1095 DAYS BEFORE THE APOCALYPSE

1095 DAYS BEFORE THE APOCALYPSE
Chp 36: Eksperimen Gila



...πΆπ’‰π‘Žπ‘π‘‘π‘’π‘Ÿ 𝐼𝑛𝑖 π‘€π‘’π‘›π‘”π‘Žπ‘›π‘‘π‘’π‘›π‘” π‘ˆπ‘›π‘ π‘’π‘Ÿ πΎπ‘’π‘˜π‘’π‘Ÿπ‘Žπ‘ π‘Žπ‘› π‘Œπ‘Žπ‘›π‘” π΅π‘’π‘Ÿπ‘™π‘’π‘π‘–π’‰π‘Žπ‘›, π‘€π‘œπ’‰π‘œπ‘› π΅π‘–π‘—π‘Žπ‘˜ π·π‘Žπ‘™π‘Žπ‘š π‘€π‘’π‘šπ‘π‘Žπ‘π‘Ž...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"A-apa yang akan kau lakukan pada kami." ujar Michael ketakutan ketika Zhara sudah berada didekatnya.


Sekarang hanya tersisa 2 orang temannya yang masih bersamanya, Michael yakin setelah giliran mereka selanjutnya pasti dirinya yang akan menjadi korban kegilaan Zhara.


"Tenang saja... Kali ini aku tidak akan bermain-main seperti sebelumnya." ujar Zhara menenangkan Michael, tapi perkataannya malah membuat Michael beserta kedua temannya semakin ketakutan.


Tidak bermain-main? Itu artinya Zhara mulai serius sekarang!


Zhara menyuruh ketiga sekretaris wanitanya untuk mengikat salah satu pemuda dengan lebih erat dan membukam mulutnya agar tidak berteriak sementara dia mengambil suntikan sepanjang 7 cm yang ada di kopernya lalu mengisinya dengan sebuah kotak kecil berisikan cairan berwarna hitam pekat.


Itu adalah cairan dari project Nanoteknologi yang dikembangkan oleh Aland, Zhara penasaran apa yang akan terjadi ketika materi asing seperti partikel Nano masuk ke dalam tubuh manusia, oleh karena itu Zhara membutuhkan bahan percobaan.


Orang yang dipilih menjadi subyek eksperimen gila Zhara meronta dengan ketakutan ketika Zhara telah selesai memasukan partikel Nano berwarna hitam pekat itu ke dalam suntikannya.


Walaupun dia tidak tahu apa itu, tapi yang pasti itu bukanlah sesuatu yang bagus...


"Bersiaplah..." ujar Zhara lalu bersiap untuk menyuntikannya ke dalam urat nadi di pergelangan tangan pemuda naas itu.


Ketika seluruh cairan telah disuntikan, terlihat urat pemuda itu yang berubah menjadi berwarna hitam dan membengkak sangat besar hingga bisa terlihat dengan jelas sementara kulit pemuda itu yang berubah menjadi sangat pucat, bukan hanya itu tapi tubuh pemuda itu bergetar hebat dengan matanya yang melotot hampir keluar.


"Hm... Begitu ya... Sepertinya partikel Nano bisa menyumbat peredaran darah dan merangsang sistem saraf manusia..." gumam Zhara lalu mencatatnya di buku catatan kecilnya.


Michael dan satu orang temannya yang melihat kejadian mengerikan yang dialami pemuda yang menjadi subyek eksperimen gila Zhara menjadi sangat ketakutan bahkan sudah mengompol di celana.


1 menit 36 detik telah berlalu semenjak pemuda itu disuntikan partikel Nano dalam tubuhnya, tubuh pemuda itu masih terus bergetar dengan nafas yang terengah-engah, jantungnya juga berdetak dengan sangat kencang akibat suntikan partikel Nano yang telah memasuki pembuluh jantung.


Jika dibiarkan lebih lama lagi pemuda itu pasti akan mati dan Zhara tidak mau hal itu terjadi, bukan karena kasihan tapi karena tidak ingin kehilangan subyek percobaannya.


