Alstroemeria Of Almeria

Alstroemeria Of Almeria
Tantangan Alessandro



Tak lama kemudian Alessandro, Andres dan Laura tiba direstoran Plan B Spanish Resto


"Permisi, silahkan dilihat menunya" ujar pelayan restoran dengan ramah


"Terimakasih" ujar Alessandro


"Aku pesan Gazpacho dan minumnya Granizado, kalian?"


"Samain aja"


"Baiklah" ujar pelayan itu sambil pergi


Suasana pun terasa sangat canggung "Laura?" panggil Alessandro


"Iya" jawab Laura


"Boleh aku tanya sesuatu?" tanya Alessandro


"Iyaa" jawab Laura dengan santai


"Luiz yang dimaksud Kylie itu siapa?" tanya Alessandro penasaran


Terlihat Laura hanya terdiam dan tidak merespon pertanyaan Alessandro


"Jika kau tidak ingin membahasnya ya gapapa, lupakan saja" ujar Alessandro lagi


"Luiz temannya Kylie itu?" tanya Laura untuk memastikan


"Hem hmm!" Alessandro mengangguk


"Apa yang sebenarnya terjadi?" tanya Andres


"Maaf Ndres aku tidak ingin membahasnya sekarang"


Tak lama kemudian pesanan mereka pun datang "Ini pesanannya!" ujar pelayan restoran itu.


"Terimakasih"


Mereka pun menikmati makan malamnya. Saat Laura lagi mengunyah makanannya, tiba-tiba ada yang mengganjal di mulutnya, Laura mencoba mengambilnya


"Ada apa?" tanya Alessandro melihat Laura seperti orang kebingungan


Ternyata itu adalah sebuah cincin yang sangat indah "Cincin? Apa kalian yang memberikan ini?" tanya Laura dengan keheranan


Andres dan Alessandro pun keheranan, karena mereka tidak merasa memberikan cincin kepada Laura. Merasa ada terjadi kesalahan, Laura pun memanggil pelayan yang mengantarkan makanan mereka tadi


"Iyaa, apa yang bisa saya bantu?" tanya pelayan itu dengan ramah


"Aku menemukan cincin ini dalam makananku, kurasa kau salah mengantarkan pesanan." ujar Laura sambil menunjukkan cincinnya


"Kurasa tidak!" ujar pelayan itu dengan yakin


"Siapa yang memberikan cincin ini?" tanya Laura yang dipenuhi rasa penasaran


Tiba-tiba Maverick pun datang menghampiri mereka "Selamat malam!"


"Kau lagi, kenapa kau selalu mengikutiku?" ucap


"Aku ingin bicara berdua saja denganmu, Aku ingin bicara serius denganmu Laura" ujar Maverick


"Apa lagi yang harus dibicarakan, hubungan kita sudah usai bertahun-tahun yang lalu. Jika kau mau bicara, bicara saja disini?"


"Apa kau suka kejutanku!" ujar Maverick


"Oooo!! Jadi ini pemberianmu?" ucap Laura sambil menunjukkan cincin itu padanya "Ambil ini, aku tidak butuh ini" ujar Laura dengan kesal dan Laura langsung bergegas pergi dari sana dan meninggalkan mereka.


"Laura!!" panggil Maverick yang hendak mengejarnya


Tiba-tiba Alessandro memengang tangan Maverick untuk menghentikannya mengejar Laura "Hei kau..!" panggil Alessandro "Kenapa kau selalu mengganggu dia, apa kau tidak lihat dia tidak ingin bertemu denganmu?" ucap Alessandro dengan kesal


"Itu bukan urusanmu!" jawab Maverick dengan dingin sambil menepis tangan Alessandro yang memengangnya


"Tentu saja itu urusanku" Alessandro mulai emosi dengan sikap Maverick


"Emangnya siapa kau, apa kau pacarnya? Lihat keadaanmu sobat" ujar Maverick menghina Alessandro


