The Ultimate Principality System

The Ultimate Principality System
Chapter 61 - Kastil Yang Dikuasai



Di dalam kastil.


Pada malam itu.


Kyle dengan wajah riang nya menatap rumah baru yang dia klaim sebagai miliknya sekarang.


"Setelah melalui perjalanan yang melelahkan, entah kenapa aku bisa seberuntung ini mendapatkan kastil, juga negara sendiri! Aku tidak tahu jika dia adalah pangeran, tapi aku tidak peduli. Yang penting ini bisa menjadi tempat tinggalku mulai dari sekarang!"


Seolah-olah menikmati itu, ada beberapa orang yang dulunya mantan para bandit menatapnya dingin ketika melewati lorong.


Mereka adalah prajurit sekarang yang mengabdi untuk kerajaan Reig, tentu adalah para pengikut seseorang yang mereka kenal sebagai pangeran di kerajaan tersebut, yang adalah pemimpin mereka.


"Aku hanya akan mengatakan ini kepada kalian, bersikaplah seperti prajurit rendahan!"


"Kami tidak akan--"


Ketika mereka mengatakannya, tiba-tiba muncul sebuah tekanan di atas pundak prajurit yang memaksanya dari posisi berdiri menjadi berlutut.


"Akhh!"


"Lakukan, aku sangat menikmati ini."


Sambil tertawa dengan ekspresi merendahkan, dia menatap para prajurit dan bermain-main sedikit dengan mereka untuk kepuasan pribadi.


Rupanya, Kyle selama ini dianggap sebagai seseorang yang dijauhi karena sikap nya yang begitu brutal.


Memang, dia menjadi petualang peringkat cukup tinggi yaitu B, yang membuatnya tetap bisa berada di lingkungan masyarakat meskipun banyak yang menunjukan senyuman jijik ketika bertemu dengan orang ini karena tuduhan atas kejahatannya pada beberapa kasus.


Kyle dulunya adalah mantan keluarga bangsawan yang sekarang sudah kehilangan posisi dan gelar, lalu menjadi petualang di guild kerajaan ini setelah melewati berbagai hal.


Namun, itu tidak membuatnya menyerah untuk melakukan sesuatu yang dia sebut sebagai, "Balas Dendam"


Masa lalu pria ini ternyata cukup kelam.


Sewaktu kecil dia terus diperlakukan berbeda dari teman seusianya.


Bahkan, orang tua nya sekalipun hanya menggangap dia sebagai anak yang tidak berguna karena terlalu lemah dalam hal bertarung.


Sampai hari tertentu dimana dia berhasil mencuri sesuatu yang berharga dari keluarga nya, secara perlahan Kyle mulai diakui kemampuannya dan diundang untuk bergabung dalam guild petualang.


Tidak lama, setelah naik daun, pria ini menjadi sombong dan mulai menggunakan level peringkat petualangnya untuk memperdaya orang lain sekaligus melakukan kejahatan pertama nya.


"Berkat benda ini, aku menjadi kuat, meskipun sebagai efek sampingnya aku akan kesakitan selama waktu tertentu. Tapi, dengan gadis ini aku yakin bisa menyembuhkannya."


Item sihir langka yang dimiliki keluarganya membuat dia mampu meningkatkan level secara drastis, dari 50 sampai 100.


Item tersebut adalah sejenis pil, namun dia hanya memiliki dua butir saja.


Satu sudah digunakan dan sisanya masih berada di tangannya saat ini.


Namun, sepertinya itu akan membuat orang yang mengonsumsinya mendapatkan efek nyeri yang hebat pada tubuh.


Tapi rupanya, sihir penyembuhan bisa menjadi solusi untuk mengatasi itu.


Sekarang, Kyle yang terlihat menikmati ini berjalan ke ruang yang akan menjadi kamar tidurnya malam itu.


Disana tertulis "Kamar Lein".


"Kau bocah, tidak bisakan melakukannya dengan lebih baik." (Kyle)


Sambil duduk dia menyuruh Jean yang ketakutan untuk memijat lengan nya.


"Kau tahu, melihat betapa lemah nya iblis itu bahkan sampai kabur sebelum bertarung denganku, menunjukan bahwa Tuan kalian gagal memelihara kalian!" (Kyle)


"Tuan tidak gagal!" (Jean)


"Huh? Apakah kau sungguh merasa dia berguna?" (Kyle)


"Memang, dia lebih baik daripada kau yang buruk menurut sifat." (Jean)


"Apa?!" (Kyle)


Sementara, Kyle yang berniat menampar Jean, dihentikan oleh suara langkah kaki yang memasuki ruangan.


"Aku datang seperti yang kau minta." (Aisha)


Berdiri di samping Aisha, seorang gadis dengan jubah yang sama seperti sebelumnya mengantar Aisha ke dalam ruangan.


"Kau sungguh memiliki tubuh yang indah, Aisha. Melihat betapa manisnya dirimu, aku yakin pria itu sungguh menikmatimu, bukan? Aku memang bukan yang pertama, tapi aku yakin kau yang sudah berpengalaman akan melakukannya dengan baik malam ini, nukankah begitu?"


Kyle yang tertawa ketika mengatakannya, mendapat respon jijik dari dua gadis di hadapannya.


"Senyuman itu lagi?"


Inilah, alasan orang-orang melakukan itu kepada dia.


Merenggut sesuatu yang dilindungi oleh wanita, dia akan melakukan itu setiap hari jika menemukan mangsa yang mampu menarik perhatiannya.


Biasannya setelah dia melakukannya, Kyle akan lari.


Namun, anehnya, sampai saat ini belum ada yang berani mengambil tindakan terhadap kejahatan pria tersebut.


"Mereka hanya belum memiliki bukti. Kau tahu? Aku pandai dalam menutupi fakta. Jadi, karena itulah sampai sekarang itu hanyalah rumor buruk tentangku yang beredar."


Kemudian, setelah puas dengan penjelasannya. Aisha yang sebelumnya berdiri di depannya disuruh untuk mendekat.


"Tapi sebelum itu, aku akan memintamu untuk meminum ini."


"Hummm? Apa itu?"


***


Sebelumnya, Aisha mendatangi rumah sakit Eve yang belum tersentuh oleh Kyle.


Dia kemudian menceritakan apa yang terjadi, termasuk tentang menyuruh wanita itu membuat sesuatu untuknya.


"Jadi, ada orang yang berani macam-macam dengan Tuan, ya?" (Eve)


"Tuan sedang berjuang untuk kembali, jadi dia menyuruhku untuk melakukan sesuatu untuk mengulur waktu." (Aisha)


Eve menggangukan kepala.


Dia kemudian mencampurkan sesuatu pada beberapa potion sampai itu menghasilkan warna tertentu.


"Ini adalah obat tidur, atau aku bisa bilang obat yang membuat dia melemah selama beberapa waktu. Tapi, aku tidak bisa mengatakan ini mampu membunuh. Karena kekurangan bahan, jadi aku tidak bisa membuat racun."


Eve kemudian menjelaskan tentang produksi potion penyembuhan yang dipesan olehku, dan itu memang menghabiskan banyak persediaan.


"Aku ... Sangat terbantu dengan ini."