
...[690 Days Before The Apocalypse]...
Zhara, Aland, Rosalie, dan Iris saat ini sedang berada di sebuah kapal induk besar yang baru saja selesai dipindahkan beberapa hari lalu.
Tempat itu adalah markas kemiliteran yang telah Zhara rencanakan, itu berada di tengah lautan korea selatan yang berguna untuk mempermudah perjalanan antar lautan dan memiliki ketahanan dari Zombie pasca Apocalypse.
Markas militer itu kemudian diberi nama Markas Frasier-01.
Markas militer seluas ratusan kilometer itu sendiri telah disiapkan oleh Zhara sebelumnya dan disimpan di samudera Hindia untuk saat saat seperti ini.
Jadi dia hanya memerlukan waktu setelah bulan untuk memindahkan kapal induk seberat ratusan ton itu.
Markas Frasier-01 memiliki fasilitas lengkap yang dimiliki markas kemiliteran sebuah negara, 135 unit pesawat tempur Shestopalov FH5 telah dikirim dari markas pusat Futuristik Generation.
Selain itu ada juga 379 unit tank Electrical yang mampu menembakan tembakan listrik sebesar 5000 volt hingga mempu melelehkan logam dengan cepat.
100 unit Turret Railgun Defense yang dipasang di setiap sisi markas, 980 unit mobil pengangkut, dan 300 drone pengintai dengan kamera inframera, dan masih banyak persenjataan militer canggih lainnya.
Semua persenjataan militer yang ada di markas Frasier-01 adalah buatan Futuristik Generation sepenuhnya dan hanya sedikit orang yang mengetahui kehebatan sebenarnya dari peralatan itu.
Kembali ke sisi Zhara dan yang lainnya.
Seorang pria berotot yang tampak sangat tegas dan pemberani datang menghadap Zhara dengan tegas dan memberikan penghormatan ala kemiliteran.
"Lapor! semua pasukan sudah siap ditempatnya!" kata pria itu dengan tegas.
"Baiklah Mark, sekarang antar aku ke sana." balas Zhara.
"Siap!" balasnya tegas.
Pria berotot itu bernama Mark, dia adalah orang yang dipilih langsung oleh Zhara untuk menjadi komandan markas Frasier-01 karena kemampuan strateginya yang sangat baik.
Mark menuntun Zhara ke tempat para pasukan berada sementara Aland, Rosalie, dan Iris jalan jalan dan melihat lihat struktur kapal induk markas Frasier-01 yang sangat mewah dan canggih.
Mereka sebenarnya sudah tahu tentang kapal induk ini, bahkan mereka jugalah yang ikut secara langsung dalam perancangan kapal induk itu.
Hanya saja ini adalah pertama kalinya mereka menaikinya secara langsung dan sangat kagum dibuatnya.
Zhara dan Mark berjalan menelusuri lorong logam dengan pintu yang terbuka secara otomatis ketika mereka mereka didekatnya, beberapa saat kemudian mereka berdua telah sampai di tempat para pasukan Frasier-01 berkumpul.
Sebenarnya mereka semua adalah orang orang dari pasukan SIERRA Futuristik Generation yang dipindahtugaskan menjadi bagian dari pasukan Frasier-01.
Jumlah mereka sendiri mencapai 15000 orang yang ahli dalam bidangnya masing masing.
Ketika Zhara dan Mark memasuki ruangan, mereka sudah berbaris rapi terlebih dahulu dengan disiplin, mereka memasang wajah tegas dan penuh dengan keberanian.
Ini adalah sikap dari seorang pasukan terlatih sesungguhnya....
"Beri hormat kepada tuan Zhara!" perintah Mark.
Brak!
Dengan sekali hentakan, mereka semua memberikan penghormatan ala kemiliteran kepada Zhara dengan serentak, tegas, dan tanpa keraguan.
"Terima kasih banyak." balas Zhara.
Mendengar itu mereka semua langsung melakukan sikap tegap dengan serentak dan bersiap mendengarkan seluruh perintah Zhara.
"Perlu diketahui jika orang orang yang mendapatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari markas Frasier-01 adalah orang orang yang dipilih dengan baik dan memiliki kemampuan yang memadai. Jadi berbanggalah."
Pertama tama Zhara memuji para pasukan untuk memberikan rasa kepercayaan diri tinggi kepada mereka.
Menjadi bagian dari pasukan SIERRA saja sudah merupakan pencapaian yang luar biasa hebatnya, dan sekarang mereka dipilih lagi secara khusus untuk menjadi bagian dari pasukan Frasier-01.
Tentu saja ini membuat mereka semua sangat senang dan bangga, apalagi mendapatkan pujian secara langsung oleh Zhara, itu adalah suatu kehormatan yang tak akan pernah mereka lupakan.
Zhara melanjutkan pidatonya.
