
"Baik, sekarang adalah tentang meningkatkan level kalian."
Setelah mempertimbangkan tentang ini sebelumnya, aku rasa akan menjadi masuk akal memulai serangan ke wilayah musuh untuk pertama kali setelah Lucfier dan yang lainnya di level yang cukup.
Aku tidak berniat gagal dalam rencana ini dan berniat melakukannya secara tiba-tiba dan mengejutkan.
Jadi, satu hal yang aku perlukan adalah tentu bawahan yang kuat.
Aku juga mempertimbangkan untuk memanggil banyak bawahan untuk menjadi pasukannku.
Mempertimbangkan bahwa menggunakan para penduduk untuk bertarung lalu para budak yang menjadi prajurit membuatku sadar bahwa ini sepenuhnya salah.
Jadi aku akan melepaskan status budak mereka dan mengubahnya menjadi warga negara biasa.
Mungkin saja, ini bisa menghindariku dari tuduhan menggunakan mereka dalam perang.
Aku tidak ingin kepercayaan warga terhadapku hilang.
Oke, selanjutnya.
Aku rasa sudah waktunya untuk memanggil lebih banyak bawahan.
Pertama-tama, aku akan memulainya di kastil Hiddenity.
Pada waktu itu, aku akan menghabiskan semua medaliku hanya untuk pemanggilan sekitar tiga puluh bawahan.
"Senang bisa menjadi pengikut anda, Tuanku! Kami akan bekerja dengan keras!"
Kebetulan, yang aku panggil secara massal menyerupai kelompok ksatria, dan ada seseorang yang terlihat sebagai komandannya juga.
"Aku adalah Gashphier. Tuanku, mohon berikan perintahmu."
Seorang setengah harimau menatapku sambil menundukan kepala.
Dia pasti adalah setengah hewan, atau aku bisa melihat adalah memang manusia berkepala harimau.
Aku menggangukan kepala kemudian mempertimbangkan untuk membuat semuanya melakukan perburuan untuk meningkatkan level.
Tapi, mengesampingkan soal itu. Aku harus memeriksa status mereka sebelum memulai ini.
Nama: Gasphier
Ras: Demi-Human
Usia: 30 tahun
Jenis Kelamin: Laki-Laki
Pekerjaan: Komandan Ksatria
Level: 50
Status:
HP [C] | MP [F] | Pertahanan Fisik [C] | Daya Tahan Sihir [F] | Kecepatan [F] | Kelincahan [E] | Serangan Fisik [E] | Serangan Sihir [F]
Skill:
● Charge: Menambah 50% total kerusakan serangan
Wow, aku tidak menggangap ini terlalu lemah atau apapun.
Dia sudah level 50 dan status nya yang lain seperti HP sudah C.
Tunggu, mungkinkah ini ada hubungannya dengan pekerjaannya yang merupakan komandan ksatria?
Ya, akan menjadi tidak masuk akal level komandan sama dengan bawahan, setidaknya begitulah yang aku percayai.
Akan menjadi masalah jika pemimpin mereka tidak bisa melindungi bawahan.
Sememtara itu, Lucfier mendatangi ruang yang penuh dengan wajah-wajah baru tersebut dan tersenyum ke arahku.
"Tuanku, maafkan saya yang menggangu ritual pemanggilan ini. Tapi, bisakah saya menjadi yang mengatur tentang perburuan mereka?"
Aku menatap ksatria yang kebanyakan laki-laki menggangukan kepala, sebelum membalas Lucfier sambil menyetujui.
"Aku akan menyerahkan bagian itu padamu, karena kau mungkin sudah tahu detail lokasi lantai dua ratus enam ini."
"Tuanku, saya akan melakukan yang terbaik."
Ngomong-ngomong, iblis ini sudah di level 150.
Aku bahkan sangat terkejut melihat perkembangan itu pada awalnya.
Jadi, karena dungeon lah dia berkembang sepesat ini.
Namun, aku mulai mengkhawatirkannya, tentang dia yang akan mulai tidak puas setelah menyalip level ku.
Maksudku, seandainya Lucfier benar-benar bisa berada di level yang lebih tinggi dariku, maka itu akan menjadi satu kesalahan yang mungkin bisa menimbulkan pemberontakan.
Jadi, aku akan mempertimbangkan untuk selalu berburu juga.
Selain terus memanggil dan memanggil bawahan pada beberapa hari sejak hari itu berlalu, aku juga membantu Vargha untuk menyelesaikan evolusi nya.
"Lalu, untuk bisa membuatku berevolusi lagi, kau harus di level lima ratus, ya?"
Vargha menggangukan kepala.
"Lein, sepertinya kau juga mengalami peningkatan pesat. Aku bisa melihat itu sekarang sudah hampir tiga ratus."
Aku terkejut karena Vargha menyadari itu, tapi berkat mengalahkan banyak goblin lah yang membuat ini terjadi, kau tahu?
"Yah, begitulah. Setelah ini aku berencana untuk melawan bos lantai atau semacamnnya, apakah ada yang namanya penguasa dalam dungeon ini, Vargha?"
"Tentu, kau bisa menemukannya di lantai dua ratus enam. Kebetulan, yang menjadi bos disini adalah makhluk yang menyamar menjadi bukit itu."
Vargha menunjuk ke satu arah.
Aku melihat ke arah yang dia maksud dan memang hanya melihat bukit, namun ada sesuatu yang salah dengan itu.
"Dia bergerak?!"
Apakah monster itu memang menyamar?!
Oh tidak, setelah aku mengamatinya lebih teliti, ternyata dia sejenis kura-kura. Kemudian, berukuran raksasa juga.
Dia mampu menyulap tubuhnya menjadi bukit seperti itu, aku ragu bisa mengalahkan makhluk ini sekarang.
"Yah, dia termasuk level yang mengerikan, sekitar enam ratus."
Aku melebarkan mata sebelum berubah menjadi keterkejutan.
"Enam ratus?!"
Bahkan dia lebih kuat dari Vargha! Tapi, mengesampingkan soal itu.
Ular ini memang bisa menyalip level dia setelah evolusi selama dua kali lagi.
Aku tidak bisa membayangkan bagaimana kami akan mengalahkan monster itu.
"Kau tahu, mengalahkan yang paling kuat disini akan menambah levelmu secara drastis. Bagaimana jika kau mencobannya menggunakan senjata dari reruntuhan kuno itu?"
"Maksudmu menggunakan Juggernaut?!"
Nama: Gasphier
Usia