
Setelah selesai dengan urusan para petualang itu. Aku dan Aisha pergi untuk mencari sesuatu yang ada pada Quest peringkat E tersebut.
"Jadi target selanjutnya adalah para Lizardman ini?"
Berbeda dengan sebelumnya, yang dimana aku berhadapan dengan goblin. Dia memang memakai senjata lalu berkelompok, tapi yang membedakannya adalah, mereka adalah monster dengan wujud mirip manusia tapi berkepala kadal dan memiliki ekor juga.
Jumlah mereka juga tidak terlalu banyak, tapi itu cukup untuk bisa mengimbangi kami.
[Ras: Lizardman] | [Level: 15]
[Ras: Lizardman] | [Leve:l 20]
[Ras: Lizardman] | [Level: 15]
[Ras: Lizardman] | [Level: 16]
[Ras: Lizardman] | [Level: 18]
Ada setidaknya lima yang terlihat dan level mereka bervariasi, aku akan memulai dari yang termudah dulu.
Pedangku menembus kepala manusia kadal tersebut dan membuatnya hancur seperti memotong semangka.
Kemudian, Aisha yang berada tidak jauh dariku juga memberikan penyergapan yang mendadak.
[+200 Emas] | [+4 Medali]
[+200 Emas] | [+4 Medali]
Sementara aku mendapatkan sedikit demi sedikit pemberitahuan, Lizardman yang mengetahui serangan kemudian memutuskan untuk memulai perlawanan.
"Gaahhh!"
SREET!
Aku menghindari tombaknya dan menusuknya lagi, lalu menghindar pedang Lizardman lain yang mengincar punggungku dan membalasnya dengan memberikannya satu tusukan di perut.
[+200 Emas] | [+4 Medali]
[+200 Emas] | [+4 Medali]
[+200 Emas] | [+4 Medali]
Keduanya tumbang ditanah tepat setelah serangan terakhir.
Sementara, sisanya sudah diatasi oleh Aisha.
"Begini-begini ternyata dia sudah sangat kuat?"
Aku tidak tahu, apa yang menyebabkan Aisha dengan level yang sekarang adalah 3 sepertinya bisa mengalahkan musuh di level beberapa kali lebih tinggi dari gadis itu.
Contohnya Lizardman ini. Dia bahkan mengatasinya dengan baik.
Maksudku, sungguh, ketika aku melihatnya bertarung, dia melakukan gerakan yang sangat bagus dan hampir menyamaiku.
Ketika aku penasaran, aku mencoba untuk mengintip statusnya secara diam-diam.
Nama: Aisha
Ras: Manusia
Usia: 16 tahun
Jenis Kelamin: Perempuan
Pekerjaan: Ksatria Pedang
Level: 3
Status:
HP [F] | MP [F] | Pertahanan Fisik [F] | Daya Tahan Sihir [F] | Kecepatan [F] | Kelincahan [F] | Serangan Fisik [F] | Serangan Sihir [F]
Skill:
● Peningkatan Level: Membuat siapapun yang bersetubuh dengannya naik level satu tingkat.
● Salin: Dapat menyalin pengalaman 50% dari seseorang yang bersetubuh denganmu.
---
Salin? Jadi dia berhasil karena aku yang berbagi pengalaman dengannya?
Itu akan menjadi masuk akal. Maksudku, jika memang benar demikian, Pengalaman pertarunganku dengan Orc, serigala, seratus goblin dan yang lainnya bisa jadi yang membuat Aisha berhasil mengetahui kelemahan dan menemukan celah untuk bisa mengalahkan mereka dengan mudah.
"Itu sangat curang!" Bahkan aku tanpa sadar mengatakannya cukup keras sehingga Aisha terlihat memiringkan kepala. "Ah, seandainya aku memiliknya juga ..."
Tunggu, jika itu memang bisa.
Nama: Lein
Ras: Manusia
Jenis Kelamin: Laki-laki
Pekerjaan: Pangeran Bersenjata
Level: 36
Status:
HP [F] | MP [F] | Pertahanan Fisik [E] | Daya Tahan Sihir [F] | Kecepatan [F] | Kelincahan [E] | Serangan Fisik [E] | Serangan Sihir [F] | Keberuntungan [S]
Skill
● Ketahanan Binatang Buas level 2: Membuat seseorang kebal selama beberapa waktu.
● Menebas level 2: Membuat kerusakan serangan fisik dan senjata bertambah 6%
● Salin: Menyalin pengalaman dari seseorang yang bersetubuh denganmu.