Zhara mengatakan itu dengan tegas dan serius, membuat adrenalin terpacu di dada para pasukan.
""Kami semua siap!!!"" balas mereka serentak dengan tegas.
Zhara tersenyum,"Bagus! sekarang pergi ke gudang dan ambil persenjataan kalian!" perintah Zhara.
""Baik!"" jawab mereka serentak.
Mereka kemudian bubar dengan cepat namun rapi dan teratur untuk mengambil persenjataan mereka masing masing.
Setelah ruangan kosong, Mark mulai memberanikan dirinya untuk bertanya langsung pada Zhara.
"Mohon maaf sebelumnya, tapi apa yang ingin anda lakukan dengan menyuruh mereka mengambil persenjataan mereka?" tanya Mark kebingungan.
Maksud dari persenjataan disini adalah keseluruhan senjata dan perlengkapan yang mereka miliki, mulai dari seragam militer, senapan, kendaraan tempur, hingga robot tempur.
Semua persenjataan itu merupakan senjata militer canggih yang bahkan masih belum dimiliki oleh negara dengan kekuatan tempur terkuat di dunia seperti Rusia, Amerika, dan Korea Utara.
Jadi Mark sedikit kebingungan karena Zhara memerintahkan pasukannya untuk melengkapi diri mereka dengan persenjataan luar biasa itu.
Apa Zhara ingin menyerang negara lain? itulah yang Mark pikirkan.
"Kita akan latihan." jawab Zhara singkat tapi sukses membuat Mark terkejut.
"Bukankah tidak sepantasnya kita mengerahkan seluruh persenjataan hanya untuk latihan?" balas Mark khawatir.
Menggunakan peralatan tempur sekuat itu tentu saja akan memberikan dampak yang besar bagi lingkungan sekitarnya. Contohnya tembakan salah satu jenis robot tempur saja sudah cukup untuk membuat sejumlah radiasi nuklir yang sangat berbahaya bagi makhluk hidup.
Selain itu mengerahkan banyak persenjataan militer pastinya akan mengeluarkan banyak biaya perbaikan ataupun biaya amunisi, ini sangat tidak efisien menurutnya...
"Mark, peralatan tempur yang akan mereka gunakan kali ini merupakan teknologi terbaru dari perusahaanku, mereka harus mendapatkan pelatihan nyata sebelum pertempuran yang sesungguhnya..." balas Zhara santai.
Ini bukan waktunya untuk menghemat biaya perbaikan senjata atau aminisi senjata, Zhara ingin pasukannya mendapatkan pelatihan nyata seolah olah itu adalah pertempuran sesungguhnya.
Dia sekarang memiliki sangat banyak uang, tapi semua uang itu tidak akan berlaku pasca Apocalypse karena sistem mata uang yang berbeda, yakni menggunakan inti zombie atau inti infected yang memiliki banyak kegunaan.
Jadi sebisa mungkin Zhara akan menghabiskan uangnya untuk sesuatu yang berguna selagi masih sempat.
Tujuan awalnya ketika kembali ke masa lalu adalah mengumpulkan uang dan menjadi kaya secepatnya, lalu sekarang dia ingin menghabiskan uangnya secepatnya.... ironis bukan?
Tapi begitulah Zhara, dia tidak berlebihan akan sesuatu, selama itu bermanfaat maka ia akan menekuninya....
Beberapa menit kemudian, para pasukan sudah siap dengan persenjataan lengkap mereka, mereka berbaris dengan tegap di posisi mereka sebelumnya.
Pasukan Frasier-01 dibagi menjadi beberapa tim dengan tugasnya masing masing.
Tim Zrayin, merupakan kelompok penyerang utama dengan jumlah anggota mencapai 6000 orang. Kelompok ini dipimpin oleh kapten Felix Rogue.
Tim Ibelya, merupakan kelompok dengan tugas utama sebagai pilot dari berbagai macam jenis robot tempur yang ada dengan jumlah anggota sebanyak 1000 orang. Kelompok ini dipimpin oleh Warren Reid.
Tim Ageverra, merupakan kelompok dengan tugas utama sebagai mata mata pasukan sekaligus kelompok yang mengumpulkan segala informasi mengenainya jalannya peperangan, kelompok ini berjumlah 3000 orang yang dipimpin oleh dua orang yaitu Kyler Queen dan Asher Dean.
Dan yang terakhir ada tim Tailor yang bertugas di garis belakang pertempuran sebagai medis dan mengelola keluar masuknya peralatan tempur sekaligus menjadi pertahanan terakhir, tim ini memiliki anggota sebanyak 5000 orang yang dipimpin oleh Jack Ryker.
Selain itu ada beberapa unit robot tempur yang akan dikendalikan oleh tim Ibelya.
Neohuman08.
Defender56.
Supreme REKT.