Alstroemeria Of Almeria

Alstroemeria Of Almeria
Carnaval De Cadiz Part 2



"Kalian harus bersiap-siap terus, nanti malam carnavalnya dimulai!" jelas Bonito


"Carnaval apa?" tanya Fernando penasaran


"Carnaval De Cadiz"


"Hah, benarkah! Banyak gadis-gadis gak?" Tanya Fernando lagi


"Tentu saja!"


Karnaval Cadiz adalah salah satu karnaval dengan karakteristik utamanya adalah humor. Melalui sarkasme, cemoohan dan ironi. Seluruh kota berpartisipasi dalam karnaval selama lebih dari dua minggu setiap tahun, dan kehadiran festival ini hampir ada di kota karena pertunjukan dan pertandingan yang diadakan sepanjang tahun. Karnaval Cadiz menonjol dengan cara yang cerdas dan imajinatif pakaian karnavalnya. Sudah menjadi tradisi untuk mengecat wajah sebagai pengganti topeng. Karnaval Cadiz paling terkenal sebagai grup satir yang terdiri dari para penyanyi yang disebut chirigotas. Musik dan lirik mereka berada di tengah-tengah karnaval. Carnival Of Cadiz adalah sebuah fenomena sosial dari singularitas khusus.


............................


(Di sekolah Oliveira)


Jam menunjukkan pukul 12.45 pm, saatnya Oliveira keluar dari gedung sekolah bersama teman-temannya.


"Kalau begitu kita bertemu nanti malam ya!" ujar Espen mengajak beberapa teman ceweknya


"Oliveira, mampirlah malam nanti ya!" ajak Espen salah satu temen Oliveira


Tiba-tiba Van menghalangi jalan mereka dengan mobil keren ya "Van! Kau sudah memodifikasi mobil itu ya?" tanya Espen penasaran


Van pun turun dari mobilnya untuk memamerkan mobilnya itu "Tentu saja sudah! Aku sudah mengganti lampu besar dan sistem navigasinya, sekarang ini mobil monster dan larinya pasti sangat cepat" jawab Van dengan nada sombongnya


"Oliveira, mobil ini cocok untukmu" sahut Emma merayu Oliveira


"Haaaahh ya ampun Oliveira kau sangat keren mengendarai mobil ini" sahut temen ceweknya yang lain


"Nyonya Dilara tidak akan mengizinkannya untuk membeli mobil ini, mungkin akan dibelikan setelah lulus kuliah kita liat saja" sahut Van mengejek Oliveira


"Heh apa kau bercanda, ayahku sudah membelikan aku mobil!" tegas Oliveira dengan menunjukkan senyum sombongnya


"Ya ampun kapan? kenapa aku tidak tahu?" tanya Van dengan raut wajah fleernya


"Saat ulang tahunku, hadiah ulang tahunku yang ketujuh belas" sahut Oliveira


"Mobilnya mana, kami belum melihatnya?" tanya cewek-cewek cantik itu dengan penasaran


"Kalian harus menunggu, mobilnya ada digaransi karena aku belum memiliki SIM"


"Heii!! Kau harus belajar menyetir dulu bukan?!" Ejek Van didepan teman-temannya


"Mhahahahhahhahaha!" teman-temannya yang lain ikut menertawakan Oliveira


"Aku bahkan lebih baik darimu!" titah Oliveira dengan nada kesal pada Van


"Eeee tunggu dulu, dia bilang dia bisa menyetir lebih baik dariku?" tanya Van sambil mengangkat kedua bahunya seolah tidak percaya dengan omongan Oliveira


"Ya itu pasti!" jawab Oliveira dengan percaya dirinya


"Kalau begitu coba buktikan!" tantangan dilontarkan pada Oliveira


"Bagaimana caranya?" tanya Oliveira


"Kita balapan!" sahut Van


"Kau ini bicara seperti anak kecil saja, tapi tenang aku bisa menyetir lebih baik darimu" sahut Oliveira dengan santai


"Baiklah malam ini kita akan balapan, didekat stadion Mestalla"


"Uuuuuuuuuuuu seru sekali, Oliveira ayo kalahkan Van" ujar cewek-cewek itu mendukung Oliveira


