
Dengan begitu kami pergi ke utara untuk mencari kota yang dimaksud.
"Mereka tidak jauh kok, hanya melewati hutan disana dan menemukan jalan besar, kau akan mulai melihat gerbang setelah mengikutinya." (Sistine)
Aku menggangukan kepala, Sistine memberiku petunjuk tentang itu semua.
Jadi, yang pertama aku harus menemukan jalan raya besar bukan?
Itu akan mudah jika aku tidak bertemu dengan monster lain.
Maksudku, bisa saja ada yang menghalangi perjalananku ketika kami pergi.
"Benar, memang ada beberapa binatang yang buas yang mengawasi jalanan itu. Itu sebabnya para pedagang menyewa seseorang untuk mengawal mereka."
Aku menggangukan kepala, dari informasi sepertinya mereka memang benar lebih banyak berada di sekitar jalan raya.
Tunggu, jika aku bisa memanfaatkan ini.
"Sistine, kau pernah melihat monster dalam jumlah banyak?" Aku menoleh ke arahnya, jika itu memang ada ... Maksudku, monster yang bergerombol, aku bisa panen banyak emas nanti jika berhasil menemukannya.
"Maksudmu kawanan goblin, mereka terlihat disekitar jalan raya akhir-akhir ini. Dan, sepertinya tujuan mereka sama, yaitu menggangu pengguna jalan." (Sistine)
Jika itu memang benar, maka bukankah ini adalah kesempatanku?
"Apakah Tuan Lein berniat membasminya?"
"Itu akan terjadi jika kita berhasil menemukan mereka."
Dan pada saat itulah kami segera memulai pencarian.
Di wilayah itu, ada yang namanya hutan yang menjadi batas pemisah antara Kota Kathalan dan kota lain.
Sementara dari cerita Sistine, sepertinya orang-orang mengakali masalah itu dengan membuat jalan besar.
Memang, pada awalnya semua berjalan dengan baik.
Tapi, lama kelamaan jalur itu semakin berbahaya ketika para monster mulai melihat peluang lebih banyak untuk berburu mangsa disana.
Goblin ini contohnya.
Mereka memang gemar mencuri sesuatu dari manusia.
Baik itu uang, pakaian ataupun yang lainnya yang bisa digunakan.
"A-Dalam kasus tertentu, mereka bisa menculik seseorang untuk menjadi mainan mereka." Apa? Oh, no ... Itu bahkan menjadi yang pertama aku mendengarnya.
"Jadi bukankah mereka sangat berbahaya?" Aku mulai merasakan sesuatu di samping ketika kami berjalan semakin dekat dengan jalan raya.
[Ras: Goblin] | [Level:10]
"B-Bukankah mereka sangat ..." Aku baru saja ingin mengatakan "lemah" di bagian setelah "sangat" itu, ketika sesuatu yang berwarna hijau lain menampakan diri.
[Ras: Goblin] | [Level:11]
[Ras: Goblin] | [Level:13]
[Ras: Goblin] | [Level: 9]
[Ras: Goblin] | [Level: 14]
[Ras: Goblin] | [Level:12]
[Ras: Goblin] | [Level:10]
[Ras: Goblin] | [Level:11]
[Ras: Goblin] | [Level: 7]
[Ras: Goblin] | [Level: 9]
"W-Wow?! Bukankan ini terlalu ..." Mereka banyak.
Kira semuanya berjumlah sekitar sepuluh.
Ah, bukan, mungkin bisa bertambah lagi.
Aku dengan pedang yang sudah terhunuskan memutuskan untuk berdiri di depan Sistine yang ketakutan.
"Kalian akan menjadi lawanku sekarang." Setidaknya, aku mengharapkan emas dan medali yang banyak ketika melawan mereka.
[Master, apakah anda serius dengan mengalahkan goblin?]
Aku menggangukan kepala, sisten tiba-tiba mengatakannya yang membuat aku cukup kebingungan.
[Misi: Mengalahkan 100 goblin] | [Hadiah: +20.000 emas dan + 1000 medali.] | [Itu termasuk mengalahkan goblin yang sudah berevolusi]
W-Wah, baru pertama kali aku menemukan Sistem memberikan misi dengan hadiah yang sangat menggiurkan.
Seribu?
Berarti itu cukup untuk memanggil bawahan.
Jadi itu hanya tentang mengalahkan 1000 goblin, bukan?
"Disini sudah ada sepuluh, jadi aku harus mencari lebih banyak lagi."
Begitu aku memikirkannya, tanpa sadar aku sudah mendekat ke arah kerumunan goblin dan memberikan salah-satunya tebasan yang memutus bagian kepala.
"Warghhh!"
"GggAaagGgHhh!!!" Goblin yang lainnya segera menggangap itu sebagai ancaman.
Segera, goblin yang masih hidup mulai menyerang ke arahku.
Pedangku kemudian beradu ketajaman dengan senjata goblin.
Memang, dari kualitas mereka termasuk seimbang.
Tapi kekuatanku jauh lebih besar daripada dia.
"Wargh!"
"AaagGghhH!"
Jeritan demi jeritan terdengar.
Para goblin tidak berdaya dengan serangan pedangku yang mematikan.
Aku menusuk lagi, dan kali ini mengambil nyawa yang ke lima, lalu ke enam setelah bertukar serangan.
"Gyahhhh!"
Salah-satu goblin memutuskan lari setelah meninggalkan tiga temanya yang tengah berjuang di depan.
Aku menyeringai melihat itu.
"Tunggu, Tuan Lein ... Apa yang kau lakukan?" (Sistine)
"Aku hanya membuat dia menjadi pemandu jalanku untuk bisa menemukan sarang mereka."
Aku yakin, disana pasti akan ada lebih banyak lagi yang bersembunyi.
Aku memutuskan untuk mengakhiri pertarungan ini setelah terlibat lebih banyak aksi dengan para goblin yang masih bertahan.
"Waghhh!!!"
Goblin yang terakhir mati ketika aku memisahkan kepala dengan tubuhnya.
[+100 emas] | [+2 medali]
[+100 emas] | [+2 medali]
[+100 emas] | [+2 medali]
[+100 emas] | [+2 medali]
[+100 emas] | [+2 medali]
[+100 emas] | [+2 medali]
[+100 emas] | [+2 medali]
[+100 emas] | [+2 medali]
[+100 emas] | [+2 medali]
[+100 emas] | [+2 medali]