"Maksudmu apa?" tanya Andres untuk memperjelas omongannya tadi


"Maksudku jelas bukan! Lihat sendiri temanmu ini" ujar Maverick pada Andres


"Hemmm, aku itu lebih baik dari dirimu! Kau pria yang memalukan, tidak bisakah kau menghargai keputusan wanita" ucap Alessandro


"Benarkah, dari segi apanya? Aku tidak melihat kau itu lebih baik dariku" Maverick mempertahankan kelebihan dari Alessandro


"Apa kau menantangku?" ujar Alessandro dengan nada tinggi


"Iya jika kau anggap begitu" jawab Maverick dengan santai


"Apa tantanganmu?" tanya Alessandro


"Terserah dirimu, aku berikan kesempatan untukmu memilih"


"Baiklah, kita akan battle instrumen direstoran ini, dan biarkan para pelanggan disini yang akan menilai siapa yang terbaik diantara kita" ujar Alessandro dengan suara tinggi


Tiba-tiba pandangan semua pelanggan disana menuju ke Maverick dan Alessandro.


"Alesso apa yang kau katakan! Maverick! Aku tidak bermaksud untuk ikut campur, tapi bisakah kau menghargai keputusan orang, aku tidak tau apa masalahmu dengan Laura, tetapi setidaknya mengertilah" ujar Andres


"Dia tidak akan mengerti Ndres" jawab Alessandro menyindir Maverick


"Mohon maaf tuan, jangan membuat keributan disini, kalian menganggu pelanggan yang lain" ujar seorang pelayan yang memotong pembicaraan mereka


"Kami mohon maaf pak, aku akan atasi semua ini" ujar Andres pada pelayan restoran itu


"Baiklah" pelayan itu bergegas pergi meninggalkan mereka


"Hmm, apa yang kudapatkan jika aku menang?" tanya Maverick dengan penuh keyakinan


"Aku tidak akan mengganggumu untuk mendekati Laura dan kau bisa kembali padanya lagi" jawab Alessandro


"Alesso apa yang kau katakan, sadarlah" ucap Andres


"Kau diam saja Ndres! Ini urusanku dengannya" jawab Alessandro dengan angkuhnya


"Sebenarnya ini tidak ada urusannya denganmu, tapi karena kita sudah sepakat, maka aku tidak akan mundur." jawab Maverick


.........................


Keesokan paginya, saat sarapan Andres meminta Alessandro untuk memikirkan kembali tatangan yang dikasih sama Maverick itu


"Kenapa kau mempertaruhkan Laura sebagai hadiah dari tantangan kalian? Tanpa sepengetahuannya" tanya Andres yang tidak setuju dengan keputusan konyolnya Alessandro


"Tenang saja, aku pasti bisa mengalahkannya" ujar Alessandro dengan penuh keyakinan


"Kau hanya berfikir satu arah saja, coba bayangkan jika kau kalah, apa yang terjadi pada Laura?" ujar Andres memberitahu


Melihat temannya sendiri tidak mendukung perjuangannya, membuat Alessandro kesal dengan Andres "Kau seharusnya mendukungku!!" teriak Alessandro mulai kesal


"Iya aku akan selalu mendukungmu, tapi coba pikirkan lagi! Kurasa keputusanmu itu suatu kesalahan yang fatal" ucap Andres menegaskannya lagi


"Kau sama saja dengan mereka, aku tau aku cacat dan tidak bisa melakukan apapun, itukan maksudmu?" ucap Alessandro dengan nada tinggi


"Bukan begitu_" jawab Andres membela dirinya


"Sudahlah, aku tidak ingin melihat orang yang tidak mendukungku, kau sama saja seperti mereka, mungkin lebih parah" ujar Alessandro memotong pembicaraan Andres


Andres merasa tersinggung dengan omongan Alessandro itu, Alessandro sangat terobsesi dengan Laura, dia tidak memikirkan hal buruk yang terjadi akibat tantangan mereka itu, dengan kesal Andres pergi meninggalkan Alessandro dan kembali ke apartemennya.


