
Tak lama setelah Shen Su Huan datang dan menyedot semua perhatian, Kasim mengumumkan kedatangan Kaisar. Seorang pria tampan dengan jubah naganya berjalan dengan gagah menuju kursi di platform tertinggi di dalam aula. Aura yang dipancarkan jelas sangat berbeda dari orang lain pada umumnya. Yang bisa menandinginya hanya Shen Su Huan yang datang sebelumnya. Namun entah kenapa aura mereka terasa berbeda. Han Aruna juga menyadarinya tetapi tidak mengerti apa penyebabnya.
Saat Kaisar Shen Holling masuk ke dalam aula, semua orang akan merasa tercekat dan tanpa sadar menahan napas mereka. Basis kultivasi Kaisar adalah yang paling tinggi di kerajaan yang diketahui. Lagipula banyak ahli tersembunyi yang tidak menonjolkan diri. Jadi meskipun ia sudah menekan auranya, masih sulit bagi orang biasa untuk bernapas dengan tenang.
Di belakang Kaisar, Permaisuri dan Ibu Suri berjalan dengan anggun ditemani oleh pelayan masing-masing. Kedua wanita itu masih terlihat cantik dalam usianya. Mampu berjalan di belakang Kaisar dengan tenang adalah sesuatu yang luar biasa.
Arnold melirik Han Aruna yang tersenyum tipis di sampingnya. Jelas gadis ini sedang mengejeknya. Dia memang tidak mengerti dan menguasai cara untuk berkultivasi. Mungkin juga tidak memiliki bakat. Tapi untuk apa semua itu jika dia memiliki senjata yang mematikan. Negara barat miliknya telah mengembangkan senjata jarak jauh yang mematikan. Jika dia melawan pembudidaya yang bisa melawan dengan melontarkan tenaga dalam dia juga bisa menyerang dengan senjata miliknya. Jadi diam-diam ia memegang senjata di pinggangnya dengan percaya diri. Dia akan melawan Shen Su Huan menggunakan pistol itu.
Tahu apa yang ada di pikiran Arnold, Ha Aruna berkata dengan suara rendah yang mengancam."Jangan membuat masalah. Kamu berada di kekaisaran Bei. Jika kamu berbuat macam-macam, bukan hanya semua orang di sini. Tetapi juga aku tidak akan segan melawanmu."
"Aruna kalian memiliki ilmu tinggi yang bisa menyerang dari jarak jauh juga. Kenapa ini tidak boleh?"
"Aku tidak sungguh-sungguh ingin kamu melawan Shen Su Huan untuk membuktikan diri. Arnold, aku tahu kamu mengerti maksudku kan?" Ia hanya ingin bahwa dirinya dan Arnold memiliki tujuan yang sangat jauh berbeda. Yang tidak akan mungkin bisa berjajar bersama.
"Ya. Aku tahu. Kamu sudah mengatakannya berkali-kali padaku. Tapi apa itu artinya kamu juga tidak menyukai Shen Shen itu?"
"Ini tidak ada hubungannya dengannya kau tahu."
"Bagus. Kalau begitu masih ada kesempatan untukku selama hatimu masih belum ada yang memiliki. Kamu tidak bisa melarangku untuk menyukaimu kalau begitu."
"Terserah kamu." Han Aruna memutar bola matanya jengah. Sudah sering ia menjelaskan pada Arnold bahwa dia tidak menyukainya dan memintanya untuk menyerah. Tetapi pria itu masih saja keras kepala. Pada akhirnya Han Aruna hanya bisa membiarkan saja selagi dia tidak mengganggunya. Selain dia cukup gila dalam mengejarnya, Arnold adalah sosok teman yang baik.
Acara dimulai begitu Kaisar memasuki aula. Suara tegas Kaisar jelas menggema di dalam aula yang luas. "Terima kasih karena telah datang dan berpartisipasi dalam acara perjamuan bunga untuk menyambut datangnya musim semi tahun ini. Meskipun ada beberapa masalah yang terjadi kemarin, Zhen harap tidak mengurangi makna terdalam dalam suka cita musim semi. Dan untuk para peserta yang terluka, Zhen sangat menyesal dan meminta maaf pada semuanya. Pihak istana akan memberikan kompensasi yang layak untuk itu."
"Yang Mulia Kaisar tidak perlu merasa bersalah. Kami sebagai orang tua justru merasa senang karena dengan adanya kejadian tak terduga ini, para pemuda dari generasi kami mengalami pengalaman bertarung yang sebenarnya. Itu juga suatu yang baik demi masa depan mereka. Dengan begitu mereka dapat selalu bersiaga dalam menghadapi berbagai masalah di masa depan. Saya rasa semua orang di sini setuju dengan pendapat saya."
