
Shen Su Huan datang ke kediaman Han dengan kereta. Pagi-pagi sekali kereta khusus milik putra Mahkota sudah berhenti di depan gerbang kediaman Han. Menyita perhatian. Tetapi mereka segera memahami bahwa Putra Mahkota datang untuk menjemput calon istrinya pergi ke peperangan Serikat Anggrek Bulan bersama.
Kedatangan sang putra Mahkota juga masih membuat panik penghuni kediaman Han. Meskipun semua orang tahu bahwa pernikahan keduanya sudah ditetapkan, tetapi mereka masih tidak bisa tidak terkejut dengan kedatangan putra Mahkota pagi-pagi sekali. Matahari, baru saja terbit.
Shen Su Huan menunggu dengan tenang di dalam gazebo yang ada di taman samping kediaman. Meskipun ia hanya duduk dan menyesap tehnya dengan santai tetapi tidak memudarkan aura kemegahan yang dimilikinya. Semua orang tidak bisa tidak menahan napas mereka saat mereka harus melewati taman.
Han Aruna memang sudah bangun sejak pagi dia bersiap pagi itu. Hari ini adalah hari Lelang Tahunan Serikat Anggrek Bulan dilaksanakan. Akan ada banyak orang yang datang sehingga banyak hal yang harus dipersiapkan dengan baik. Tidak.boleh ada satu kesalahan pun yang terjadi. Jadi Han Aruna bersiap lebih awal dan saat ia baru keluar dari kamarnya, ia menerima laporan bahwa Shen Su Huan sudah menunggunya sejak setengah jam yang lalu.
Shen Su Huan memang melarang semua orang untuk memberitahukan perihal kedatangannya pada Han Aruna. Ia sudah menduga jika Han Aruna pasti sudah bangun dan tenaga bersiap saat ini. Mengenal gadis itu beberapa lama Sudah membuatnya mengenalinya luar dan dalam. Gadisnya menyukai segala sesuatu mengenai uang dan tidak akan membiarkan sesuatu menghancurkan reputasi baik Serikat Anggrek Bulan miliknya. Jadi dia pasti akan bersiap dan datang lebih awal.
"Aku mengerti. Kami akan berangkat sekarang. Jika ibu bertanya katakan saja jika aku berangkat dengan calon menantu idamannya." Ucap Han Aruna seraya melangkah pergi.
"Baik nona."
Ibukota tampak lebih ramai minggu ini. Banyak orang dari luar daerah yang datang ke ibukota kekaisaran Bei. Penginapan baik kecil maupun besar hampir penuh dalam waktu satu minggu ini. Para bangsawan dari berbagai kekaisaran datang dengan kekuatan dan kekuasaan mereka. Dengan orang-orang seperti itu berkeliaran di jalan, semua orang semakin berhati-hati dalam tindakan mereka. Jangan sampai mereka menyinggung satu diantara mereka tanpa sengaja.
Acara lelang tahunan Serikat Anggrek Bulan dilaksanakan. Akan ada banyak barang-barang yang berharga dan langka akan dilelang tahun ini. Seperti pil pemurnian Qi tahap menengah yang bisa membantu seorang kultivator yang kesulitan menerobos menyerap Qi tanpa hambatan.
Bagi seorang kultivator, hambatan terbesarnya adalah mengumpulkan Qi yang cukup yang dibutuhkan untuk menerobos. Orang-orang itu datang untuk mendapatkan pil semacam ini.
Di dalam kereta yang menarik perhatian semua orang, dua orang sedang makan dalam diam. Shen Su Huan datang dengan persiapan. Meskipun seorang kultivator sebenarnya tidak membutuhkan makanan dan menggantinya dengan energi Qi yang mendalam, tetapi dengan makan mereka akan menghemat energi Qi yang mendalam mereka dan juga dapat menikmati hidup.
Han Aruna termasuk adalah tipe Foody yang sangat menyukai berbagi jenis makanan. Setiap kali ia pergi ke suatu tempat baru yang pertama ia lakukan adalah mencari rekomendasi menu-menu makanan enak yang terkenal di daerah itu. Tetapi ia tidak akan berhenti di situ. Setiap kali datang ke tempat yang sama, tempat yang ia kunjungi sering kali berbeda sampai ia benar-benar menemukan tempat yang menyediakan makanan yang sesuai dengan lidahnya.
"Bagaimana? Apakah makanannya sesuai?" Tanya Shen Su Huan akhirnya setelah melihat Han Aruna makan dengan senyum yang terbit di bibirnya. Ekspresinya terlihat lucu saat ia sedang merasakan makanan yang ia nikmati. Dengan melihatnya saka seseorang akan ikut merasa kenyang.
