Alstroemeria Of Almeria

Alstroemeria Of Almeria
Kembalinya masa lalu Laura



Sinar pagi menghangatkan embun didaunan, seorang pria sedang mencari camilan untuk di rumah di toko kue itu, ketika dia melihat sosok yang sudah sangat lama tidak bertemu, tapi tiap detail wajahnya tak mampu dia lupakan. "Laura" ujar pria itu


Pria itu mendekati Laura yang sedang memilih kue-kue kering dan beberapa kripik di bagian lorong toko kue itu.


"Laura?" panggil pria itu


Laura menoleh kepadanya dan dengan kaget saat melihat orang yang menyapanya itu adalah mantan kekasihnya dulu "Maverick?!!!" Pekiknya, kemudian buru-buru menutup mulutnya, menyadari betapa lumayan keras dia bersuara.


"Apa kabar Laura?" tanya Maverick dengan sangat senang bisa bertemu dengan kekasihnya dulu


"Kau? Mau apa kau kesini?" ujar Laura terlihat kesal dan benci


"Ya aku ingin membeli sesuatu, kebetulan bertemu denganmu disini, sudah lama kita tidak bertemu!" jawab Maverick dengan lembut


"Ku harap kita tidak akan bertemu lagi Maverick!" ujar Laura sambil pergi dari hadapanya,


"Apa yang kau katakan?" tanya Maverick yang tidak percaya dengan perubahan sikap Laura


"Yaa! Aku harus pergi sekarang" ujar Laura sambil membayar belanjanya kekasir


"Laura tunggu!" panggil Maverick


Laura tidak menghiraukannya, dia langsung keluar dari toko itu dan pergi menjauhinya


"Laura laura! Tunggu" panggil Maverick mengejarnya, saat iya mendekati Laura dia memegang tangan Laura untuk menghentikannya


"Ada apa lagi?" tepis Laura dengan kasar


"Aku tau kau masih membenci diriku, aku akui jika aku terlalu naif mempercayai tuduhan itu, jujur hatiku tak pernah percaya kejadian itu Laura, dan sampai saat ini aku tidak bisa melupakanmu! Tidak bisa, tolong maafkan aku" ujar Maverick dengan sedih


"Hehmm hahaha, maaf! Aku sudah melupakanmu Maverick,kau terlambat, maafkan aku karena telah hilang rasa cinta ini untukmu, sekarang pergilah dari hidupku!" tegas Laura


"Laura! Aku mohon, aku mohon Laura" ujar Maverick sambil berlutut dihadapannya, semua orang memperhatikan pasangan itu dan itu membuat Laura merasa sangat malu "Apa yang kau lakukan? Kau tidak lihat semua orang melihat kita" ujar Laura


"Aku tidak peduli dengan mereka, lihat mataku Laura, aku benar-benar minta maaf." ujar Maverick dengan tulus


Laura menggelengkan kepalanya dan dia bergegas pergi meninggalkan pria yang gila itu


"Laura!!" panggil Maverick dengan penuh harap


....................................


"Ini sangat berat bagiku Ndres, aku kehilangan ibuku, aku tidak bisa menerima kenyataan ini" ujar Alessandro yang rapuh


"Alesso jangan menyiksa dirimu seperti ini, ibumu adalah orang baik, dia tidak ingin melihatmu seperti ini, aku tau perasaanmu, tapi kau masih punya kami, apa kau tidak mengganggap aku adalah saudaramu" ujar Andres menguatkan Alessandro untuk menerima semua kenyataan


"Terimakasih Ndres, selama ini kau selalu mendukungku, sekarang aku hanya punya kamu teman, Baltasar juga pergi meninggalkanku, Emilia juga, mhaha! Kau mau kan tidur disini malam ini?" tanya Alessandro


"Tentu saja! Aku tidak akan meninggalkanmu dalam keadaan seperti ini" jawab Andres


.......................................


Burung kenari menghiasi langit yang mulai disinari cahaya fajar, hari demi hari berlalu Alessandro mulai terbiasa dengan kehidupan barunya kehidupan tanpa seorang ibu disisinya.


"Ayo cepat Andres kita hampir terlambat, 20 menit lagi aku masuk kelas!" teriak Alessandro menyuruh Andres bergegas


"Iyaa iyaa! Aku udah siap, ayo berangkat, kunci mobilku dimana ya?" tanya Andres sambil terburu-buru


"Hmmm ayolah!"


"Iya-iya sebentar, Bi!! Bibi" panggil Andres


"Iya" jawab bibi Rosy


"Apa bibi ada lihat kunci mobilku?" tanya Andres


"Tidak" jawab bibi Rosy sambil ikut membantu mencarikannya


"Baiklah, akan kucari dikantong celanaku kemarin, mungkin disana!" ujar Andres bergegas


"Buruan Ndres" teriak Alessandro


"Nah ini dia!" ujar Andres saat menemukan kunci mobilnya


....................................


