
...[720 Days Before The Apocalypse]...
Beberapa hari telah berlalu setelah pertemuan singkat namun sangat menegangkan bersama dengan Seo Yun, walaupun sempat menggagu pikirannya selama beberapa hari, tapi Zhara sudah tidak terlalu memikirkannya lagi.
Zhara merasa jika menjelaskan kebenaran di masa lalu tidak akan berguna melihat kebencian Seo Yun yang amat besar kepadanya.
Jadi Zhara tidak berniat untuk menemui Seo Yun setelah pertemuannya itu.
Jujur saja Zhara sedikit terkejut dengan kenyataan jika Seo Yun juga terlahir kembali ke masa sebelum Apocalypse terjadi, ini juga membuat Zhara berpikir apakah ada orang lain lagi yang terlahir kembali.
Tapi melihat perubahan dunia selama ini, Zhara tidak menemukan adanya keanehan sama sekali, hanya dirinya sendiri yang menyebabkan perubahan besar terhadap perkembangan teknologi dunia.
Tapi hal itu belum membuat Zhara percaya 100% jika tidak ada orang lain lagi yang kembali ke masa lalu selain dirinya dan Seo Yun.
Lupakan tentang itu, sekarang Zhara mempunyai hal yang lebih penting dari itu.
"Jadi tuan Zhara, bagaimana dengan kerja sama kita kedepannya?" ujar Ferruccio Kilberg.
Ferruccio Kilberg, seorang CEO dari sebuah perusahaan Modern Locomotive Company atau disingkat MLC, itu adalah perusahaan lokomotif terbesar yang berpusat di negara Swedia.
Ferruccio juga merupakan salah satu tamu dari luar negeri yang diundang oleh Kim Park Lee dalam pesta ulang tahun putrinya, oleh karena itu dia ada di Korea Selatan dan berhasil membangun kerja sama bersama Zhara.
"Tidak usah bersikap terlalu formal, tuan Kilberg... kita sekarang adalah mitra bisnis." kata Zhara.
"Um, baiklah kalau begitu panggil saja aku menggunakan nama depanku..." balas Ferruccio.
"Baiklah ini jauh lebih nyaman." kata Zhara, lalu melanjutkan,"Untuk masalah kerja sama kita, bagaimana jika pihak MLC....."
Zhara memberikan sarannya.
Pihak MLC akan mengirim sebagian dari pekerjaannya ke markas pusat Futuristik Generation yang ada di indonesia, mereka akan dilatih menggunakan teknologi terbaru yang lebih efisien dalam mendesain suatu kendaraan.
Mereka setidaknya akan dilatih dalam 1 bulan di markas pusat Futuristik Generation, dan kembali dengan ilmu pengetahuan baru.
Zhara juga menyarankan untuk lebih mementingkan ketahanan, kecepatan, dan kamanan kendaraan dibandingkan dengan kemewahan dan kemegahan.
"Jika begitu kita akan memerlukan banyak bahan untuk membuat badan kendaraan yang kuat, itu pasti akan memakan banyak biaya, selain itu semakin kokoh suatu kendaraan maka massanya pasti akan bertambah dan membuat kecepatannya berkurang drastis...." ujar Ferruccio.
"Tidak, kita akan menggunakan material Adamantite dari perusahaanku untuk membuat keseluruhan badan kendaraan..." kata Zhara membuat Ferruccio sedikit terkejut.
"B-Bukankah itu terlalu berlebihan?" kata Ferruccio gugup.
Perlu diketahui jika harga 1 kilogram adamantite bisa mencapai miliaran dolar jika dijual, teksturnya yang ringan tapi sangat kokoh membuat banyak pengusaha besar tertarik untuk membelinya.
Akan tetapi Zhara sangat ketat terhadap pengedaran adamantite miliknya, jadi tidak ada seorangpun yang bisa mendapatkannya tanpa persetujuan Zhara.
"Ini adalah bisnisku juga, jadi kurasa tidak masalah menggunakan aset pribadiku."
"Kalau begitu tidak ada lagi yang bisa kubantah..."
Walaupun Ferruccio senang dengan bisnis besarnya yang pastinya akan sangat maju dan menguntungkan, tapi Ferruccio merasa tidak nyaman karena hanya pihak Zhara yang mengeluarkan banyak biaya dibandingkan dengan pihaknya.
Jadi dia memutuskan untuk memberikan sebagian besar karyawannya kepada pihak Zhara secara percuma, Ferruccio tahu betul jika dia tidak akan bisa membantu menggunakan uang karena Zhara sendiri sudah sangat kaya.
Oleh karena itu dia memberikan sumber tenaga manusia kepada pihak Zhara.