"Lumayan. Koki terbaik di seluruh ibukota pasti berada di istana untuk memasak semua ini." Han Aruna tidak menyembunyikan pujiannya.
"Tidak. Semua masakan ini dimasa oleh Koki di halamanku sendiri."
"Pasti semua orang selalu datang untuk meminta makan."
"Yaaah memberi makan beberapa tikus pengerat tidak akan ada masalah. Tetapi jika kamu tidak menginginkan mereka, aku akan mengeluarkan perintah agar tikus-tikus itu tidak lagi datang." Yang dimaksud tikus pengerat adalah Shen Bi Yun yang sering datang bersama permaisuri maupun selirnya dengan menggunakan banyak alasan untuk meminta makan.
"Baiklah." Shen Su Huan mengangguk faham. Ia akan membuat Shen Bi Yun menangis karena tidak diizinkan lagi masuk ke dalam halamannya.
"Yang Mulia kita sudah sampai." Kusir menghentikan kereta dengan hati-hati.
Kerumunan yang tadinya berdengung seperti sekumpulan lebah yang terus terbang berkerumun mendadak kehilangan suara mereka saat melihat kereta putra Mahkota datang. Semua orang tanpa sadar berhenti bicara dan menahan napas mereka. Takut jika suara mereka mungkin akan mengganggu putra mahkota yang mendominasi.
Saat Shen Su Huan turun dari kereta, semua orang semakin mempersempit kehadiran mereka. Menghentikan setiap gerakan mereka dia berpura-pura menjadi patung. Hanya beberapa nona muda yang cukup delusi yang mencoba menarik perhatian Shen Su Huan. Mereka tidak menyangka dengan datang ke penelaahan tahunan ini mereka akan bertemu dengan Shen Su Huan yang jarang terlibat dalam kegiatan. Jika mereka tahu,mereka akan berdandan lebih cantik hari ini.
"Pegang tanganku." Shen Su Huan mengulurkan tangannya. Jika saat ini tidak ada orang di sekitar, hanya Aruna kemungkinan besar akan menendang tangan itu mengingat kelakuan pria itu yang seenaknya sendiri. Tetapi saat ini, mereka sedang menjadi pusat perhatian.
Jika ia tidak memberi muka pada Shen Su Huan hari ini, ia yakin dialah yang akan menyesal nanti. Jadi dia dengan patuh mengulurkan tangannya yang putih. Mendorong tubuhnya yang berbalut hanfu putih dengan motif anggrek bulan di bagian hanfunya. Hanfunya berkibar saat ia yurun dari kereta dan berdiri di samping Shen Su Huan.
Berdiri di samping Shen Su Huan, Han Aruna tidak kehilangan auranya sama sekali. Keagungan yang dimiliki Shen Su Huan tidak memudahkan pesona yang dimiliki Han Aruna. Keduanya berdiri berdampingan bahkan terlihat saking menguatkan. Jika yang berdiri di samping mereka bukan mereka, pemandangan indah itu mungkin tidak akan ada karena memang tidak ada yang mampu melakukannya.
Keduanya terlihat sangat serasi darimanapun mereka dipandang. Keduanya seperti keluar dari lukisan yang sama yang tidak dapat dipisahkan atau keindahannya akan berkurang.
Pada tahap ini, baik pria ataupun wanita menoleh orang di sebelahnya. Dan berharap kenapa bukan orang seperti mereka yang memperoleh keberuntungan menjadi pasangannya.
Satu di antaranya adalah Jang Mue Lan yang datang menjadi pasangan bagi Shen Hu Min. Adik tiri Shen Su Huan. Meskipun pangeran Shen Hu Min juga terlihat tampan, jika dibandingkan dengan Shen Su Huan, dia masih tidak ada apa-apanya. Jika Shen Su Huan tidak begitu sulit didekati mungkin ia sudah mengejarnya dan mendapatkannya. Hanya saja Shen Su Huan adalah seorang pria yang yag tidak berperasaan. Ia tidak akan segan menghukum atau bahkan membunuh gadis yang dengan sengaja mendekatinya tanpa malu. Itulah mengapa ia akhirnya mendekati Shen Hu Min untuk mendapatkan hubungan pernikahan yang menguntungkan.
Namun setelah melihat kedekatan Shen Su Huan dan Han Aruna, ia mungkin salah dan Shen Su Huan tidak sepenuhnya tidak bisa didekati. Dengan kemampuannya, ia berfikir jika ia juga mampu melakukannya.
~♡♡♡~
~☆The Story Of Han Aruna_61☆~
Terima kasih sudah mampir •○(♡;♡)○•
Jangan lupa like, Vote, Komen, Favoritkan dan bantu Share