"Benar Yang Mulia. Yang diadakan Jenderal Jang memang seperti yang kami maksudkan."
"Zhen lega mendengarnya. Tapi untuk pelakunya, Zhen berjanji akan mengusut kasus ini dan menangkap pelaku yang dengan sengaja merusak acara yang damai ini. Pelaku akan diberi hukuman yang berat untuk kejahatannya." Semua orang setuju. Masalah yang terjadi cukup besar. Untung saja mereka dengan cepat mengetahui ada yang salah dan segera memanggil semua orang kembali. Tim penyelamat juga merupakan tim terbaik dari yang terbaik sehingga dampak yang besar dapat diminimalkan.
"Baiklah. Meskipun acara berburu kemarin bermasalah, tetapi karena itu adalah sebuah lomba maka akan tetap ada pemenangnya. Kasim Song umumkan pemenang pada acara berburu kemarin."
"Baik Yang Mulia." Kasim Song maju dan membacakan hasil buruan para peserta satu persatu agar tidak ada yang merasa bahwa pertandingan tidak adil. Daftar diumumkan dari yang paling kecil nilainya hingga yang terbesar. Sehingga secara bertahap pujian dan kekaguman semua orang selain meningkat setiap saat ketika mereka mendengar binatang apa saja yang telah dikumpulkan oleh para peserta.
Tang Lin Hua awalnya mendapat juara kedua dengan hasil buruannya. Tetapi karena kasusnya dia dieliminasi dari daftar dan tidak disebutkan. Beberapa orang yang dengan serius menyimak akhirnya menyadari bahwa nama Tang Lin Hua tidak disebutkan sejak awal. Jadi mereka semua mengira bahwa juara lomba kali ini adalah Tang Lin Hua. Mereka tidak sadar bahwa ada satu nama lain yang juga belum disebutkan.
"Dan terakhir, pemenang dalam lomba berburu tahun ini adalah Nona Han Aruna. Selamat kepada Nona Han. Hadiah yang berhak diperoleh adalah....."
Kasim menyebutkan hadiah yang akan diperoleh oleh Han Aruna setelah memenangkan pertandingan berburu. Tetapi banyak orang di bawah panggung yang tidak mendengarkan sama sekali. Mereka masih tidak menyangka dan menanyakan kenapa nama Tang Lin Hua tidak disebutkan dari awal.
Masalah Tang Lin Hua yang membuat banyak jebakan di hutan demi mencekal peserta lain memang tidak disebarkan. Hal ini karena ada bahaya yang lebih besar dari perangkap yang dibuat Tang Lin Hua yang memang sudah banyak disingkirkan sejak awal. Jika mereka menyebarkan bahwa Tang Lin Hua membuat jebakan di dslam hutan, tidak mungkin tidak orang lain akan mengira mereka melemparkan tanggung jawab pada orng yang tidak tepat.
Kebanyakan dari orang yang hadir adalah pengagum Tang Lin Hua. Jadi mereka mulai menyerukan ketidak puasan mereka. Apalagi setelah mereka tidak melihat Tang Lin Hua hadir di dalam perjamuan. Seseorang pasti sengaja mengubah daftar pemenang dan sengaja menargetkan Tang Lin Hua.
"Mohon ampun Yang Mulia. Apakah ada yang salah dengan nama pemenangnya? Hasil Nona Han tidak diragukan memang banyak. Tetapi Nona Tang bagaimana tidak ada dalam daftar? Padahal kami sudah mendengar bahwa Nona Tang mendapat harimau spiritual tingkat tinggi. Seharusnya dia yang menjadi pemenang pada perburuan kali ini." Menteri Si bertanya dengan penasaran. Dia memiliki putra yang cocok untuk dijodohkan dengan Tang Lin Hua. Jadi dia berharap bahwa jika dia membantu saat ini dan Tang Lin Hua akan memiliki hutang budi terhadapnya sehingga tidak menolak saat dia melamarnya untuk anaknya.
Tapi tidak hanya Menteri Si yang memiliki niat yang sama. Lagipula citra Tang Lin Hua sangat baik dan menjadi salah satu nona muda paling potensial dan unggul di kekaisaran Bei. Apalagi selama ini ada rumor yang mengatakan bahwa Tang Lin Hua adalah kandidat calon ratu masa depan. Sehingga meskipun mereka tidak bisa menjadikannya anggota keluarga, mereka masih tidak kehilangan paha besar untuk bergantung. Jadi saat ada satu orang yang berbicara, akan muncul orang kedua, ketiga,ke empat dan seterusnya yang berusaha mencari keadilan.
~○○○~
~♡The Story Of Han Aruna_37♡~