
Puluhan pesawat Shestopalov FH5 terbang dengan cepat di atas lautan korea selatan, membawa ratusan pasukan Frasier-01 di dalamnya.
Karena jumlah pasukan terlalu banyak jadi Zhara memilih untuk melakukan pelatihan secara bergantian. Saat ini yang melakukan pelatihan adalah kelompok 1 yang terdiri dari 1000 tim Zrayin, 1000 tim Ibelya, 1000 tim Ageverra dan 1000 tim Tailor.
Zhara sendiri juga ikut bersama para pasukan demi mengarahkan jalannya pelatihan bersama Mark.
Setelah terbang beberapa jam di atas lautan yang tidak berujung, mereka akhirnya sampai di sebuah pulau dengan hutan lebat dan cukup luas, kira kira luasnya hampir mencapai luas kota Seoul Korea Selatan.
Pulau itu termasuk dalam wilayah Korea Selatan tapi sudah dibeli oleh Zhara khusus untuk tempat pelatihan pasukan Frasier-01.
"Bersiap untuk mendarat." perintah Mark lewat walkie tolkie.
Puluhan pesawat Itupun turun dengan perlahan ke wilayah pantai pulau pelatihan setelah mendapat perintah Mark, menghempaskan semua pasir dan pohon pohon kelapa yang ada di dekatnya.
Setelah mendarat dengan sempurna, pintu kabin terbuka dan seluruh pasukan bergegas untuk keluar dan berbaris dengan rapi. Tak lama kemudian Zhara datang ditemani oleh Mark.
"Baiklah. Aku akan memberitahu pelatihan apa yang akan kalian jalani disini!" kata Zhara lalu melanjutkan,"Pulau ini sangat luas, tapi kalian bisa melihat map pulau ini dengan rinci melalui HPC kalian."
Para pasukan disuruh mengecek HPC mereka dan apa yang dikatakan Zhara memang benar, seluruh map pulau telah terinstall secara otomatis di HPC mereka, jadi mereka dapat melihat dengan detail seluruh bagian pulau.
Itu adalah pulau dengan sebuah gunung merapi besar ditengahnya, memiliki hutan yang lebat, pantai yang luas, dan zona yang berbeda seperti zona salju, zona padang rumput, zona bebatuan, dan lain sebagainya.
Akan tetapi ada sesuatu yang aneh dan membuat mereka kebingungan, yaitu adanya ratusan titik berwarna merah di seberang pulau yang terlihat dengan jelas dari map mereka.
Seolah olah tahu tentang kebingungan para pasukannya, Zhara langsung memberitahu mereka.
"Kalian pasti sudah melihat titik merah itu. Mereka itu adalah musuh kalian. Ratusan robot model Neohuman08, Defender56, dan Supreme REKT yang digerakkan oleh kecerdasan buatan. Kalian harus melawan mereka dan merebut bendera merah di base mereka, dan bersamaan dengan itu juga kalian harus menjaga bendera kalian!"
Semua pasukan sontak meneguk ludah mereka sendiri. Ratusan robot tempur canggih yang dikendalikan oleh kecerdasan buatan, itu bukanlah sesuatu yang biasa.
Sementara mereka hanya memiliki puluhan robot tempur di pihak mereka yang pastinya tidak sebanding dengan lawan mereka.
Tapi mereka tidak gentar karena ketakutan, melainkan bersemangat untuk memenangkan pertarungan gila ini.
Zhara tersenyum bangga, bukannya takut akan kematian, mereka lebih takut akan kekalahan. Inilah sikap seorang prajurit yang memiliki loyalitas besar.
"Baiklah! Apa yang kalian tunggu? Cepat maju dan kalahkan musuh!!" teriak Zhara.
""Ooooorrrraa!!!""
Seluruh pasukan mengangkat tangannya, berteriak dengan penuh tekad. Mereka kemudian maju dengan terorganisir dan terencana, berpencar ke seluruh penjuru pulau untuk melakukan sergapan terencana.
Tapi tentu saja mereka juga menempatkan beberapa prajurit untuk menjaga bendera mereka, diantaranya adalah 10 robot Defender56 dan seluruh tim Tailor yang bertugas sebagai pertahanan garis belakang.
Zhara dan Mark kembali menaiki pesawat dan terbang ke atas pulau agar tidak menggangu pertempuran dan hanya memantau dari balik layar.
"Apa anda yakin ingin menggunakan robot sebanyak itu hanya untuk latihan, bukankah itu akan memakan sangat banyak biaya dan waktu pembuatan?" tanya Mark kepada Zhara.
