
Nama: Lein
Ras: Manusia
Usia: 18 tahun
Jenis Kelamin: Laki-laki
Pekerjaan: Pangeran Bersenjata
Level: 75
Status:
HP [E] | MP [E] | Pertahanan Fisik [D] | Daya Tahan Sihir [F] | Kecepatan [E] | Kelincahan [E] | Serangan Fisik [D] | Serangan Sihir [E] | Keberuntungan [S]
Skill
● Ketahanan Binatang Buas level 3: Membuat seseorang kebal selama beberapa waktu.
● Menebas level 3: Membuat kerusakan serangan fisik dan senjata bertambah 6%
● Salin: Menyalin pengalaman dari seseorang yang bersetubuh denganmu.
● Bola Api Naga: Memungkinkan menggunakan sihir api.
● Pedang Suci: Kecepatan bertambah 10% ketika bertarung.
● Sihir Es: Memungkinkan menggunakan sihir dengan elemen tersebut.
● Sihir Air: Memungkinkan menggunakan sihir dengan elemen tersebut.
---
"Sekarang, aku sudah level tujuh puluh lima, ya?"
Dibandingkan ketika mengambil quest biasa dari guild, aku rasa ini jauh lebih cepat untukku.
Tapi, dari yang aku lihat. Rata-rata orang-orang hanya bisa membawa pulang batu sampai berjumlah seratus atau paling tinggi lima ratus.
Dan itu masing-masing akan menghasilkan sebanyak sepuluh koin per batu. Namun, aku yang berhasil membawa pulang sampai tiga ribu ternyata membuat para petualang terkejut.
"Hei sobat, bisakah kau membagikan sedikit batu ini untuk kami?"
Beberapa orang menghadang langkah kaki aku ketika berniat meninggalkan dungeon, namun pergi ke bagian penjualan terlebih dahulu.
Ya, beginilah contohnya. Aku yang berhasil membawa banyak sampai menarik perhatian orang-orang yang ingin berbuat curang.
"Aku tidak tahu siapa kau, tapi untuk apa aku membagikan ini kepadamu?"
Biar aku lihat, seberapa kuat level orang ini.
[Petualang] | [Level: 65]
[Petualang] | [Level: 70]
[Petualang] | [Level: 69]
Wow, itu termasuk lumayan. Kemungkinan dia peringkat D atau C. Tapi, entah kenapa mereka berani mencuri sesuatu dariku yang merupakan setara dalam hal peringkat?
"Hajar dia!"
Aku kemudian melihat satu laki-laki sudah berdiri di sampingku sambil mengayunkan sebuah pukulan.
Aku menerima itu dengan tanpa bergerak, dan itu membentur wajahku.
"Awww! Keras! Keras!"
Satu petualang melihat kepalan tangannya berubah menjadi merah. Aku tersenyum puas melihat itu. Ini pasti berkat skill [Ketahanan Binatang Buas] milikku.
"Dasar! Kau melakukannya! Aku tidak akan membiarkanmu-Agh!" Ketika aku akan melakukan sesuatu, satu pria lagi tersungkur ke tanah.
"Tidak ada yang bisa menyerang tuanku lebih dari itu!"
Aku kemudian menoleh ke samping dan menemukan Aisha dengan pedangnya sudah membuat lawan ku mengeluarkan darah di tangan kiri.
"Apa yang sudah kau lakukan?!"
"Aku akan membalas ini! Lihat saja!"
Aku menemukan satu dari mereka sudah dalam nyanyian untuk melantunkan sesuatu.
"Hm? Apakah ini buruk, Jean?"
"Tuanku, mereka bisa sihir. Kau harus menghentikan itu!" (Jean)
Aku menggangukan kepala, kemudian maju dia antara mereka dan melepaskan tendangan ke arah orang yang bernyanyi, dan dua lagi ke arah lain.
Mereka tersungkur ke tanah sebelum mulai memperlihatkan wajah dendam. Tapi aku segera menganggap ini sebagai sebuah kesempatan.
"Bagaimana kalau begini, aku mengambil batu kalian lalu kalian boleh pergi?" Aku mengeluarkan sesuatu mirip seperti kantong besar penuh batu dari salah-satu petualang.
"Kau ... Bagaimana bisa sekuat ini? Padahal petualang kelas F?"
"Kelas F?" Wajahku tidak bisa menyembunyikan keterkejutan itu.
Dia mengira aku dalam peringkat rendah dan berani melakukannya?
Sekarang, ini menjadi jelas tentang alasan petualang di level yang lumayan tinggi berada di lantai dungeon level 1 ini, adalah untuk mengambil batu kristal dari yang lemah.
"Kau pasti sangat senang merampas batu-batu petualang pemula, ya? Biar aku bantu kau untuk menyimpannya." Karena benda ini merupakan hasil rampasan, jadi aku tanpa ragu mengambil semuanya dan memperlihatkan ke arah kerumunan.
"Jangan ... Mereka ... Pasti akan menghajar kami karena luka ini!"
"Memangnya aku peduli?" Selain mengembalikan semuanya pada pemilik batu yang sebenarnya, aku dengan baik hati mempersilahkan orang-orang yang menjadi korban untuk memperlakukan para perampas yang sudah lumpuh itu dengan baik.
"Kita pergi sekarang, Aisha." (Lein)
"Ya, uhm ... Tentu ..." Gadis itu hanya menganggukan kepala sambil menggumamkan beberapa hal setelahnya.
"A-Tuan, tunggu aku!" (Jean)
***
Nama: Aisha
Ras: Manusia
Usia: 16 tahun
Jenis Kelamin: Perempuan
Pekerjaan: Ksatria Pedang
Level: 30
Status:
HP [F] | MP [F] | Pertahanan Fisik [F] | Daya Tahan Sihir [F] | Kecepatan [E] | Kelincahan [E] | Serangan Fisik [E] | Serangan Sihir [F]
Skill:
● Peningkatan Level Lv 4: Membuat siapapun yang bersetubuh dengannya naik level empat tingkat.
● Salin: Dapat menyalin pengalaman dari seseorang yang bersetubuh denganmu.
● Percepatan Pedang Level 2: Kecepatan mengayun pedang bertambah 25% ketika mengaktifkan skill ini.
---
"Bagus, sepertinya gadis ini juga sudah naik level."
Aku mengatakan itu dengan suara kecil setelah pulang ke rumah dan pergi ke kamar tidurku di kastil.
Sekarang, tempat ini memang sudah dipenuhi perabotan dan ranjang besar.
Aku rasa itu cukup untuk ditempati oleh beberapa orang sekaligus.
Di depan ku, Aisha sudah berdiri dengan hanya pakaian ketatnya tanpa zirah.
Aku sengaja membuatnya melepaskan itu di dalam kastil.
Lalu, satu hal yang aku herankan adalah ... Mengapa guild bisa membuat gadis itu memiliki peringkat yang sama denganku meskipun levelnya masih cukup rendah.
Aku kemudian memutuskan untuk tidak mempedulikan ini. Karena besok mungkin aku akan mencari tahu alasannya.
Malam itu, seperti biasa akan terdengar Aisha yang mengeluarkan berbagai macam suara kecil setelah aku memasukan sesuatu ke dalam tubuhnya.