Oleh karena itu Zhara kembali menyuntikan sesuatu pada tubuh pemuda itu, tapi kali ini bukan sesuatu yang aneh seperti partikel Nano melainkan senyawa Antiodaksi.


Antioksidan adalah senyawa yang memiliki fungsi untuk memerangi efek negatif yang berasal dari radikal bebas sementara Radikal bebas adalah molekul yang kehilangan satu buah elektron dari pasangan elektron bebasnya, atau merupakan hasil pemisahan homolitik suatu ikatan kovalen.


Walaupun partikel Nano dan Radikal bebas tidak bisa diidentifikasikan sebagai suatu zat/molekul yang sama, tapi untuk itulah tujuah dari sebuah eksperimen.


Antioksidan disuntikan, dan setelah 3 menit 54 detik, masih tidak terlihat efek apapun pada kondisi subyek eksperimen malahan nafasnya semakin terengah-engah dan detak jantung yang semakin cepat bahkan sampai melebihi kecepatan detak jantung manusia normal.


'Ini aneh...' batin Zhara.


Zhara kemudian kembali menyuntikan sesuatu kepada tubuh pemuda menyedihkan itu, kali ini yang disuntikan adalah zat Psikotropika.


Psikotropika adalah zat atau obat yang bekerja menurunkan fungsi otak serta merangsang susuan syaraf pusat sehingga menimbulkan reaksi berupa halusinasi, ilusi, gangguan cara berpikir, perubahan perasaan yang tiba-tiba, dan menimbulkan rasa kecanduan pada pemakainya.


Walaupun Psikotropika termasuk ke dalam zat yang bersifat buruk, namun Psikotropika juga dapat dimanfaatkan dalam bidang medis


Beberapa jenis obat golonganΒ Psikotropika dimanfaatkan untuk pengobatan gangguan mental tertentu, seperti depresi, gangguan kecemasan, gangguan bipolar, gangguan tidur, dan skizofrenia.


Zat Psikotropika disuntikan untuk meredakan keadaan pemuda itu. Tapi tiba-tiba efek yang tidak pernah diduga Zhara terjadi dalam tubuh pemuda itu ketika Zat Psikotropika telah disuntikan dalam waktu 2 menit 54 detik.


Rambut pemuda itu rontok dan kulitnya melepuh bagaikan habis terendam air yang sangat panas, mulutnya mengeluarkan busa dengan giginya yang menjadi bertaring tajam sementara matanya yang semakin melotot dengan tidak normal.


Pemuda itu menggila bahkan sampai menelan kain yang ada di mulutnya lalu berteriak dan meronta bagaikan orang kesurupan.


Rosalie, Laura dan Iris tidak bisa menahan pergerakan pemuda itu yang sangat gila dan terlempar ke lantai dengan keras.


Kursi yang di dudukinya hancur berkeping keping bersamaan dengan tali yang mengikatnya putus.


Pemuda atau lebih pantas disebut 'makhluk' itu merangkak dengan keempat bagian tubuhnya yaitu kedua tangan dan kedua kakinya, dia mengerang dan meraung bagaikan anjing gila dilantai dengan mata yang menyeramkan senantiasa menatap Zhara.


"Aaaaahh!!!"


Michael dan 1 orang temannya berteriak histeris ketika melihat temannya yang telah menjadi monster dari hasil eksperimen gila Zhara.


Namun, tanpa mereka sadari mereka telah memancing makhluk itu dengan teriakan yang mereka lakukan.


Makhluk itu kemudian menoleh kearah sumber suara dan berjalan mendekatinya masih dengan matanya yang melotot dan mulut yang senantiasa mengeluarkan busa.


Makhluk itu telah sampai di dekat Michael dan 1 orang temannya, tapi tidak ada yang dia lakukan selain berdiam diri dengan wajahnya yang mengerikan.


