1095 DAYS BEFORE THE APOCALYPSE

1095 DAYS BEFORE THE APOCALYPSE
Chp 40: Nanoteknologi



Setelah gagal menaklukkan Lily, Zhara pergi mencari Aland yang menjadi tujuan utamanya datang ke perusahaannya.


Di ruangan kerja Aland, terlihat Aland dengan jas lab-nya sedang meneliti sesuatu menggunakan Scanning Electron Microscope, itu adalah sebuah mikroskop super dengan ketelitian yang telah mencapai 0,1 nm atau setingkat dengan besarnya satu atom.


Dengan Scanning Electron Microscope atau disingkat SEM, benda sekecil 1/1000000000 m atau 1 nanometer (nm) bisa dilihat.


Ketika Zhara datang, tampaknya Aland sudah menyadarinya dan menghentikan kegiatannya untuk menyapa Zhara.


"Selamat datang tuan Zhara, maaf jika ruangan saya sedikit berantakan..." kata Aland dengan sedikit malu karena ruangannya yang sangat berantakan, bukan sedikit.


"Tidak masalah, aku bisa mengerti kesibukanmu..." kata Zhara.


"......"


"......."


Setelah itu suasana menjadi hening kembali karena tidak ada yang memulai pembicaraan.


Aland terlihat tidak enak dengan susana itu dan mencoba untuk membuka pembicaraan walaupun tidak berguna.


"..... Tuan Zhara... terima kasih karena telah mempekerjakan saya di tempat ini..." kata Aland sedikit ragu.


"Kenapa kau harus berterimakasih? Karena berkatmu juga perusahaanku menjadi maju seperti ini, jadi tidak ada yang perlu dipermasalahkan..." kata Zhara dengan santai.


Zhara bisa tahu bagaimana senangnya Aland karena telah mendapatkan pekerjaan yang baik dan menghasilkan banyak uang.


Karena pekerjaannya ini jugalah Aland akhirnya bisa melunasi hutang yang melilit keluarganya dan mengubah kehidupan mereka menjadi lebih baik.


Bukan hanya Aland yang sangat bersyukur karena berkeja di perusahaan Zhara, tapi juga orang orang lainnya seperti Lily, Viola, Rian, Adney dan bahkan semua karyawan yang bekerja disana sangat bersyukur karena bisa bekerja di tempat hebat seperti perusahaan Futuristik Generation.


"H-hm... baiklah... ngomong-ngomong ada urusan apa tuan Zhara menemuiku?" kata Aland.


Tidak biasanya Zhara datang ke perusahaannya atau menemui karyawannya tanpa alasan yang jelas.


Zhara tidak menjawab melainkan mengeluarkan sebuah buku catatan kecil dan memberikannya kepada Aland.


Aland membukanya lalu membacanya dengan ekspresi yang sangat terkejut.


"I-Ini!!" kata Aland dengan tidak percaya.


Isi dari buku catatan yang diberikan Zhara berisi tentang penggunaan Nanoteknologi dalam tubuh manusia yang sangat berbahaya.


Partikel Nano akan menyumbat peredaran darah manusia hingga mempengaruhi fungsi jantung yang membuat suhu tubuh manusia perlahan menjadi semakin panas dengan saraf semakin sensitif hingga membuat tubuh manusia bergetar hebat.


Bukan hanya itu, tubuh manusia akan semakin rusak jika kembali disuntikan dengan zat Psikotropika, Antioksidan dan berbagai macam zat yang mampu mempengaruhi kerja sistem saraf, jantung dan otak.


Tentunya bukan hanya hal itu yang tertulis dalam catatan yang diberikan Zhara, tapi masih banyak lagi catatan detail tentang bahaya partikel Nano terhadap tubuh manusia.


"T-Tuan... Darimana anda mendapatkan catatan ini?" kata Aland dengan penasaran.


Dia telah meneliti tentang partikel Nano dalam tubuh manusia dengan sangat detail, tapi belum mendapatkan sedikitpun informasi yang berguna untuk kelangsungan Project-nya.


