
Ini adalah pengetahuan baru bagi Zhara, jujur saja Zhara benar benar kagum dengan kemampuan dan kepintaran Seo Yun, bahkan di masa lalu dialah yang selalu memikirkan rencana bertahan hidup dan strategi bertarung yang baik.
Dia adalah orang terpintar yang pernah Zhara temui, bisa dibilang kepintaran Seo Yun sudah melebihi kepintaran Zhara.
Kembali ke sisi Zhara.
Setelah mengetahui jika hampir sebagian penduduk bumi terjangkit virus yang akan mengubah mereka menjadi Zombie ketika terpapar cahaya merah, tentu Zhara ingin mencegahnya.
"Jadi kita harus mencari obat untuk menyembuhkan orang yang terjangkit virus itu, ya...." guamam Zhara.
"Kurasa tidak semudah itu." potong Seo Yun.
"Kenapa?" tanya Zhara sedikit kebingungan.
"Aku sudah melakukan penelitian tentang itu dan semuanya berakhir sia sia. Jika virus itu terkena zat yang bersifat sebagai penyembuh akan mengakibatkan sel sel tubuh manusia rusak dan membahayakan nyawanya, jadi aku berhenti melakukan percobaan itu setelah gagal berkali kali...."
"Jadi apa tidak ada yang bisa kita lakukan?" tanya Zhara, berharap mendapatkan solusi dari Seo Yun.
Seo Yun menatap mata Zhara secara langsung dan berkata,"Oleh karena itu aku membutuhkan bantuanmu."
"Selama kita bisa mencegah terjadinya Apocalypse, aku bersedia melakukan apapun." balas Zhara serius.
"Itu kata kata yang kuinginkan darimu." ujar Seo Yun sambil tersenyum, lalu melanjutkan,"Beberapa bulan yang lalu bukankah kau pernah melawan para mutant buatan milik perusahaan Alastrine Industrions?"
Seo Yun pasti sudah menyelidiki hal itu, jadi dia sudah mengetahuinya.
"Itu benar." balas Zhara tanpa berniat menyembunyikan apapun.
"Ini hanya perkiraanku saja, tapi sepertinya kita bisa menyembuhkan virus Zombie di tubuh orang orang dengan rekayasa genetika milik perusahaan Alastrine Industrions, jadi aku ingin kau mendapatkan Chip penelitian mereka."
Sebelumnya Zhara pernah mengincar Chip penelitian milik perusahaan Alastrine Industrions, tapi mendapatkan kegagalan karena ditipu dengan Chip palsu.
Bahkan ketika melakukan penyerangan ke perusahaan Alastrine Industrions, Zhara tidak berhasil mendapatkan Chip itu, dan sekarang Seo Yun memintanya untuk mendapatkan Chip itu kembali.
"Aku tidak tahu dimana Chip itu berada, tapi sepertinya itu sudah ikut hancur bersama dengan kematian Mr. Amril..." kata Zhara.
"Tidak, menurut kesimpulanku Chip itu masih ada tetapi sudah berpindah pemilik."
Zhara mengerutkan keningnya,"Bisa kau jelaskan lebih detailnya?"
"Baiklah."
Seo Yun mulai menjelaskan tentang alasan dari kesimpulannya.
Ketika Zhara pergi dari perusahaan Alastrine Industrions karena sudah dikepung oleh pihak kemiliteran, mereka pasti melakukan olah TKP di tempat kejadian untuk mengetahui penyebab terjadinya kebocoran radiasi dan penyerangan di sana.
Perusahaan itu sudah memiliki banyak sekali keanehan, mayat para mutan buatan yang dikenal sebagai Five Fingers pasti tergeletak di mana mana, serta jalan masuk ke ruang laboratorium bawah tanah sudah terbuka lebar.
Zhara dan yang lainnya tidak memiliki kesempatan untuk merapikan tempat itu agar tidak meninggalkan jejak.
Jadi ketika pihak kemiliteran melakukan olah TKP, seharusnya mereka mendapatkan bukti mengenai adanya penelitian manusia di tempat itu dan meliputnya ke publik mengingat banyaknya reporter yang ada di sana.
Tapi tidak ada laporan mengenai hal itu sama sekali bahkan setelah berbulan-bulan waktu berlalu.
Bukti tentang rekaman CCTV yang memperlihatkan penyamaran Zhara dan yang lainnya telah dihapus oleh Adney dan orang orang yang ada di perusahaan Futuristik Generation.
Jadi mereka sama sekali tidak mendapatkan barang bukti sama sekali.
Tapi yang menjadi pokok pembahasan disini adalah apa yang terjadi dengan perusahaan Alastrine Industrions? Pada akhirnya berita yang disampaikan ke publik hanyalah masalah kebocoran radiasi berbahaya.
Alastrine Industrions adalah perusahaan teknologi, jadi hal yang wajar adanya kebocoran radiasi atau zat zat berbahaya lainnya.
"Jadi maksudmu ada orang lain yang menyembunyikan penelitian manusia di perusahaan Alastrine Industrions?" tanya Zhara.
Dia memang sudah menyadari hal ini sebelumya, tapi terlalu disibukkan oleh perusahaannya sendiri.
