1095 DAYS BEFORE THE APOCALYPSE

1095 DAYS BEFORE THE APOCALYPSE
Chp 58: Undangan Pesta



...[730 Days Before The Apocalypse]...


Di pagi hari yang cerah, Zhara mengawali harinya dengan menyantap sarapan paginya sendirian di mansion mewahnya, tidak ada seorangpun disana kecuali dia dan beberapa pelayan yang menyiapkan sarapannya.


Zhara menyantap makanan mewahnya itu dengan tenang dan tanpa suara sedikitpun, hanya suara sendok dan garpu saja yang terdengar di atas piring.


Beberapa saat setelah sarapan pagi, Zhara keluar dari mansionnya dengan mengendari mobil Miura Nova.



Zhara melaju di tengah kota yang tampak sangat padat dengan banyak kendaraan yang berlalu lalang, namun mereka langsung menepikan kendaraan mereka ketika melihat mobil Zhara yang merupakan jenis mobil satu satunya yang ada di dunia.


Mobil itu adalah hadiah khusus dari Ferruccio Kilberg yang mempunyai perusahaan lokomotif terbesar di dunia sebagai ucapan selamatnya kepada Zhara karena telah mendapatkan kesuksesan di dunia perbisnisan.


Ketika Zhara sedang asyik mengemudi, pemberitahuan tiba tiba muncul HPC miliknya.


[Ding~ Anda mendapatkan panggilan dari Nona Aurel, apakah anda ingin menerimanya?]


Itu merupakan suara kecerdasan buatan yang ada di setiap HPC, namun milik Zhara tentu jauh lebih canggih daripada yang lainnya karena memiliki akses sistem tak terbatas.


"Hubungkan." ujar Zhara masih fokus mengemudi.


HPC milik Zhara bercahaya dan menampakan sebuah layar semi transparan di udara, itu adalah salah satu fitur HPC yaitu hologram yang dapat digunakan bahkan di tempat terang sekalipun.


Di layar hologram itu, sosok Aurel terlihat lebih cantik daripada sebelumnya karena waktu yang berlalu sudah cukup lama.


Tapi Zhara tidak terlalu tertarik padanya karena tidak ada alasan kuat untuk mendapatkannya, dari peristiwa sebelumnya Zhara telah belajar untuk menjadi serius dalam tujuannya dan tidak melakukan hal yang tidak perlu.


Namun jika hal itu diperlukan, Zhara akan melakukan dengan serius tanpa menggunakan perasaan sama sekali.


Terbawa perasaan dalam menjalankan tujuan sama saja dengan kekalahan telak bahkan sebelum dia memulainya....


[Lama tidak bertemu Zhara, bagaimana kabarmu disana? apakah ada masalah di pertambangan?]


"Aku selalu baik... jangan basa basi, langsung saja katakan ada keperluan apa?"


Aurel membuka percakapan dengan sapaan, tapi Zhara membalasnya dengan cuek seperti biasa.


Saat ini Zhara sedang berada di Brazil untuk mengawasi pertambangan Adamantite miliknya.


Hutan Amazon  menjadi salah satu hutan terbesar yang terletak di Amerika Serikat akan tetapi Amazon juga memasuki wilayan negara lainnya yaitu Brasil, Kolombia, Peru, Venezuela, Ekuador, Bolivia, Guyana, Suriname, dan Guyana Prancis.



Zhara berada di Brazil karena hanya di negara itulah yang letaknya lebih dekat dengan lokasi pertambangan Adamantite miliknya.


Lokasi pertambangan yang begitu sukar untuk dilalui mengingat lebatnya hutan dan banyaknya hewan buas membuat pekerja tambang kesulitan untuk menghasilkan Adamantite dalam jumlah banyak.


Namun itu sudah di atasi oleh Zhara dengan cara menebang pohon dan membuat jalan menuju lokasi pertambangan.


Tindakan Zhara bisa dibilang sangat nekat dan tidak bermoral karena merusak alam, akibat tidakan itu suku suku pribumi di Amazon menjadi murka dan menyerang Zhara beserta para pekerja tambang.


Namun, orang orang primitif itu terlalu bodoh untuk memilih lawan mereka, apa yang bisa mereka lakukan dengan tombak dan panah primitif mereka melawan senapan api milik pasukan SIERRA?


Tentu saja semua hal yang terjadi di hutan Amazon mustahil diketahui oleh publik, kenapa? tentu karena Zhara telah membeli wilayah Amazon dan menjadikannya aset pribadinya.