...............................


Bulan menyinari gelapnya malam, di restoran Plan B Spanish Resto mereka akan menunjukkan kehebatannya untuk menunjukkan kelayakannya. Terlihat Maverick menghampiri Alessandro "Apa kau sudah siap?" tanya Maverick


"Tentu saja, persiapkan kekalahanmu itu" jawab Alessandro dengan penuh keyakinan


"Iya, kuharap kau akan menang!" ucap Maverick dengan nada menyindir


"Kita liat saja nanti!"


"Ladies and gentleman, malam ini adalah malam yang istimewa untuk kalian semua. Pada malam ini sepasang pemuda akan memberikan sedikit hiburan untuk kalian yaitu dengan memainkan alunan alat musik, kami memberikan kepada para pelanggan setangkai bunga mawar, bunga itu nanti akan kalian masukan ke salah satu vas bunga yang telah disediakan, setiap vas bunga itu akan mewakili pemuda yang menghibur kalian, yang mana alunan musik yang paling bagus dan kalian sukai."


"Huuuu prok prok prok prok"


"Apa kalian sudah siap untuk menyaksikan penampilan pertama"


"Tentu saja, cepat kami menunggu" teriak salah satu pelanggan


"Huuuuuu, prok prok prok"


"Baiklah, sekarang kita akan memulai hiburannya, untuk penampilan pertama, Alessandro."


"Prok prok prok prok"


Alessandro pun memainkan gitarnya dengan sangat indah, setiap petikan yang dihasilkan menghanyutkan para pendengarnya, instrumen yang sangat romantis, semua para pelanggan sangat terpesona melihat penampilan dari Alessandro.


"Terimakasih untuk penampilan pertama, wow amazing!! Jujur Instrumennya membuat saya teringat dengan mendiang istri saya, ini luar biasa terimakasih Alessandro"


"Huuuu, Bravo bravo" teriak para pelanggan


"Baiklah untuk penampilan kedua kita yaitu Maverick "


Maverick pun memainkan alunan biolanya dengan memukau, setiap gesekkan menghasilkan nada yang begitu indah, Maverick pun menari sambil memainkan biolanya itu, dia menghampiri setiap para pelanggan untuk ikut menari dengannya, semua orang ikut terlarut dalam alunan yang dimainkan Maverick, semua orang ikut menari dan berdansa.


"Wow, terimakasih untuk Maverick, seperti para pelanggan sangat terhibur dengan alunan musik yang anda mainkan, saya sangat kebingungan untuk menentukan siapa yang terbaik diantara mereka, keduanya sangat bagus, dan sekarang keputusan kalian semua untuk menilai siapa yang paling bagus dengan memasukkan bunga mawar ini ke vas bunga yang tertulis nama mereka tepat di hadapan kalian. Baik silahkan..."


Para pelanggan pun juga ikut kebingungan untuk menentukan siapa yang lebih bagus, karena mereka harus memutuskan siapa yang terbaik mereka pun pergi dan memberikan setangkai bunga mawar kepada penampilan yang disukai. Setelah semuanya memberikan bunganya ternyata jumlah bunga mawar yang diterima Maverick adalah 57 tangkai sedang Alessandro hanya mendapatkan 56 tangkai. Oleh karena itu penampilan Maverick yang paling bagus dengan perbedaan 1 tangkai bunga mawar.


"Boleh saya bicara?" tanya Maverick pada pembawa acara itu


"Tentu saja!"


"Terimakasih untuk dukungannya, saya sangat senang bisa menghibur kalian semua disini. Saya sangat berharap kalian semua terhibur dan sekali lagi terimakasih" ujar Maverick dengan senyuman kecilnya yang ditunjukkan untuk mengejek Alessandro


...*******...


Bagaimanakah kisah selanjutnya?


Next eps selanjutnya!!