"Hah..... Hal ini benar-benar membingungkanku." kata Zhara menghela nafas lalu duduk di kursi samping Seo Yun karena lelah berdiri.
"Tolong jangan dekat-dekat..." ujar Seo Yun terdengar risih.
Zhara tidak menanggapinya melainkan menatap mata Seo Yun lalu berkata,"Ngomong ngomong bagaimana caramu kembali ke masa ini?"
"Kita sedang membicarakan hal penting disini." balas Seo Yun dengan cuek.
"Aku akan setuju jika kau menjawab pertanyaanku terlebih dahulu." balas Zhara.
Seo Yun tidak memiliki alasan lagi untuk tidak menjawab pertanyaan Zhara, dia harus mendapatkan bantuan Zhara karena dialah satu-satunya orang yang bisa membantu rencananya.
Seo Yun berdecak kesal terlebih dahulu sebelum menjawab.
"Aku tidak tahu pastinya bagaimana, tapi sepertinya itu ada hubungannya dengan kristal yang ikut hancur bersamaku ketika aku mati di masa sebelumnya." kata Seo Yun.
"Anti-Life Equation."
"Apa?"
"Nama kristal itu adalah Anti-Life Equation, aku juga kembali ke masa ini karena mati bersamaan dengan hancurnya kristal itu." kata Zhara.
Sebelumnya ketika Zhara melawan Being X pasca Apocalypse, dia memasukan sebuah kristal ke dalam mulutnya yang membuat ledakan besar yang menghancurkan makhluk itu serta dirinya.
Kristal itu adalah Anti-Life Equation yang sama dengan milik Seo Yun.
"Jadi memang benar jika kristal itu penyebab kita berdua kembali ke masa sebelum Apocalypse?"
"Kurasa itu benar."
"...... Apa kau mati menggunakan kristal itu karena kau sudah tahu tentang kekuatannya yang mampu mengirim ke masa lalu itu?" tanya Seo Yun.
"Tidak, aku juga tidak tahu tentang hal itu sebelum aku mengalaminya sendiri." balas Zhara.
Ya, jika dia sudah tahu tentang kemampuan Anti-Life Equation maka Zhara tidak akan kebingungan ketika pertama kali kembali ke masa lalu.
"Jadi.... sejak kapan kau kembali ke masa sekarang?" tanya Zhara lagi.
"Itu..... sekitar 3 bulan lalu...."
"Hah?"
Zhara sedikit terkejut mendengar jawaban dari Seo Yun.
Seo Yun adalah orang yang pertama kali mengalami kematian dengan Anti-Life Equation, sedangkan Zhara mengalami kematian jauh bertahun-tahun ke depannya, jadi bagaimana mungkin Zhara terlebih dahulu kembali ke masa sekarang?
"Aku tidak bohong, ketika aku kembali ke masa sekarang aku sedang berada di samping ayahku yang sedang terbaring sakit, aku juga sangat terkejut mendengar kabar tentang perkembangan teknologi yang berkembang pesat itu...." ujar Seo Yun.
Seo Yun melanjutkan,"Tapi tepat ketika sebelum diriku mati, aku berharap kembali ke masa lalu dimana ayahku masih hidup dan berjanji untuk menjaga dirinya ketika sakit."
Jadi bisa dibilang Seo Yun kembali ke masa sekarang tepatnya 3 bulan lalu di samping ayahnya yang sedang sakit adalah karena harapannya ketika dirinya mati di masa Apocalypse, dan Zhara juga seperti itu.
'Jadi Anti-Life Equation juga bisa mengabulkan keinginan, ya....' batin Zhara.
Tapi pada akhirnya apa itu Anti-Life Equation?
Seorang pria misterius mengincar benda itu dengan cara mengendalikan tubuh Zhara untuk membunuh Seo Yun tanpa alasan.
Zhara ingin balas dendam kepada pria itu tapi tidak menemukan jejaknya sama sekali bahkan sampai akhir hayatnya seolah olah pria itu menghilang begitu saja dari masa Apocalypse.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...𝐽𝑖𝑘𝑎 𝑀𝑒𝑛𝑒𝑚𝑢𝑘𝑎𝑛 𝑇𝑦𝑝𝑜 𝐴𝑡𝑎𝑢 𝐾𝑒𝑠𝑎𝑙𝑎𝒉𝑎𝑛 𝐷𝑎𝑙𝑎𝑚 𝑃𝑒𝑛𝑢𝑙𝑖𝑠𝑎𝑛, 𝑇𝑜𝑙𝑜𝑛𝑔 𝐵𝑒𝑟𝑖𝑡𝑎𝒉𝑢 𝐴𝑢𝑡𝒉𝑜𝑟 𝐿𝑒𝑤𝑎𝑡 𝐾𝑜𝑚𝑒𝑛𝑡𝑎𝑟 𝑃𝑎𝑟𝑎𝑔𝑟𝑎𝑓 𝐴𝑔𝑎𝑟 𝐶𝑒𝑝𝑎𝑡 𝐷𝑖𝑟𝑒𝑣𝑖𝑠𝑖...