Di halaman kampus, Maverick sedang menunggu kedatangan Laura sambil bersandar didepan mobilnya dengan sebuket mawar putih.


"Entahlah, dia sangat tampan bukan?" tanya balik cewek itu


Mereka pun datang menghampiri Maverick yang lagi sendirian itu


"Hai, kau menunggu seseorang ya?" sapa cewek cantik yang berusaha menggodanya, Maverick terlihat tidak merespon mereka sama sekali


"Apa kau salah satu mahasiswa disini, aku tidak pernah melihatmu?" tanya cewek itu lagi sambil menyapu-nyapu sedikit debu dibahunya.


Maverick terlihat risih dengan sikap cewek-cewek itu, tak lama kemudian Maverick melihat Laura sedang pergi bersama dengan dua orang cowok.


"Laura!" panggil Maverick sambil menghampiri Laura


"Hmmm dia lagi?" ujar Laura terlihat kesal dengan kedatangan Maverick


"Siapa dia?" tanya Alessandro penasaran


"Bukan siapa-siapa ayo kita pergi!" ujar Laura sambil bergegas pergi


"Laura!" panggil Maverick sambil memegang tangan Laura


"Lepaskan, berani sekali kau menyentuhku" tepis Laura


"Aku menunggumu dari tadi, aku bawakan bunga mawar untukmu" ujar Maverick dengan manis


Alessandro dan Andres pun saling berpandangan kebingungan dengan pria yang tiba-tiba datang memberikan bunga kepada Laura


Dari jarak jauh Luiz melihat Maverick bersama Laura, Alessandro dan Andres


"Itukan Maverick?" ujar Luiz pada Kylie dengan kaget


"Hah! Dia kembali dari Amerika, apa yang dia lakukan disini?" Kylie bertanya-tanya kebingungan


"Sepertinya dia ingin mendekati Laura kembali" ujar Luiz mencoba menebak, tiba-tiba wajah Kylie terlihat kesal "Ada apa denganmu?" tanya Luiz penasaran


"Tidak ada apa-apa?"


"Lihatlah wajahmu, apa kamu cemberu?" tanya Luiz lagi


Disisi lain, Laura begitu kesal dengan kembalinya Maverick kehidupannya "Kenapa kau datang setelah pergi tanpa kabar?" tanya Laura dengan nada tinggi


"Kau tau kan? Aku pindah ke sekolah asrama di Amerika, karena orang tuaku ditugaskan berkerja disana" ujar Maverick membela diri


"Iya aku tau, bukankah kau menolak untuk pergi ke Amerika, tapi saat mereka menuduhku berkhianat darimu, kau langsung pergi dan kau pergi ke Amerika tanpa pamit." ucap Laura dengan tagas


Tiba-tiba Kylie datang memotong pembicaraan mereka "Maverick! Apa kabar?" tanya Kylie dengan menggoda


"Kylie? Aku baik" jawab Maverick


Laura mulai risih dengan keadaan ini "Apa yang terjadi? Alesso, apa Laura tidak memperkenalkan dia padamu, ini Maverick mantan kekasihnya Laura. Laura! Ayolah lupakan masa lalu itu, Maverick sudah memaafkanmu" ujar Kylie menyindir Laura sambil mengambil bunga yang dibawa Maverick dan memberikan pada Laura


"Memaafkan! Apa maksudmu?" tanya Laura dengan membuang bunga itu


"Semua orang tau kau selingkuh dengan Luiz dan kau kepergok didalam toilet sekolah bersamanya kan?" ujar Kylie mengingatkan kejadian itu


"Cukup Kylie!!" teriak Laura dengan Emosi


Alessandro sangat kebingungan apa yang dimaksud oleh Kylie, dia tidak menyangka wanita yang dia taksir selama ini seperti itu "Andres bawa aku pergi dari sini, ini bukan urusan kita!" ujar Alessandro dengan tidak percaya apa yang dia dengar


"Alesso!!" panggil Laura menghentikan temannya itu "Apa kau puas! Memfitnahku didepan teman-temanku" teriak Laura


"Apa yang kau katakan Kylie?" tanya Maverick dengan kesal


"Apa? Aku mengatakan yang sebenarnya" jawab Kylie tanpa rasa bersalah


"Dulu aku iya melakukan kesalahan, sekarang tidak! Aku sudah tau semua kebenaran itu, itu hanya jebakan" ucap Maverick memberitahu


"Jebakan?!"


"Iya tapi aku tidak tau siapa yang melakukan itu." jawab Maverick sambil bergegas pergi


...**********...


Bagaimanakah kisah selanjutnya?


Next eps selanjutnya!