Dan sekarang Zhara tiba-tiba datang dan memberikan catatan yang penuh dengan informasi yang sangat dicarinya selama ini.


Tentu saja itu aneh...


"Gunakan saja catatan itu sebaik-baiknya, kau tidak perlu mengetahui dari mana aku mendapatkannya..." kata Zhara dengan cuek.


Tidak mungkin Zhara mengatakan jika dia melakukan eksperimen kejam dan tidak manusiawi untuk mendapatkan catatan itu, kan?


Nyatanya, Nanoteknologi jauh lebih berbahaya daripada yang catatan yang diberikan Zhara kepada Aland.


Kenapa bisa begitu?


Teknologi nano adalah ilmu pengetahuan dan teknologi yang dapat mengontrol zat, material dan sistem pada skala nanometer, sehingga menghasilkan fungsi baru yang belum pernah ada.


Jika manusia dapat mengembangkan Nanoteknologi hingga ke tingkat tertentu, maka tidak bisa dipungkiri lagi jika manusia akan memiliki kekuatan super yang sangat berbahaya karena mampu mengontrol Zat, Material dan Sistem pada skala Nanometer.


Bayangkan jika material yang memiliki ukuran skala Nanometer itu memiliki massa dan jumlah yang sangat banyak, maka manusia akan memiliki kemampuan mengontrol material sesuka hati mereka.


Jadi menyebut manusia memiliki kekuatan super bukanlah omong kosong...


Partikel Nano yang bercampur dengan berbagai zat lainnya dan disuntikan ke dalam tubuh subyek eksperimen Zhara mengalami mutasi cepat atau dinamakan sebagai super mutasi.


Partikel nano yang sudah bermutasi itu kemudian Zhara Sebut dengan Nano X karena itu bukan lagi partikel yang merupakan benda mati, melainkan sudah memiliki kehidupan kecil bagaikan makhluk hidup seukuran atom seperti bakteri dan virus.


Nano X dengan cepat menggerogoti fungsi otak subyek eksperimen melalui peredaran darah yang mengalir langsung ke otak dari jantung yang merupakan sarang Nano X.


Dalam tahap ini Nano X sudah bisa dikatakan sebagai parasit yang mengendalikan tubuh manusia dari otaknya, namun sepertinya Nano X belum sempurna karena tidak mempunyai seluruh indra yang dimiliki manusia seperti penglihatan dan hanya bisa menggunakan pendengarannya.


Dan ketika Zhara membunuh subyek eksperimen yang telah dikendalikan oleh Nano X dengan cara menghancurkan otaknya, Nano X masih bisa hidup karena jantung yang merupakan sarang Nano X masih berdetak.


Oleh karena itu Zhara akhirnya bisa membunuh subyek eksperimen itu setelah mendaratkan serangannya berkali-kali hingga menghancurkan jantungnya.


Jika dipikirkan lagi, kejadian itu sangatlah mengerikan karena mungkin akan menjadi salah satu bahaya dalam Apocalypse karena keberadaannya yang mirip dengan Zombie.


Bahkan Zhara sempat berpikir jika Zombie yang muncul ketika Apocalypse merupakan hasil eksperimen Nanoteknologi yang malah menyebabkan terjadinya Apocalypse.


Tapi perkiraannya itu tidak valid karena masih terdapat kejanggalan besar dalam Apocalypse, yaitu tentang kemunculan manusia yang menjadi mutant, dan sinar merah yang menyelimuti dunia sebelum Apocalypse terjadi yang tidak ada hubungannya dengan Nanoteknologi... mungkin...


Kembali ke sisi Aland dan Zhara...


Aland tidak bisa bertanya lebih jauh lagi ketika Zhara sudah mengatakan untuk tidak perlu tahu, jadi dia menerima catatan itu dengan senang hati tanpa banyak bertanya.


Sementara Zhara, dia cukup tertarik dengan benda yang terlihat seperti pasir hitam yang disimpan oleh Aland di dalam kotak kaca.


"Boleh aku tahu apa ini?" tanya Zhara.