Karena sudah ditawarkan sesuatu yang sangat baik seperti itu, maka Zhara hanya bisa menerimanya dengan senang hati.
'Dengan ini masalah alat transportasi di masa Apocalypse sudah terselesaikan...' batin Zhara.
Ketika masa Apocalypse, kendaraan kendaraan bermotor bukanlah alat transportasi yang aman digunakan, suaranya yang keras akan mengalihkan perhatian para Zombie dan rangkanya yang rapuh membuatnya mudah hancur.
Terlebih lagi Zhara berencana untuk membuat alat transportasi yang tidak menggunakan bahan bakar bensin ataupun solar yang akan menjadi sangat langka, melainkan sumber energi baru yaitu gas infected yang mudah didapatkan pasca Apocalypse.
Gas infected adalah sebuah gas berwarna merah pekat yang biasanya muncul di malam hari, gas ini sangat berbahaya bagi tubuh manusia tapi di masa depan gas ini menjadi menjadi sumber energi baru.
Kembali ke sisi Zhara.
Pembicaraan mengenai kerja sama bisnis dengan Ferruccio Kilberg telah selesai.
Ferruccio langsung kembali ke negaranya sendiri untuk menyiapkan karyawan yang akan dia kirim ke markas pusat Futuristik Generation.
Sementara Zhara dan Rosalie kembali ke apartemennya karena hari memang sudah gelap.
Ketika di luar apartemen, Zhara melihat Aland bersama dengan Iris yang ternyata sudah pulang dari pekerjaan mereka.
Mereka sama sekali belum pernah pulang ke apartemen semenjak mereka berangkat sebelumnya, ini membuktikan seberapa berat pekerjaan yang mereka miliki.
"Akhirnya aku bisa tidur nyenyak malam ini...." ujar Aland dengan lesu.
Ada lingkaran hitam di sekitar matanya, itu karena dia belum pernah tidur akhir akhir ini.
"Kurasa kau harus memberikan laporanmu dulu sebelum tidur." kata Zhara tiba tiba.
Aland dan Iris sedikit terkejut karena tidak menyadari keberadaan Zhara di dekatnya.
"Biar aku saja yang memberikan laporannya, kau bisa langsung tidur sekarang." kata Iris.
Orang yang sibuk bekerja selama ini hanyalah Aland, sementara Iris hanya bertugas menjaganya jadi dia masih sehat dan segar.
Zhara menyetujui saran Iris dan kemudian turun ke tempat makan yang ada di luar apartemen bersama dengan Iris dan Rosalie.
Disana, Zhara hanya memesan minuman dan duduk di ruangan privat agar tidak terganggu oleh pengunjung lainnya.
"Sekarang, bisa kau berikan laporanmu?" kata Zhara.
"Tentu." balas Iris lalu melanjutkan,"Kami sudah mendapatkan ijin untuk mendirikan markas kemiliteran di negara ini tapi dengan syarat kita harus turut melatih kemiliteran mereka."
"Aku tidak masalah dengan itu, selama pihak mereka mematuhi perintahku sepenuhnya, aku tidak keberatan melatih mereka." balas Zhara.
"Jadi kita akan menyetujuinya?"
"Tentu."
Ini juga salah satu tujuan Zhara datang ke negara ini, di Indonesia Zhara sudah membangun markas pusat perusahaannya dan Shelther pertamanya.
Zhara ingin membangun markas kemiliteran yang beberapa negara seperti Korea Selatan, China, Iran, Rusia, dan Canada.
Itu adalah beberapa negara dengan wilayah terbesar kecuali Korea Selatan.
Zhara memulai rencananya ini dari Korea Selatan terlebih dahulu karena disana jauh lebih mudah untuk mendapatkan ijin dibandingkan China atau Rusia yang sangat ketat dengan persoalan kemiliteran.
Perlu diketahui jika kemiliteran yang dimaksud disini bukanlah kemiliteran dari pihak negara Indonesia, melainkan kemiliteran dari perusahaan Futuristik Generation.
Adapun tujuan Zhara melakukan ini apa lagi kalau bukan untuk menyiapkan Apocalypse yang akan segera tiba.
Sebenarnya Zhara berencana untuk membangun lebih dari 1 Shelter pengungsian yang tersebar di seluruh belahan dunia, jadi untuk menunjang kekokohan Shelter yang akan dibuat Zhara perlu membuat pasukan kemiliteran terlebih dahulu.
Zhara tahu betul kalau dia tidak akan bisa menyelamatkan seluruh manusia di muka bumi ini, tapi setidaknya dia akan berusaha sebaiknya untuk menyelamatkan orang sebanyak yang ia bisa.