
Di ruangan kerja Zhara, terlihat Zhara sedang memangku seorang gadis yang sangat cantik dengan rambut hitam, bulu matanya yang lentik terlihat sangat indah dengan mata merah bagaikan ruby itu.
Gadis itu adalah Amelia, gadis yang merupakan teman sekelas Zhara ketika dia masih bersekolah dengannya....
"Bagaimana dengan sekolahmu?" ujar Zhara dengan lembut dan membelai rambut Amelia.
"Sekolahku baik baik saja.... hanya saja aku selalu bertemu dengan hama menjengkelkan itu..." jawab Amelia dengan sedikit kesal.
"Oh benarkah? lalu apa yang kau lakukan dengannya?" kata Zhara masih dengan lembut.
"Hm.... dia sudah kuhina berkali kali di depan umum, tapi dia selalu mendekatiku... itu sangat menjengkelkan..." jawab Amelia.
Mata dan nada bicaranya memancarkan kebencian yang sangat besar kepada orang yang dia maksud, Amelia sangat membenci orang itu lebih besar daripada apapun.
Amelia adalah gadis baik yang tidak akan membenci siapapun hingga terlihat seperti ini, dia juga tidak akan bersikap sebegitu manjanya dengan Zhara yang telah menyakiti hatinya itu.
Apa yang sebenarnya terjadi?
Untuk memahami situasi yang terjadi sekarang ini kita harus melihat kejadian beberapa bulan sebelumnya...
...----------------...
...3 Bulan Lalu...
Di hari yang cerah dan menyejukan Amelia berjalan di tengah kota dengan riang gembira, dia berdandan dengan sangat cantik untuk pergi berkencan bersama kekasihnya yaitu Reno.
Amelia dan Reno adalah teman masa kecil, namun seiring bertambah dewasa hubungan mereka berdua sedikit demi sedikit mulai memudar.
Mereka tidak lagi berangkat sekolah bersama, bermain bersama, bahkan tidak berinteraksi satu sama lain.
Ketika menginjak bangku SMA, Amelia semakin menjadi populer karena parasnya yang semakin cantik dan kepribadiannya yang baik, dia adalah tipe orang yang mudah diajak berteman tapi sulit mengembangkan hubungan melebihi teman.
Sementara Reno adalah kebalikan dari Amelia, dia menjadi siswa yang pemalas dan sering tidur di kelas, dia tidak populer sama sekali, tidak memiliki teman atau bahkan dijauhi oleh orang orang.
Reno merasa dirinya tidak pantas bersama dengan Amelia yang sangat populer, oleh karena itu dia hanya bisa memandagi Amelia dari jauh.
Namun takdir berkata lain, secara kebetulan mereka berdua bertemu dan muncul rasa nonstalgia di dalam diri mereka.
Mereka berbincang bincang mengenai masa lalu hingga lupa akan waktu, dan dari sini hubungan mereka kembali berkembang menjadi teman masa kecil hingga menjadi kekasih.
Tidak bisa dipungkiri jika Amelia sudah menyerah akan cintanya yang bertepuk sebelah tangan kepada Zhara, oleh karena itu dia lebih memilih seseorang yang pasti dan mengerti dirinya seperti Reno.
Sebenarnya Reno itu adalah orang baik, Amelia hanya membutuhkan waktu untuk menyadari kebaikan Reno yang sulit diungkapkan.
Karena itu dia sangat senang karena bisa berpacaran dengan Reno sebelum terlambat.
Walaupun dia agak terkejut dengan fakta tentang Zhara yang ternyata adalah salah satu pemilik perusahaan Futuristik Generation dan menjadi orang sukses, tapi itu membuat pikiran Amelia terbuka lebar.
Amelia sadar jika dia tidak akan bisa bersanding dengan Zhara yang merupakan orang besar, jadi dia mengikhlaskannya saja....
Lupakan tentang itu, sekarang hari kencan paling membahagiakan di hidup Amelia akhirnya dimulai ketika dia sudah memasuki cafe yang merupakan tempatnya bertemu dengan Reno.
Pintu cafe dibuka, Namun.... bukannya sambutan hangat dari sang kekasih yang menyambutnya.... melainkan pemandangan yang membuat kebahagiaan Amelia hancur seketika.
Itu karena Reno, sang kekasih terlihat sedang selingkuh dengan wanita lain....