---
Aku juga memilikinya, itu berarti aku juga bisa mencuri pengalaman seseorang hanya dengan melakukan itu?
Baiklah, ini akan menjadi sesuatu yang baik untuk kedepannya.
Karena, selain bisa membuat Aisha mengejar ketertinggalan di bagian level.
Aku juga sudah bisa membuatnya memahami bagaimana langkah yang harus diambil ketika dia bertemu dengan monster kuat dengan pengalaman ini tentunya.
Kami kembali ke Kota Kathalan ketika matahari mulai terbenam.
Hanya ada misi perburuan Lizardman hari ini dan menghabisi beberapa serigala.
Tapi, sungguh ... Itu cukup untuk membantuku naik level.
Tanpa kusadari sekarang aku sudah berada pada level 40.
Itu jauh lebih cepat dari yang aku kira. Sementara untuk Aisha, dia mengalami kemajuan yang pesat dan sekarang sudah level 10.
Itu semua pasti berkat skill [Salin] tersebut.
"Semuanya, ada pengumuman!" Aku kemudian melihat ada kerumunan orang yang memperlihatkan seseorang yang berdiri di tempat tinggi. "Pemerintahan sekarang berganti ke tangan perdana menteri kita."
Semua orang saling memandangi satu-sama lain.
Ini jelas merupakan hal yang mengejutkan bagi mereka, sekaligus yang membuat aku mengepalkan tangan dengan keras.
"Raja Sebelumnya, Yang Mulia Orlez dengan sembarangan mengambil putri dari kerajaan musuh kita, Kerajaan Palos untuk dinikahkan dengan pangeran mahkota yang tidak berguna itu."
Sementara semuanya masih sangat dibuat bingung dengan ini, pembicara itu masih melanjutkan pidatonya.
"Untuk itu ... Kami akan mengganggap ini tidak sesuai dengan keinginan kita yang menggangap Kerajaan Palos sudah terlalu banyak mengambil wilayah. Saya tahu, perdamaian adalah keinginan semua orang, tapi bagaimana jika yang terjadi adalah Palos menginginkan kita mengakhiri perang ketika mereka sudah menguasai banyak tanah kita?! Apakah kalian rela kehilangan banyak wilayah?!"
Dan, dalam satu pertanyaan itu, itu akan membuat semuanya menjadi geram dan berhasil menarik suara rakyat untuk menentang keputusan raja.
"Kalahkan Kerajaan Palos!"
"Gulingkan Raja yang tidak berguna!"
Orang-orang itu mengatakannya dengan ekspresi dendam dan dipenuhi amarah.
Ada beberapa yang mulai mengangkat senjata.
Kebanyakan dari mereka adalah berasal dari pihak yang sekarang adalah pendukung Perdana Menteri tersebut, dan ada lebih banyak lagi yang berhasil dipengaruhi setelahnya.
Ahaha ... Melihat ini membuatku sangat-sangat prihatin melihat keputusan yang diambil oleh rakyatku.
Memang, aku rasa ayahku ini membuat keputusan yang tidak memuaskan sebagian orang.
Tapi sungguh, mungkin ada niat baik di balik itu semua, seperti menghentikan perang untuk membuat rakyatnya menjadi makmur.
Maksudku, mengirim pasukan ke medan perang akan memerlukan biaya untuk melakukannya.
Dan itu akan membuat anggaran belanja negara lebih difokuskan dalam satu bidang saja, yaitu di militer.
Sementara, sebagai tanda untuk menyetujui penghentian perang ini.
Raja Palos sudah bersedia memberikan putrinya, Ranee untuk menikahi pangeran kerajaan ini, yang sekarang adalah aku.
Dan, tentu aku bisa menggangap Raja Orlez, ayahku, berhasil membangun hubungan baik dengan penguasa Palos sehingga keduanya sepakat membangun sebuah hubungan keluarga.
Semuanya menjadi lebih jelas sekarang.
Identitas istriku Marissa yang sekarang direinkarnasi menjadi Ranee adalah bangsawan dari kerajaan lain, bagaimana kami bisa menjadi tunangan, dan motif Raz melakukan pemberontakan, itu dijelaskan dengan lengkap oleh pembicara itu.
"Sementara, untuk tuan putri dari kerajaan musuh kita. Yang Mulia Raja baru kita sudah membuat keputusan, yakni menjadikan dia sandera dengan menikahkannya kepada pangeran mahkota baru kita, Leon." (Pembicara)