"Tentu saja, itu adalah material bubuk besi yang sudah dicampur dengan partikel Nano." kata Aland sedikit menjelaskan.


"Apa aku bisa menggerakkan?"


"Tentu, anda hanya tinggal fokus dan mendekatkan tangan anda kearahnya lalu memikirkan bentuk apa yang anda inginkan, nantinya bubuk besi itu akan berbentuk seperti yang anda pikirkan melalui gelombang pikiran anda." kata Aland menjelaskan dengan bangga.


Zhara sedikit tertarik dan mendekatkan telapak tangannya ke kotak kaca itu dan memikirkan bentuk yang ingin dia buat.


Setelah mengerahkan fokusnya yang begitu tinggi, bubuk besi itu tiba-tiba bergerak membentuk sebuah jarum yang sangat tajam dan berputar beberapa seiring jarum jam.


Aland yang menyaksikannya benar benar dibuat kagum dengan apa yang dilakukan oleh Zhara.


Dia sendiri memang bisa menggerakkan bubuk besi itu tapi hanya bisa sedikit menggerakkan, dan itu sudah memakan fokus yang banyak, berbeda dengan Zhara yang membentuk sebuah jarum dengan sempurna dan memutarnya.


Itu memerlukan fokus yang luar biasa tinggi.


Setelah beberapa saat, Zhara telah selesai dalam percobaannya untuk menggerakkan bubuk besi yang telah dicampur partikel nano itu dengan menghela nafas panjang karena merasakan kelelahan yang luar biasa bagaikan habis lari maraton sejauh 10 km.


"Anda luar biasa tuan!" kata Aland dengan kagum.


"Hm... itu lumayan melelahkan bagiku..." kata Zhara.


Ketika mereka berdua sedang berbincang bincang mengenai Project Nanoteknologi yang semakin maju, pintu ruangan diketuk dan Zhara menyuruh orang yang mengetuk pintu itu untuk masuk karena sudah tahu siapa mereka.


Ketika pintu dibuka, terlihat 3 orang wanita cantik yang adalah Rosalie, Laura dan Iris yang telah mengenakan seragam keamanan perusahaan Futuristik Generation, tapi walaupun dibilang seragam keamanan, nyatanya itu lebih mirip dengan pakaian militer.


""Anda memanggil kami tuan?"" kata Laura dan Iris, tapi tidak dengan Rosalie yang tampak sangat tertegun ketika memasuki ruangan itu.


"Hei, Rosalie... sopanlah dan sapalah Tuan Zhara..." bisik Laura, namun tidak dibalas oleh Rosalie.


Sedangkan disisi Zhara, dia juga kebingungan dengan sikap Rosalie yang aneh semenjak memasuki ruangan, tapi bukan hanya Rosalie yang terlihat aneh tapi Aland juga terlihat aneh.


Dalam keheningan itu, Aland tiba-tiba berujar dengan tidak percaya...


"Milya..."


"Aland..." balas Rosalie...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...𝐽𝑖𝑘𝑎 𝑀𝑒𝑛𝑒𝑚𝑢𝑘𝑎𝑛 𝑇𝑦𝑝𝑜 𝐴𝑡𝑎𝑢 𝐾𝑒𝑠𝑎𝑙𝑎𝒉𝑎𝑛 𝐷𝑎𝑙𝑎𝑚 𝑃𝑒𝑛𝑢𝑙𝑖𝑠𝑎𝑛, 𝑇𝑜𝑙𝑜𝑛𝑔 𝐵𝑒𝑟𝑖𝑡𝑎𝒉𝑢 𝐴𝑢𝑡𝒉𝑜𝑟 𝐿𝑒𝑤𝑎𝑡 𝐾𝑜𝑚𝑒𝑛𝑡𝑎𝑟 𝑃𝑎𝑟𝑎𝑔𝑟𝑎𝑓 𝐴𝑔𝑎𝑟 𝐶𝑒𝑝𝑎𝑡 𝐷𝑖𝑟𝑒𝑣𝑖𝑠𝑖...