
Bendera merah musuh telah didapatkan oleh tim Frasier-01 tepatnya pihak Asher dan Queen, mereka saat ini tengah berlari dari kejaran puluhan robot tim AI yang senantiasa menembakan misil kepada mereka.
"Lindungi mereka apapun yang terjadi!" perintah Warren pada pasukannya.
Tanpa diperintahpun mereka semua sudah tahu harus melindungi orang yang membawa bendera musuh.
Setelah bendera di tancapkan pada base mereka maka kemenangan sudah pasti akan didapatkan.
Jadi mereka harus mengorbankan diri mereka demi mengawal Asher dan Queen menuju base mereka.
SWOOOSH!
BOOOM! BOOOM!
Beberapa robot musuh telah dimusnahkan oleh tembakan mematikan dari robot tim Ibelya, tim Zrayin juga turut memberikan bantuan dengan menjatuhkan beberapa musuh di bawah komando Felix Rogue.
Tapi bersamaan dengan itu juga beberapa tim Frasier-01 telah kalah dari pertempuran, khususnya orang orang dari tim Ibelya yang mengalami kerusakan parah pada robotnya.
'Cih! Apa apaan ini!? Serangan mereka semakin lama semakin baik dan terorganisir!' batin Warren.
"Sepertinya kita harus menyelesaikan ini secepatnya." kata Felix kepada Warren.
Tampaknya dia juga menyadari perubahan yang terjadi pada musuhnya.
"Aku setuju denganmu." balas Warren sembari menjatuhkan beberapa musuh lagi.
Sementara itu di sisi Asher dan Queen yang berlari dengan cepat sembari menghindari tembakan musuh yang mengejarnya, sebuah peringatan sistem dari HPC mereka tiba-tiba berbunyi.
[Peringatan, Energi pada sepatu jet hampir habis!]
Mereka berdua telah berlari cukup lama menggunakan sepatu jet mereka dan energinya sudah hampir habis, jadi Asher memilih untuk menghubungi Warren agar mau membantu mereka.
Setelah menghancurkan beberapa musuh, Warren berlari mendekati Asher dan Queen lalu membawa mereka berdua di tangan robotnya.
"Maaf sudah merepotkanmu." ujar Asher.
"Tidak masalah." balas Warren.
Warren menggerakkan robotnya dan berlari dengan cepat hingga menghancurkan pepohonan yang dilaluinya sambil membawa Asher dan Queen di tangannya.
Dari kedua sisinya muncul beberapa robot Supreme REKT yang dapat dikalahkan dengan sedikit usaha oleh pasukan Ibelya dan Zrayin bersama Felix.
Beberapa saat kemudian mereka berdua telah sampai di base mereka yang dijaga oleh puluhan Tim Taylor yang dipimpin oleh Jack Ryker dan tim Ibelya yang menggunakan robot Defender56 sebagai pertahanan utama.
Tapi bersamaan dengan itu seluruh pasukan AI telah tiba di base mereka dan mengepung mereka dari segala sisi.
"Mereka terlalu cepat!" ujar Felix.
"Lupakan itu, jika kita berhasil menancapkan bendera musuh di samping bendera kita, maka kemenangan pasti akan kita dapatkan!" balas Warren.
Warren kembali berlari kearah benderanya sendiri untuk mengantar Asher dan Queen meletakkan bendera musuh di samping bendera mereka.
SWOOOSH!
JEDARRR!
Tapi sebelum dia melangkah terlalu jauh, tembakan misil berukuran sangat besar tiba tiba meluncur dari tim AI dan tepat mengenai robotnya.
"Warren!!" teriak Felix.
Felix ingin berlari untuk menyelamatkan Warren, Asher, dan Queen yang masih di dalam tubuh robot itu yang hampir meledak, tapi itu sudah terlambat karena robot itu sudah meledak terlebih dahulu dan membuat asap hitam mengepul ke atas.
Felix sempat merasa sedih sekaligus putus asa untuk sesaat, tapi itu semua hilang ketika dia mendengar seseorang terbatuk-batuk dari samping robot yang meledak itu.
"Uhuk uhuk.... kami baik baik saja..."
Itu adalah Warren yang tergeletak di tanah tak jauh dari ledakan robot bersama dengan Asher dan Queen di sampingnya.
Tampaknya mereka berhasil melompat keluar sebelum robot itu meledak sepenuhnya.
"Apa yang kau tunggu!? mereka mulai bergerak!!" teriak Warren.
Tim AI telah bergerak dan menembak pasukan Frasier-01, tim Frasier-01 yang ditembak tentu tidak tinggal diam dan membalas tembakan mereka, maka dengan ini baku tembak dahsyatpun tak terhindarkan.
Felix mendapatkan kembali ketenangan dan ketegasannya, dia memerintah pasukannya dengan baik dan membuat strategi yang mematikan.
Walaupun mereka melawan robot tempur yang jauh lebih besar dan kuat dari mereka, tapi bukan berarti serangan mereka bisa diremehkan, hanya dengan satu tembakan Felix saja sudah bisa menghancurkan kaki robot Neohuman08.