"Tunggu beberapa bulan lagi, setelah aku mendapatkan SIM kita bisa balapan kapan saja" jawab Oliveira menolak dengan cara halus


"Ayolah jujur saja kau takut balapan denganku kan?" Van menghinanya lagi


"Kau hanya membual, apa kau tau pendal gas, hati-hati jangan sampai menginjak rem! Mhuahahahhahaa" Van terus memancing Oliveira dengan mengejeknya


"Heh! Baiklah, mari kita balapan malam ini setuju" sahut Oliveira mulai kesal


"Tapi menggunakan mobil sendiri yaa!" suruh Van untuk memastikan kalau Oliveira punya mobil


"Tentu saja dengan mobil sendiri" jawab Oliveira dengan sombong


"Kita liat apa kau punya mobil atau tidak?" ucap Van meremehkan Oliveira


"Ya liat saja" tegas Oliveira


"Oliveira kalahkan dia, tunjukan cara menyetir mobil, dia tidak tau apapun" sahut Espen sambil menumpuk bahu Oliveira


"Akan aku tunjukan!" jawab Oliveira


"Sampai ketemu nanti malam Oliveira, muachhhhhh" ujar cewek-cewek sambil memberikan kiss bye padanya


.........................


Haripun mulai gelap dan malam pun tiba, semua orang sudah ramai dengan kostumnya yang glamor.


"Banyak sekali orang disini!" titah Dary dengan takjub


"Ya namanya orang ingin berpesta, Marco! Jangan murung selalu, liatlah disekelilingmu banyak gadis-gadis cantik." Bonito memandangi cewek-cewek yang lewat didepannya


"Bonito jaga pandanganmu, ingat Laura!" tegur Dary sambil menepuk pundak Bonito


"Dia saja tidak mau ikut berlibur denganku, aku merasa dia tidak tulus menjadi pacarku." sahut Bonito dengan cuek


"Maksudmu?"


"Aku merasakannya dia seperti terbebani, dia ingin melampiaskan kekecewaan terhadap Alessandro dan mantan pacarnya itu dengan menjadi pacarku." jelas Bonito


"Jika kau tau soal itu kenapa kau masih tetap bertahan dengan Laura?" tanya Marco penasaran


"Terserah Laura mencintaiku atau tidak sekarang, yang penting aku bahagia melihat Alessandro menderita. Lupakan Laura, lihat disini banyak cewek yang lebih sexy dari dia." jawab Bonito sambil memandang tubuh sexy cewek-cewek disana "Hayy, mau ikut minum bersamaku!" panggil Bonito menggoda cewek-cewek itu


"Hay." sahut cewek itu sambil melambaikan tangan melawati mereka


Disisi lain terlihat Fernando sedang asik mengobrol bersama tiga cewek lainnya, sepertinya ketiga cewek itu tertarik pada Fernando, mereka mengejak Fernando ke suatu tempat untuk bersenang-senang "Bonito, Marco, Dary selamat bersenang-senang ya! Aku pergi dulu bersama gadis-gadis ini." panggil Fernando pamit pada mereka


"Yakin kau tidak ingin bersama kami!" tanya Dary memastikan


"Aku bosan bersama kalian terus, aku pergi dulu ya!" ujar Fernando dengan penuh kebahagiaan


"Selamat bersenang-senang juga!!" teriak Bonito.


Musik pun dimulai, terlihat seorang tante-tante memulai tarian kipasnya sambil bernyanyi.


"Lihat itu! ayo kita ikut menari bersamanya." ajak Bonito sambil menunjuk ke arah orang-orang yang sedang memainkan musik


"Tunggu dulu, jangan lupakan ini!" ujar Marco sambil mengambil tiga botol bir


"Perfect!!" teriak Bonito dan mereka segera menghampiri orang-orang yang berpesta itu.


Bonito, Marco dan Dary menyanyi dan menari bersama-sama, mereka juga dihampiri para cewek-cewek dan mengajak mereka menari bersama, malam yang penuh dengan alunan musik, makanan, minuman dan juga gadis-gadis sexy


...******...


Mungkin kecepatan mempunyai batasan, tetapi harapan untuk menang tidak pernah terbatas


Selanjutnya!! ཚBalapan'