Sebenarnya Mark adalah mantan seorang kapten di kemiliteran Rusia yang bergabung dalam pasukan Zhara, sebagai seorang kapten tentu dia mempunyai pemahaman lebih dalam medan perang.
Salah satu yang harus dihindari dalam peperangan adalah kehabisan peralatan tempur atau biaya untuk menciptakan peralatan militer.
Jika biaya dan peralatan militer habis sebelum peperangan yang sesungguhnya tiba, maka sudah dipastikan pihaknya akan mendapatkan kekalahan.
Apalagi ini adalah ratusan robot canggih dengan harga miliaran dolar yang akan hancur karena latihan, mereka pasti akan mendapatkan kerugian yang sangat besar karenanya.
"Sepertinya kau masih meremehkan Futuristik Generation, Mark..... asal kau tahu jika kami tidak akan bangkrut hanya dengan kerugian beberapa miliar atau triliun dolar, jadi nikmati saja jalannya peperangan dan jangan banyak bicara...." balas Zhara sedikit kesal.
"Em... kalau begitu maafkan saya..." kata Mark dengan pasrah.
Capture The Flag, itulah nama peperangan yang dilakukan oleh pasukan Frasier-01, sebenarnya daripada disebut peperangan, Capture The Flag lebih tepatnya disebut pertandingan.
Ini adalah pertandingan antara dua tim, yaitu tim merah adalah para robot yang dikendalikan oleh kecerdasan buatan atau AI, dan tim biru adalah tim pasukan Frasier-01.
Kedua tim memiliki bendera yang harus dipertahankan, bersamaan dengan itu mereka harus merebut bendera lawan untuk memperoleh kemenangan.
Ini adalah pertandingan yang mengandalkan strategi dan kerja sama tim yang baik untuk mencapai kemenangan bersama.
Beralih ke sisi pasukan Frasier-01.
Seluruh robot tempur telah diaktifkan oleh Zhara, mereka semua bergerak dan berlari hingga menggetarkan tanah dan dapat dirasakan oleh sebagian besar pasukan Frasier-01.
Felix Rogue sebagai kapten dari tim Zrayin yang bertugas sebagai penyerang utama berjalan dengan mengendap endap mendekati 10 robot berjenis Neohuman08.
"Kita akan menghancurkan yang satu ini dengan sekali serangan..." bisik Felix melalui HPC dan dapat di dengar oleh 30 pasukan Zrayin di belakangnya.
""Mengerti kapten..."" balas mereka serentak.
Robot tempur jenis Neohuman08 memiliki kecepatan gerakan dan refleks yang luar biasa, mereka bagaikan assassin dengan armor berat di seluruh tubuh mereka.
'Kalau begitu satu satunya cara untuk melumpuhkannya adalah dengan cara menghancurkan kakinya....' batin Felix.
Felix memberitahu rencana yang telah ia susun dalam waktu beberapa detik itu kepada rekannya dan dapat dimengerti dengan baik.
"Kalau begitu kita lakukan sekarang!" perintah Felix.
Rencana dimulai, 5 orang dari tim Zrayin langsung keluar dari tempat persembunyiannya dan menembakan beberapa tembakan dari senapannya yang memberikan efek ledakan area.
BOOOM!
BOOOM!
BOOOM!
Kaki Neohuman08 terkena tembakan dahsyat sebelum mereka menyadarinya, membuat beberapa Neohuman08 langsung terjatuh tak berdaya karena kakinya yang hancur.
Beberapa robot yang menyadari adanya penyergapan berhasil menghindarinya dengan refleks cepatnya.
Suara besi bergesekan terdengar sangat nyaring dari robot Neohuman08 yang bergerak. Mereka mengunci target kepada 5 orang tim Zrayin yang melakukan penyergapan dan meluncurkan beberapa tembakan misil.
"Sekarang siapkan perisai energi!" perintah Felix.
5 prajurit Zrayin itu kemudian mengetik tombol yang ada di lengan mereka, bersamaan dengan itu muncullah sebuah perisai energi berwarna biru di lengan mereka.
TANK!
TANK!
TANK!
Seluruh misil dari robot Neohuman08 berhasil dihalau dengan mudah oleh perisai energi yang sangat kokoh itu. Bersamaan dengan itu kapten Felix keluar dari persembunyiannya bersama dengan prajurit lainnya.
Kapten Felix bersama dengan prajuritnya langsung mengarahkan moncong senapan energinya dan menembaki robot Neohuman08 yang masih tersisa.
Karena banyaknya tembakan yang dilancarkan dan kekuatan penghancur dari senapan energi yang sangat dahsyat itu, robot Neohuman08 yang tersisapun langsung dapat dihancurkan.