisian sedangkan Van langsung dibawa kerumah sakit terdekat. Tak lama kemudian tuan Alonzo pun tiba
"Aku ayahnya! Oliveira kau baik-baik saja?" ujar tuan Alonzo menghampiri mereka
"Maafkan aku ayah!" ujar Oliveira sambil menangis
"Sudahlah nak!" tuan Alonzo langsung memeluk anaknya itu
"Aku minta maaf!" ucap Oliveira lagi
"Kau tidak apa-apa nak?" tanya ayahnya sambil memegang kepala anaknya yang sudah diobati
"Ya tapi mobilnya rusak ayah" jawab Oliveira dengan rasa bersalah
"Sudah biarkan saja yang penting kau tidak apa-apa!" ujar ayahnya itu
"Kalian semua baik-baik saja kan?" tanya tua Alonzo pada teman-temannya Oliveira
"Kami baik-baik saja paman" jawab mereka sambil menunduk dan ikut merasa bersalah atas kejadian semua ini
Tiba-tiba kepala inspektur datang menghampirinya tuan Alonzo "Kau ayahnya Oliveira Consuella tolong kau datang ke mobil kami ya" ujar pak inspektur itu
Tuan Alonzo pun datang menghampiri mereka "Tuan Alonzo kami tidak ingin menahanmu lebih lama lagi tapi putramu harus diadili dia akan dihukum, dia telah menusuk temannya menggunakan pisau ini" ujar pak inspektur
"Apa?" tuan Alonzo kaget mendengar berita itu
"Iya, oleh sebab itu kami harus menahannya"
"Ya baiklah! Anakku taat hukum" jawab tuan Alonzo
"Semoga dia baik-baik saja"
"Ya terimakasih" jawab tuan Alonzo
.......
Setelah mengalami malam yang buruk, mentari pagi pun hadir memberikan warna baru, malam ini Oliveira harus menikmati malamnya dalam jeruji besi. Dipihak lain Bonito Marco dan Dary memulai hari yang begitu kacau karena pesta semalaman.
"Sialan!" teriak Fernando saat masuk kedalam rumah penginapan sehingga membuat Bonito Marco dan Dary terbangun
"Kau kenapa?" tanya Marco sambil menguap
"Lihat diriku, dompetku, jam tanganku kartu ATM ku semuanya dicuri oleh gadis-gadis sialan itu"
"Apa? Mhuahahahhahaahaha"
"Bagaimana bisa itu terjadi"
"Aku ketiduran saat aku bangun semuanya hilang"
"Untung saja mereka tidak mengambil baju dan celanamu"
"Akan ku cari mereka, lihat saja aku akan habisi mereka"
"Bagaimana caranya, semua orang semalam mengecat wajahnya dipesta itu, apa kau mengenali mereka, sudahlah ikhlaskan saja mari berkemas kita akan pulang sore ini"
"Bagaimana bisa Oliveira menusuk temannya? Sungguh aku tidak percaya itu"
"Aku telah melihat pisau itu, itu pisau ayahku berikan padanya sebagai hadiahnya dari Rusia"
"Pisau, kenapa pisau?" tanya tuan Yelderin penasaran
"Entahlah, dia menganggap itu adalah mainan, aku sudah melarangnya tetapi diam-diam ayahku memberikannya lagi pada Oliveira"
.......
(Dikediaman Consuella)
"Selamat pagi tuan Alessandro?" sapa Rebecca menghampiri Alessandro dengan membawakannya segela jus
"Mmmm baiklah" jawab Rebecca
"Apa kegiatan kita hari ini?" tanya Alessandro sambil menikmati jus yang disuguhkan oleh Rebecca
"Seperti biasanya kita akan melakukan terapi!"
"Terapi lagi, aku bosan Rebecca"
"Nanti nyonya Dilara akan memarahiku, jika kau tidak melakukan terapi secara rutin" jawab Rebecca
"Baiklah, aku mau melakukan terapi tetapi setelah itu kau mau kan nanti malam makan malam diluar denganku!" ajak Alessandro mulai menggoda Rebecca
"Hah!?" Rebecca pun mulai tersenyum kebingungan
"Jika tidak mau ya gapapa, lupakan saja terapinya" ancam Alessandro dengan senyumnya
"Mmmmm baiklah aku tidak mau mengambil resiko dengan kehilangan pekerjaanku" jawab Rebecca menerima tawaran Alessandro
........
(Diperusahan Azuloscurko)
"Bagaimana kau bisa menyelesaikan masalah ini?" tanya tuan Alonzo
"Olivera dia tidak akan dihukum penjara, dia masih dibawah delapan belas tahun tetapi kita harus membayar denda, aku sudah melihat kondisi teman yang dia tusuk itu dan tidak begitu parah. Kita harus datang ke sana dan menjenguknya membayar semua biaya rumah sakitnya" jelas tuan Yelderin
"Ya aku setuju, aku berharap semuanya akan baik-baik saja, oh ya aku mau kau mengambil pisau itu, pisau yang digunakan Oliveira untuk menusuk temannya itu"
"Baiklah akan aku urus itu nanti, mungkin lusa kita bisa menjemput Oliveira, aku kasihan melihat dia berlama-lama disana."
"Ya, aku tidak tau bagaimana ekspresi Dilara mengetahui semua ini, dia pasti akan menghukum Oliveira, itu yang aku pikirkan sekarang"
"Kalau soal Dilara aku tidak bisa membantumu!" jawab tuan Yelderin, tuan Alonzo pun tersenyum mendengar jawaban temannya itu
.......
Disisi lain Bonito Marco Dary dan Fernando siap untuk kembali ke Valencia.
"Kalian sudah siap, apa ada yang ketinggalan?" tanya Bonito
"Kurasa tidak!"
"Secepat ini kita pulang, aku mau mencari gadis-gadis itu lagi" ucap Fernando
"Lusa kita akan mulai kuliah, jadi kita harus pulang" jawab Dary dengan tegas
"Kita akan singgah di kota Murcia sebentar ya!" suruh Marco
"Untuk apa lagi?" tanya Fernando
"Aku harus mengambil anak anjing itu lagi" jawab Marco
"Kau ingin merawatnnya Marco?" tanya Bonito penasaran
"Ya"
"Baiklah!"
...********...
...Preview...
Terkadang masa lalu yang membuat kita harus kehilangan masa depan
Selanjutnya!! ཚKelam Part 2'