
Inilah aku, Andres Adalfo! Ini kisahku dalam sejarahku. Aku yang selalu diremehkannya. Yang selalu dibandingkannya dengan anak orang lain. Dengan mereka yang lebih mampu dibandingkan diri ku. Aku yang dikatanya sibuk pacaran. Padahal, pacar saja tak punya. Namun, temanku. Ia punya beribu mantan pacar dan beribu nilai merah. Namun, apakah orangtua mereka marah? Tentu tidak, karena mereka tak peduli.
Entah anaknya akan jadi gelandangan ataupun preman. Mereka tak akan peduli. Berbeda jauh dengan kedua orangtuaku. Mereka merencanakan setiap hari-hariku dengan penuh perhitungan yang matang. Aku pun tak mau mengecewakannya. Aku bekerja keras sebisa dan semampuku. Tapi, apa hasilnya? Aku hanya dapat nilai A min, nilai tertinggi dalam kelasku. Itu pun tak mampu membuat mereka bangga.
Sampai suatu saat, pikiran kotorku muncul. Pikiran yang menarikku menjadi pencontek bahkan mencuri kunci jawaban ulangan-ulangan. Aku ikuti pikiran itu, agar bisa memuaskan dahaga mereka akan nilai tinggi. Tak mudah dan penuh perjuangan memang. Namun pada akhirnya aku dapat nilai tertinggi dan aku yakin akan memuaskan dahaga mereka. Nilai A plus itu, mengantarku dalam peluk dan puji mereka. Mereka tak tahu dari mana asal emas yang aku dapat itu. Entah aku beli langsung di toko perhiasan atau mungkin aku curi dari seorang nenek di jalan.
Terus aku geluti kegiatan itu, sampai aku lulus jenjang menengah atas. Ya, kegiatan sebagai pencuri contekan yang senantiasa memuaskan hasrat orangtuaku. Dan akhirnya Universitas Of Valencia yang dipilih oleh kedua orangtuaku untuk melanjutkan pendidikanku. Aku mendaftar di Universitas Of Valencia dan aku diterima. Awalnya berjalan dengan lancar. Namun akhirnya buntu pada ilmu pengetahuanku. Apa yang harus aku lakukan sekarang, aku iri dengan temanku yaitu Baltasar, terkadang aku ingin menjadi dia, tanpa orang tua yang membuat seorang anak seperti robot kontrol. Seperti Alessandro dimana orang tuanya yang selalu menghargai semua usahanya.
Pengalaman masa kecilku tidak menyenangkan. Dari kecil aku sudah mengalami bullying yang dilakukan oleh lingkungan keluarga dan sekolahku. Dari semenjak aku masuk di sekolah dasar hingga di sekolah menengah aku mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan. Bahkan, aku pernah dikhianati oleh teman sendiri. Kejadian itu membuatku sekarang ini sulit percaya pada orang lain. Di lingkungan keluarga, aku juga tidak pernah mendapatkan dukungan sejak kecil. Aku juga selalu dibanding-bandingkan dengan kakakku. Hal itulah yang menyebabkan aku menjadi seseorang yang tertutup dan lebih memendam masalah-masalahku sendiri.
Aku tau! Aku memiliki Alessandro dan juga Baltasar, tetapi tetap saja aku merasa sendirian. Karena saat aku terjatuh mereka semua tidak ada bersamaku, mereka juga mempunyai kesibukan masing-masing, aku tidak ingin mengganggu mereka dengan masalah konyolku. Lagi pula saat aku bersama mereka aku merasa bahagia, dalam sejenak aku bisa melupakan semua masalahku.
...********...
...Preview...
Bersenang-senanglah selagi kamu bersama mereka, terkadang waktu bisa memisahkan jarak dalam sekejap
Selanjutnya!! ཆCarnaval De Cadiz Part 2'