Reno duduk di sofa pojok ruangan dengan seorang wanita berpakaian mini yang duduk di pangkuannya dan bercumbu dengan mesra.
Walau mereka berdua dilihat oleh banyak orang karena tempat itu merupakan tempat umum, mereka tidak menghentikan aksi mereka dan malah memperdalam ciuman mereka.
Amelia menjatuhkan tasnya, dia sangat sedih dan kecewa kepada Reno, tapi tidak ada air mata yang keluar dari mata indahnya yang dihiasi dengan rapi.
Entah sudah berapa kali Amelia mengalami sakit hati seperti ini, dia bahkan sudah mulai terbiasa dengan itu.
Apakah semua hal yang mereka lalui selama ini hanyalah kebohongan semata? kenapa gadis baik seperti Amelia harus mengalami peristiwa menyakitkan itu berkali kali?
Amelia kecewa, sangat kecewa, dia membalikan badannya dengan pelan dan bersiap untuk pergi dari tempat itu sambil menundukan kepalanya.
Karena Amelia menundukan kepalanya, dia jadi tidak bisa memperhatikan jalan dan menabrak seorang pria hingga wajah Amelia terbenam di dada bidang orang itu.
Seharusnya Amelia segera menyingkir dan meminta maaf, tapi ia tidak melakukannya karena dada orang itu terlalu nyaman untuknya.
Hingga tak terasa air mata Amelia mulai mengalir di dada pria itu.
"....bawa... aku.. pergi dari sini... hiks.." ujar Amelia dengan lirih.
"...... Baiklah... aku akan membawamu ke tempat yang paling nyaman.." ujar pria itu.
Ternyata pria itu adalah Zhara yang entah bagaimana dia bisa berada di tempat itu.
Tapi yang pasti, wanita yang mencumbu Reno mengedipkan salah satu matanya kepada Zhara seolah olah semua itu sudah direncanakan tanpa sepengetahuan siapapun.
Dan hal yang terjadi selanjutnya antara Zhara dan Amelia tentu adalah hal yang diharapkan oleh kita semua.
...----------------...
...Sekarang...
Begitulah yang terjadi sebenarnya....
Zhara pernah bilang jika urusan dengan Amelia itu mudah untuk diatasi, oleh karena itu dia lebih berfokus pada Evalina saat itu.
Sejak bertemu dengan Reno di rumah sakit waktu itu (Chp 31), Zhara sudah tahu jika Reno memiliki perasaan kepada Amelia.
Jadi Zhara tidak terlalu berinteraksi dengan Amelia setelah itu dan membiarkan Amelia dan Reno memiliki ikatan cinta.
Hati Amelia begitu rapuh dan sangat mudah dihancurkan, jadi dengan satu serangan mental membuat Amelia tidak lagi mempercayai siapapun khususnya Reno.
Semakin Amelia memiliki perasaan cinta terhadap Reno, maka akan semakin menyakitkan ketika ia dikhianati.
Oleh karena itu Zhara mengangap cinta itu adalah sesuatu yang sangat berbahaya bahkan lebih berbahaya dari Zombie ataupun Apocalypse.
Zhara tahu jika cinta itu berbahaya, namun dia malah terjebak sendiri dalam ikatan cinta.... ironis bukan?
...----------------...
Saatnya Move On dari Evalina dan Amelia, sekarang saatnya kita cari si HEROIN di Korea Selatan, sebenarnya bukan hanya Korea tapi banyak lagi negara yang bakal dikunjungi MC, kaya Jepang, China, Amerika, Dubai, dan mungkin Pakistan juga biar ikut perang.
Nanti setiap negara bakal punya ciri khasnya masing masing kaya Korea dengan Mafianya, Jepang dengan Hikikomori dan ceweknya (gk bakalan ada isekai :v), dan China dengan kungfu atau pasar antiknya (gk bakalan ada kultivasi :v).
BTW cerita tentang Amelia terlihat di paksakan dan terburu buru, dan yah..... memang sih kerena gak bakalan ada kesempatan buat bahas Amelia lagi nanti kedepannya, jadi ya sudahlah.....
Ini cuman cerita fiksi dengan dunia nyata sebagai latar belakangnya, Author gak bermaksud buat menjelek jelekan suatu komunitas komunitas yang ada di dunia nyata kayak bilang pemerintahan di INDO gak becus dan banyak koruptornya (contohnya jenral Grinz)
So.... jangan di bawa hati.