
...Flashback End...
Aku memegangi keningku ketika mengingat hal yang sudah terjadi 5 tahun lalu dan kukira sudah aku lupakan.
Kehebohan terjadi di seluruh kota akibat kejadian kejadian waktu itu, aku langsung dibawa ke persidangan dan ditanya perihal motif percobaan pembunuhan yang kulakukan.
Ya, itu adalah kasus percobaan pembunuhan bukannya pembunuhan karena korban masih hidup tapi mengalami trauma dan kecacatan fisik permanen karena parahnya luka yang dia dapatkan.
Aku tidak tahu harus senang atau sedih dengan itu....
Tidak jauh dari kondisi korban (Aldo), aku juga mengalami trauma berat dan tubuhku yang sejak awal memang lemah menjadi lebih lemah.
Trauma yang kualami menyebabkanku tidak bisa berkomunikasi ataupun melakukan aktivitas apapun, aku kehilangan fungsi pikiranku bagaikan sebuah boneka rusak yang hanya tinggal menunggu dibuang.
Tapi untungnya ada keluarga yang selalu menyayangi dan mendukungku walaupun tahu apa yang telah kulakukan.
Melalui hasil sidang, aku dinyatakan tidak berhak di hukum dalam penjara tapi harus menebus sejumlah uang untuk ganti rugi.
Inilah yang membuatku merasa sangat bersalah, jumlah uang yang harus ditebus orang tuaku adalah sebesar 5 Milliar, itu adalah jumlah yang mustahil untuk didapatkan orang tuaku....
Tapi untungnya hakim adalah orang yang mengerti dengan keadaan kita dan memberikan hak penyicilan untuk membayar uang tebusan itu.
Orang tuaku menjual rumahnya untuk membayar sedikit uang tebusan dan pindah ke kota lain untuk merelaksasi diriku yang saat itu sedang mengalami trauma berat.
Itu sebabnya aku sangat bersikeras menginginkan banyak uang, bukan hanya untuk biaya hidupku di ibukota tapi juga untuk membantu orang tuaku dalam melunasi uang tebusan yang semuanya dikarenakan olehku....
"Baiklah! aku harus fokus untuk menyelesaikan semua ini!" gumamku dengan penuh tekad.
Aku kembali fokus pada hal yang menjadi tujuanku setelah kembali mengingat masa lalu kelam yang seharusnya sudah kupendam dalam-dalam.
Jika kau bertanya apakah aku tidak sedih karena gadis itu? maka jawabannya adalah aku memang sedih, tapi tidak ada gunanya memikirkan hal itu lagi, ingatanku tentang gadis itu mungkin masih ada di kepalaku, tapi tidak dengan hatiku..
Dan untuk jawaban dari pertanyaan sebelumnya
πππππ π’πππ πππππ πππ πππππππππ ππππ πππππππ πππππππππππ’π?
Aku hanya menjawab jika sang pria dan sang wanita-lah yang bersalah....
Sang wanita salah karena dia tidak memikirkan perasaan sang pria dan meninggalkannya begitu saja padahal sang wanita selalu ada bersama sang pria.
Dan sang pria bersalah karena memaksakan kehendaknya dan tidak bertanggung jawab atas sang wanita. Tapi aku tahu jika sang pria tidak bermaksud untuk menyakiti sang wanita yang sangat dia cintai, mungkin saja dia mendapatkan situasi yang membuatnya menjadi sangat bimbang untuk berpikir jernih...
Sebelumnya aku mengatakan jika masa laluku hampir mirip dengan cerita itu.
Aku juga terlalu egois untuk orang yang kucintai dan berakhir melakukan sesuatu yang tidak wajar sehingga merugikan orang yang kusayangi yaitu keluargaku.
Seharusnya aku sadar dengan diriku sendiri yang tidak pantas bersanding dengan gadis itu dan menyingkir untuk kebahagiaannya.
Cukup mengenang masa lalunya.
Aku melanjutkan penelusuranku dan sebuah gambar yang tampak biasa-biasa saja muncul di layar laptopku.
Itu hanyalah gambar biasa yang tidak ada keistimewaan sedikitpun, tapi ada yang janggal karena aku tidak dapat melanjutkan penelusuranku selain mendownload gambar itu.
Karena tidak ada pilihan lain, aku mendownload gambar itu dan mencoba membukanya di aplikasi text editor dan tanpa diduga muncul beberapa pesan yang memberitahu sebuah koordinat lokasi dan beberapa pesan seperti jam dan tanggal.
"Tanggal 5 Februari ya.... bukankah itu besok?"
Untuk informasi lebih detailnya, aku membuka aplikasi map dan memasukan koordinat yang kudapatkan dan ternyata itu berada di kota sebelah.