Zhara sudah berbaik hati untuk membiarkan suku Amazon tinggal di wilayahnya, namun karena kebodohan yang mereka buat membawa kehancuran untuk suku mereka sendiri...


Kembali ke sisi Zhara.


[Baiklah kalau begitu, aku hanya ingin mengatakan jika ada undangan pesta untukmu dari tuan Kim Park Lee, CEO perusahaan Diamond Stars]


"Diamond Stars?"


[Benar, itu adalah perusahaan perhiasan terbesar di Korea Selatan... aku tahu kau tidak suka pertemuan formal seperti ini, jadi aku akan menolaknya saja untukmu...]


"Tunggu."


Aurel ingin mengakhiri panggilan dan menolak undangan pesta untuk Zhara, namun Zhara tiba-tiba menghentikannya yang membuat Aurel sedikit kebingungan.


[Ada apa?]


"Aku menerima undangan itu." ujar Zhara yang membuat Aurel kebingungan.


[Kenapa tiba tiba begini?]


"Aku hanya berpikir jika perusahaan kita bisa bekerja sama dengan perusahaan Diamond Stars, itu saja." kata Zhara lalu melanjutkan."Aku akan kembali ke Indonesia terlebih dahulu sebelum pergi ke Korea Selatan."


[Oh baiklah... aku akan mengirim seseorang untuk menjemputmu di bandara nanti]


"Baik."


Setelah itu panggilan diputus oleh Zhara yang mengubah haluannya menuju bandara tempat dimana pesawat jet pribadinya berada.


Sebenarnya tujuan Zhara menerima undangan yang diberikan CEO Diamond Stars adalah untuk menjual kristal yang dia curi lebih dari sembilan bulan lalu.


Zhara masih belum bisa menjualnya ketika dia baru saja mendapatkannya karena pasti akan di deteksi oleh tim penyelidik, jadi dia mengulur waktu untuk mendapatkan momen yang tepat untuk menjualnya.


Sebenarnya Zhara tidak lagi memerlukan uang dari hasil menjual kristal itu mengingat kekayaannya yang sekarang sudah di luar nalar seseorang, hanya saja Zhara berpikir jika keberadaan kristal itu di sisinya akan membawa banyak masalah yang tidak diinginkan sama seperti peristiwa 9 bulan lalu...


Alasan utama kenapa Zhara mengambil resiko untuk mencuri kristal itu adalah untuk mendapatkan uang, tapi bukan hanya itu melainkan kristal itu memiliki banyak kenangan indah bersama 'gadis itu' ketika masa Apocalypse.


Zhara masih ingat bagaimana dia begitu giat untuk mengukir kristal yang memiliki kekerasan luar biasa itu menjadi berbentuk burung merpati yang merupakan lambang dari kebebasan.


Tapi nyatanya keputusannya mambawa kristal itu berujung kesialan dengan kematian Evalina yang ternyata sangat ia sayangi....


Jadi Zhara ingin menyingkirkannya dengan baik yaitu melalui pelelangan yang dilakukan oleh perusahaan Diamond Stars.


Menurut pengetahuan Zhara, mereka tidak hanya memiliki pelelangan biasa, namun mereka juga memiliki pelelangan ilegal yang melelang banyak barang barang ilegal dan rahasia, selain itu identitas penjual juga sangat dirahasiakan jadi Zhara yakin dia pasti akan aman.


Setidaknya itu lebih aman daripada membuangnya begitu saja...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...𝐽𝑖𝑘𝑎 𝑀𝑒𝑛𝑒𝑚𝑢𝑘𝑎𝑛 𝑇𝑦𝑝𝑜 𝐴𝑡𝑎𝑢 𝐾𝑒𝑠𝑎𝑙𝑎𝒉𝑎𝑛 𝐷𝑎𝑙𝑎𝑚 𝑃𝑒𝑛𝑢𝑙𝑖𝑠𝑎𝑛, 𝑇𝑜𝑙𝑜𝑛𝑔 𝐵𝑒𝑟𝑖𝑡𝑎𝒉𝑢 𝐴𝑢𝑡𝒉𝑜𝑟 𝐿𝑒𝑤𝑎𝑡 𝐾𝑜𝑚𝑒𝑛𝑡𝑎𝑟 𝑃𝑎𝑟𝑎𝑔𝑟𝑎𝑓 𝐴𝑔𝑎𝑟 𝐶𝑒𝑝𝑎𝑡 𝐷𝑖𝑟𝑒𝑣𝑖𝑠𝑖...