The Ultimate Principality System

The Ultimate Principality System
Chapter 58 - Berita



"Ah, ummm ... Begini Tuanku, sepertinya kita kehilangan kastil beserta semuanya yang ada di kerajaan."


Aku melebarkan mata selama dua detik sebelum itu menjadi mata yang melotot ke arah Lucfier.


"Maafkan saya Tuanku! Itu terjadi karena saya tidak berada di tempat!"


Carla yang merasa bersalah memohon aku memaafkannya.


Sungguh, jika aku bisa mencerna apa yang mereka katakan. "Tunggu dulu, maksud kalian adalah Kastil sudah jatuh ke tangan musuh?"


Lucfier dan Carla menggangukan kepala, tidak membantah.


Oke, aku akan mulai bisa menebak siapa pelakunya.


"Jangan-jangan petualang kelas B yang bernama Kyle itu?" (Lein)


"Tepat sekali, Tuan. Dia terlalu kuat untuk bisa kami hadapi, dan juga aku merasa harus mencarimu terlebih dahulu." (Carla)


Begitu aku mengatakannya, tangan ini mengepal dengan sendirinya setelah memastikan itu dari mulut mereka.


Sekarang, sudah jelas aku harus menghajar dan memberi pelajaran kepada orang itu, yang sudah melakukan hal yang seenaknya di dalam kastilku.


"Dengan levelku yang sekarang dia sudah bukan tandinganku. Tapi untuk kalian yang masih level rendah."


Nama: Lucfier


Ras: Iblis


Usia: ??? tahun


Jenis Kelamin: Laki-Laki


Pekerjaan: Penasehat


Level: 20


Status:


HP [F] | MP [F] | Pertahanan Fisik [F] | Daya Tahan Sihir [F] | Kecepatan [E] | Kelincahan [E] | Serangan Fisik [F] | Serangan Sihir [F] Kecerdasan [S]


Skill:


● Menyamar: Membuatmu ahli dalam misi penyusupan.


● Merekut: Bisa merekrut bawahan.


● Pengamatan: Kemampuan istimewa, mata yang bisa menggali informasi rahasia seseorang hanya dengan melihat lawan bicaranya.


 ---


Tunggu, apa?


Aku sudah bisa menebak ini. Bahkan seseorang yang sangat aku percayai seperti Lucfier baru sampai 20?


Itu berarti membuatnya terlemah dalam pasukan? Hmmm, mungkin tidak karena Eve juga jauh lebih rendah.


Tapi, tetap saja. Aku sangat prihatin dengan ini.


"Minimal kalian berada pada level seratus atau dua ratus sebelum kita kembali."


Aku mengatakan itu dengan keras kepada mereka yang mulai menundukan kepala.


Aku memang tidak menyalahkan masalah ini ke bawahanku, tapi satu hal yang aku tidak senang dari Kyle yang memasuki kastil dengan mulus tentu karena bawahanku masih lemah.


"Untuk itulah, kita akan berpetualang bersama sebelum kembali."


Aku kemudian melihat wajah Carla yang tersenyum sebelum itu disusul oleh Lucfier yang terlihat antusias.


"Oh, tentu saja Tuanku!" (Lucfier)


"Kami akan berusaha! Kami menjadi kuat untuk bisa mendapatkan pengakuanmu, Tuan!" (Carla)


Aku rasa, aku akan menyerahkan bagian ini sedikit ke Beon yang masih di luar sekarang.


Burung seuukuran jerapah itu menerima permintaanku dan mengantar Carla ke lokasi yang ada monster lemah nya.


Aku rasa nanti gadis itu akan bertemu dengan sejenis goblin yang pernah aku lawan, sementara untuk Lucfier ... Dia memutuskan pergi bersama dengan Vargha.


Jadi di kastil, tinggal aku, Layla dan Rokie.


"Hmmm? Tuanku, apakah ada yang bisa aku lakukan?"


Mari kita lihat, keadaan kastil yang dipenuhi oleh tanaman merambat lalu ada banyak dinding yang rusak.


"Aku memerlukan bantuanmu untuk memperbaiki mereka semua, Rokie."


"Saya mengerti, Tuan."


Dan, begitulah.


Kastil yang tadinya retak menjadi seperti baru lagi setelah dengan [Arsitek] Rokie, dia memperbaiki semuanya, termasuk membantuku membersihkan belukar liar yang mendominasi di taman.


"Aku juga memerlukan bantuanmu untuk membangun beberapa rumah di sekitarnya."


"Untuk apa, Tuanku?"


"Untuk berjaga-jaga, jika sewaktu-waktu aku harus menampung beberapa pengungsi."


Jadi aku akan mempersiapkannya menjadi benteng yang dikelilingi oleh beberapa rumah.


"Ide yang bagus Tuanku, mungkin kita bisa membangun kota kecil disini."


Aku menggangukan kepala.


Sekarang, semuanya akan menjadi mudah setelah Rokie berada disini.


Aku sudah bisa melihat dia membangun sesuatu sekarang yang menghabiskan [-500.000 Emas ku]


Tapi, aku tidak mempermasalahkan semuanya.


Uang bisa di dapat lagi, dan tentu aku juga mendapat sesuatu dari Carla dan Lucfier yang mengalahkan monster.


[+120.000 Emas] | [120 Medali]


[+150.000 Emas] | [150 Medali]


Aku menebak, mereka pasti tengah bekerja keras sekarang.


Oke, mengabaikan semuanya. Aku sudah bisa melihat beberapa rumah sudah mengelilingi kastil ku sekarang.


"Tapi ... Ummm ... Bukankah kita harus melindungi mereka dengan pagar?"


Ya, rasanya agak beresiko menempatkan mereka diluar tanpa adanya perlindungan.


"Aku akan memulai dari tembok batu setinggi beberapa meter, apakah anda tidak masalah aku melakukannya sekarang, Tuan?"


Aku mengizinkan, dan itu akan menjadi [-600.000 Emas] yang ditukar untuk membangun tembok.


Cukup mahal, tapi sekarang aku merasa itu setimpal.


Aku melihat selain benteng di kastil, itu juga terdapat benteng yang melindungi di luar.


Yang berarti, ada dua tembok yang harus dilewati oleh monster sebelum mereka mencapai kastil.


Tentu, aku membuatnya berada cukup jauh, sekitar kurang dari puluhan meter dari lokasi kastil, karena aku merasa akan membangun rumah lagi, jadi aku sengaja membuatnya luas.


Setelah ini, aku berniat untuk memeriksa semua lahan yang kosong, tapi sebelum itu bisa terjadi, seseorang memelukku dari samping.


"Aku kembali, Tuanku!"


Nama: Carla


Ras: Iblis


Usia: ??? Tahun


Jenis Kelamin: Perempuan


Pekerjaan: Penjaga Kastil


Level: 80


Status:


HP [A] | MP [F] | Pertahanan Fisik [A] | Daya Tahan Sihir [F] | Kecepatan [D] | Kelincahan [S] | Serangan Fisik [A] | Serangan Sihir [F]


Skill:


● Pukulan Iblis 5: Kerusakan serangan bertambah menjadi 62%