Robot Defender56 pasukan Frasier-01 menjaga base mereka dengan baik, walaupun serangan mereka tipe gutling gun tapi itu juga merupakan serangan yang mematikan.
Mereka juga mengorbankan diri mereka untuk menjaga Queen yang membawa bendera musuh.
Hingga tak lama kemudian, bendera musuh berhasil ditancapkan dengan baik di samping bendera mereka.
[Pemenang pertandingan Capture The Flag: Tim Frasier-01, selamat atas kemenangannya!]
Pengumuman kemenangan telah diumumkan melalui pengeras suara dan seluruh HPC pasukan Frasier-01.
Queen dan Asher langsung menjatuhkan diri mereka ke pasir karena kelelahan setelah berlari menggunakan tenaga mereka sendiri tanpa bantuan sepatu jet.
Seluruh robot tim AI langsung nonaktif setelah pasukan Frasier-01 mendapatkan kemenangan mereka, membuat seluruh pasukan langsung menghirup udara kebahagiaan dan bersorak penuh semangat.
"Akhirnya selesai juga, ya....." ujar Felix.
"Aku tak percaya kita berhasil memenangkan pertandingan ini dalam satu kali percobaan." balas Warren.
"Bukankah ini pertanda jika pasukan kita itu benar benar hebat?"
"Itu ada benarnya juga..."
Felix dan Warren mengobrol dengan santai setelah mendapatkan kemenangan pertama mereka, mereka sangat senang dan bangga dengan pencapaian yang mereka dapatkan.
Tak lama setelah itu pesawat Shestopalov FH5 yang ditumpangi oleh Zhara dan Mark mendarat ke tempat para pasukan merayakan kemenangan mereka, lalu turunlah Zhara dan Mark dengan ekspresi bangga.
Melihat kedatangan Zhara, Warren dan Felix langsung bangkit dan memerintahkan pasukannya.
"Semuanya berbaris!" teriak Warren.
"Kurasa itu tidak perlu, kalian pasti kelelahan setelah pertempuran panjang tadi." kata Zhara menghentikan para pasukan berbaris.
Mendapatkan ijin, merekapun kembali ke tempat mereka sebelumnya, ada yang berdiri dengan sikap biasa dan ada juga yang duduk di pasir karena kelelahan.
Bahkan Asher dan Queen yang sebelumnya ingin bangkit dan berbaris langsung memilih untuk tiduran di pasir karena saking lelahnya mereka.
"Satu hal yang ingin kukatakan kepada kalian adalah... kalian sungguh hebat! aku tahu kalian masih belum kenal dengan rekan tim kalian, tapi kerja sama dan koordinasi serangan kalian semua sangat baik dan sempurna seolah olah sudah berteman selama bertahun-tahun, kalian semua adalah pasukan hebat yang patut di beri penghargaan!"
Mendapatkan pujian langsung dari Zhara membuat semua pasukan menjadi bangga, mereka bahkan sampai terharu dan mengeluarkan air mata kebahagiaan.
Zhara tahu jika sebagian dari pasukannya menerima luka ringan maupun berat, jadi dia tidak ingin membuang banyak waktu dan menyuruh mereka untuk pergi ke ruang perawatan di dalam pesawat Shestopalov FH5.
Dari pertandingan hari ini untungnya tidak ada korban jiwa sama sekali, dan dengan teknologi pengobatan Futuristik Generation yang maju maka seluruh luka para pasukannya bisa disembuhkan dengan baik.
Zhara menyuruh pasukan lainnya pergi ke ruang perawatan tapi tidak dengan para ketuanya seperti Warren, Felix, Jack, Asher, dan Queen. Zhara ingin berbicara dengan mereka secara pribadi.
"Kerja bagus kalian berlima." kata Zhara menepuk pundak mereka berlima.
""Terima kasih tuan!"" kata mereka serentak.
"Kepemimpinan kalian berlima sungguh hebat, aku tidak sabar melihat debut kalian lagi setelah ini tapi sayangnya tidak bisa karena aku harus kembali ke Seoul..." kata Zhara sedikit kecewa.
Tapi perkataan Zhara itu membuat kelima pemimpin hebat itu menelan ludah mereka sendiri.
"A-Apa maksud tuan dengan debut selanjutnya?" tanya Warren dengan sedikit gugup.
Dia bisa merasakan firasat buruk dari perkataan Zhara.
"Masih banyak pasukan Frasier-01 yang belum ikut serta dalam pelatihan Capture The Flag dan mereka butuh seorang pemimpin untuk itu, bukankah kalianlah pemimpinnya?" kata Zhara.
"I-Itu artinya...."
"Kalian akan ikut dalam pelatihan Capture The Flag bersama pasukan yang belum ikut pelatihan, kuharap kalian siap dalam satu minggu nanti." kata Zhara, lalu melanjutkan,"Aku akan kembali ke Seoul, jadi Mark akan menjadi pengarah kalian."
Mereka tidak tahu harus merasa senang atau sedih dengan hal yang telah diputuskan oleh Zhara, tapi yang pasti mereka ingin tidur nyenyak selama seminggu ini sebelum hari pelatihan kedua dimulai....