Walaupun lokasinya diluar ibukota tapi jaraknya tidak terlalu jauh dan hanya memakan waktu 3 jam menaiki kereta, jadi aku memutuskan untuk pergi kesana besok pagi.
Walaupun aku masih memiliki kecurigaan terhadap situs yang tidak jelas ini, tapi aku juga penasaran kenapa seseorang membuat hal ini menjadi sangat serius dan rumit....
...---------------...
Seperti yang kukatakan sebelumnya, perjalanan menaiki kereta hanya memakan waktu 3 jam dan aku sudah sampai di kota sebelah dan langsung menaiki taksi untuk menuju lokasi yang dimaksud.
Tidak sampai 1 jam aku akhirnya sampai di lokasi itu, tapi kebingungan langsung melanda diriku ketika melihat lokasi itu....
"Apakah memang benar ini tempatnya?" gumamku.
Bagaimana tidak, tempat itu adalah gedung bangunan seperti rumah sakit yang terlihat sangat tua dan sudah terbengkalai sehingga mustahil untuk seseorang menempatinya.
Sempat muncul keinginan untuk kembali pulang dan tidur di kasur empukku, tapi aku tidak ingin menyia-nyiakan uang yang telah kuhabiskan untuk datang ke tempat ini.
Dengan berat hati aku memilih untuk masuk ke bangunan tua itu.
TOK! TOK! TOK!
"Permisi."
Tidak ada yang menjawab perkataanku, tapi pintu bangunan itu tiba-tiba terbuka dengan sendirinya yang membuat hal aneh langsung langsung terlintas dalam benakku.
'Apakah ruangan ini berhantu?'
Walaupun sedikit takut dan gugup, tapi aku memberanikan diri untuk melangkahkan kakiku dan memasuki bangunan menyeramkan itu, tapi tepat ketika langkah kaki ke tiga-
BRAK!
Lantai hancur dan aku langsung terjatuh ke bawah seolah-olah ada suatu perosotan yang membawaku ke dalam tanah.
Setelah itu aku jatuh di ruangan gelap gulita yang bahkan aku tidak dapat melihat tanganku yang membuatku sangat panik sekaligus ketakutan.
Berbagai macam pikiran seperti apakah aku telah dijebak untuk dijadikan tikus percobaan oleh suatu organisasi mengerikan atau dan lain sebagainya.
Tapi tidak lama kemudian lampu menyala dengan redup dan menerangi tempat itu sehingga aku dapat melihat ruangan itu dengan jelas, tapi bukan itu yang terpenting.
Yang terpenting adalah ternyata bukan hanya aku yang berada di ruangan itu!
Ada empat orang lainnya yang berada di ruangan itu bersamaku.
Salah satunya adalah anak laki-laki berambut dengan matanya yang tajam dan ekspresinya yang sangat dingin dan cuek, dia terlihat seperti orang yang sulit untuk didekati.
Lalu ada anak laki-laki atau lebih tepatnya pria tampan dengan model rambut warna warni yang menjadi ciri khasnya, dia terlihat seperti orang yang tenang dan keren.
Lalu ada seorang gadis yang masih sangat kecil berusia sekitar 12 tahunan yang memiliki rambut merah muda dengan sebuah topi hitam dan sedang mengunyah permen karet, aku akui dia terlihat sangat lucu ketika mengembungkan permen karetnya...
Dan yang terakhir juga seorang gadis kecil berusia sekitar 14 tahunan dengan rambut coklat yang diikat membulat di kedua sisinya, dia juga terlihat sangat imut menurutku.....
Ketika aku tengah mengagumi keimutan kedua loli yang ada hadapanku, cahaya lampu terang menyinari di sebuah tempat semacam panggung di tempat itu yang membuat semua orang mengalihkan perhatiannya pada tempat itu.
Dan terlihat seorang pemuda yang dengan rambut hitan dan wajah tampan yang terlihat seperti orang korea berdiri di tengah-tengah panggung yang disoroti lampu itu.
"Aku ucapkan selamat kepada kalian berlima yang telah menyelesaikan teka-teki yang kurancang, kemampuan kalian dalam bidang IT sangat luar bisa dan berhak untuk mendapatkan apresiasi dariku... Perkenalkan, namaku Zhara. Selamat datang di perusahaanku!"
...β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦...
...π½πππ ππππππ’πππ ππ¦ππ π΄π‘ππ’ πΎππ ππππππ π·ππππ ππππ’πππ ππ, ππππππ π΅ππππ‘πππ’ π΄π’π‘πππ πΏππ€ππ‘ πΎπππππ‘ππ ππππππππ π΄πππ πΆππππ‘ π·ππππ£ππ π...