'Sepertinya dia sensitif terhadap suara..' batin Zhara berspekulasi lalu mengisyaratkan ketiga wanitanya untuk tidak menimbulkan suara.


"Kumohon jangan sakiti aku..." gumam 1 orang pemuda dengan suaranya yang bergetar.


'Dasar bodoh...' batin Zhara.


Suara pemuda yang ketakutan itu memancing perhatian makhluk itu yang kemudian mendekatinya, lalu-


Crassh!


Makhluk itu memakan kepala pemuda itu dengan ganas, makhluk itu mencabik-cabik tubuh pemuda itu dan memakan organ dalamnya dengan lahap.


Sekarang dia benar-benar terlihat seperti monster sungguhan...


"A-aaahh!!"


Michael berteriak histeris karena terkejut dengan kejadian yang tidak terduga dan sangat mengerikan itu, namun naas teriakannya malah memancing perhatian makhluk itu.


Makhluk itu melesat kearah sumber suara yaitu Michael yang masih terikat dikursi dan langsung ingin memakannya, namun karena meleset makhluk itu malah menggigit lengan Michael sampai terpotong dengan sempurna.


"Aaaarrrgh!!"


Michael kembali berteriak kesakitan dan memancing makhluk itu untuk memakannya.


Tapi Zhara tidak ingin Michael mati tanpa tersiksa terlebih dahulu dan melesat kearah makhluk itu dengan sebuah kapak ditangannya.


Swoosh!


Cressh!


Kepala makhluk itu terpotong dengan sempurna tepat beberapa cm lagi memakan Michael. Kepala makhluk itu kemudian terjatuh dan tergeletak dipangkuan Michael yang sangat ketakutan dengan tubuh yang gemetaran.


Walaupun kepala makhluk itu sudah terpotong, tapi entah kenapa tubuhnya masih bisa bergerak dan ingin mencakar Zhara menggunakan kuku tajamnya.


Tentu Zhara tidak membiarkan hal itu terjadi dan mengayunkan kapaknya ke jantung makhluk itu, bukan hanya sekali tapi berkali-kali.


Ruangan yang awalnya telah dinodai oleh mayat pemuda berambut biru yang mati akibat lidahnya dicabut dan pemuda yang mati tanpa kepala kini kembali dinodai oleh mayat monster yang mengerikan.


"Cih! karena makhluk menjijikkan ini aku sampai kehilangan bahan eksperimenku..." ujar Zhara dengan kesal lalu melihat kearah Michael yang terlihat sangat kesakitan tanpa tangan kanannya.


"Apa boleh buat.. kurasa sudah saatnya untuk masuk ke acara utamanya..." ujar Zhara dengan seringai.


"T-Tidaaaakkk!!"


Dengan itu, pesta pembalasan dendam Zhara akhirnya dimulai setelah sedikit pemanasan...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...π½π‘–π‘˜π‘Ž π‘€π‘’π‘›π‘’π‘šπ‘’π‘˜π‘Žπ‘› π‘‡π‘¦π‘π‘œ π΄π‘‘π‘Žπ‘’ πΎπ‘’π‘ π‘Žπ‘™π‘Žπ’‰π‘Žπ‘› π·π‘Žπ‘™π‘Žπ‘š π‘ƒπ‘’π‘›π‘’π‘™π‘–π‘ π‘Žπ‘›, π‘‡π‘œπ‘™π‘œπ‘›π‘” π΅π‘’π‘Ÿπ‘–π‘‘π‘Žπ’‰π‘’ π΄π‘’π‘‘π’‰π‘œπ‘Ÿ πΏπ‘’π‘€π‘Žπ‘‘ πΎπ‘œπ‘šπ‘’π‘›π‘‘π‘Žπ‘Ÿ π‘ƒπ‘Žπ‘Ÿπ‘Žπ‘”π‘Ÿπ‘Žπ‘“ π΄π‘”π‘Žπ‘Ÿ πΆπ‘’π‘π‘Žπ‘‘ π·π‘–π‘Ÿπ‘’π‘£π‘–π‘ π‘–...