The Second Husband

The Second Husband
Madara Ubud Villas (Bab.35)



Kedua pasangan itu kemudian berlalu menuju hotel tempat dimana mereka akan bermalam.


Sesampainya di hotel.


Terlihat langkahnya begitu cepat, sementara Adam mengikuti di belakangnya.


"Malai tunggu !!" (Panggil Adam)


Wanita itu terus berlalu tanpa memperdulikan suara Adam.


Hingga masuklah mereka ke sebuah kamar yg akan mereka tempati.


"Tidak bisakah kau berhenti sejenak saat ku panggil ??" (Tanya Adam kemudian meraih tubuh istrinya itu).


Keduanya saling bertatapan mata, Malaika nampak gugup jantungnya berdebar kencang saat Adam memandangnya dengan penuh cinta.


Mencoba membuang muka, Malaika terus berusaha melepaskan dekapan suaminya itu.


"Please Adam !! Aku sangat lelah !" (Ucapnya kemudian membuyarkan suasana itu)


Bukan segera melepaskan, pria itu justru semakin mendekapnya.


"Sudah ku katakan padamu berulang kali, aku tidak akan membiarkanmu merasa lelah sedikitpun tp kenapa kau nakal sekali !!! Dengar nona !! Kau ini sedang mengandung putra ku ! Jadi jangan macam2 !" (Ancamnya dengan gemas).


Menanggapi sikap suaminya itu, Malaika justru semakin kesal kemudian ia mengancamnya balik.


" Dengar tuan Adam !!! Kesalahan fatal wanita hamil bukan terletak pada kecerobohannya !! Tp disini !!! (Menunjuk kepalanya sendiri), bayimu akan dalam bahaya jika ibunya mengalami stress !! (Bentaknya dengan kesal), dan kau !!! (Menunjuk wajah suaminya dengan tegas), terlalu sering membuatku stress !!! Aku tidak akan membiarkan hal itu terjadi !" (Ucap Malaika dengan kekesalannya)


Mendengar ungkapan istrinya, Adam hanya terdiam tanpa memberikan jawaban, pria itu lantas melepaskan dekapannya, kemudian segera menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.


Malam itu, kedua suami istri itu nampak dalam suasana hening, tak ada percakapan atau suara sedikitpun, Malaika tidur dengan menghadap ke arah yg berlawanan, sementara Adam yg ada disampingnya nampak memandangi istrinya dengan rasa bersalah.


Pria itu berbaring lalu membentangkan tangannya, berharap Malaika akan tidur dalam dekapannya, namun sayang, wanita itu tak mau di sentuh sedikitpun, bahkan saat Adam berusaha memandang wajahnya, justru ia berusaha untuk menutupinya.


Adam hanya bisa pasrah dengan sikap istrinya itu.


Dan keesokan harinya.


Terlihat Malaika tengah menikmati sarapan pagi di meja makan, sebuah sandwich dengan isian daging panggang dan juga beberapa lembar sayuran hijau.


Sedangkan Adam baru saja terbangun dari tidurnya.


Pria itu kemudian beranjak, lalu menghampiri istrinya.


Di ciumlah pipi kiri wanita itu, namun Malaika sama sekali tak merespon, ia masih diam menikmati setiap gigitan makanannya.


Beberapa saat kemudian, Adam telah rapi dengan penampilannya,


Pria dengan bulu halus di sekitaran wajahnya itu sangat terlihat tampan dan mempesona, apalagi dengan tubuh tegap yg ia miliki, semakin membuat para kaum hawa terpikat olehnya.


Masih tak beranjak dari meja makan itu, Adam kemudian menghampirinya dan berkata :


" Bersiaplah !! Aku ada meeting di Bali !! 1 jam lagi pesawat kita akan berangkat !!" (Ucap Adam dengan berbisik di telinganya)


Mengetahui hal itu, wanita itu hanya melirik dengan sinis.


"Pergilah !! Aku tidak peduli !!" (Sahut Malaika sinis)


"Benarkah !!! (Tanya Adam sambil menatap wajah polos itu), kau yakin ??? Kau tidak akan bisa jauh dariku nona ! (Seru Adam dengan penuh percaya diri), ayo !! Cepatlah !! Jangan bertindak seperti anak kecil !!! (Ucap Adam tegas)


Pria itu kemudian berlalu dan menunggunya di luar.


Mendengar perkataan suaminya, Malaika semakin geram ketika Adam mengatakan bahwa ia seperti anak kecil.


" What !!!! Braninya dia mengatakan itu !!!" (Seru Malaika kemudian menancapkan garpu pada sebuah sandwich yg ada di dekatnya).


Dengan langkah yg tergopoh gopoh, Malaika berlarian membawa beberapa koper dan yg lainnya, ia terlihat kerepotan dengan semua itu.


"Cepatlah sedikit ! Kita akan ketinggalan pesawat !" (Pinta Adam kemudian masuk ke dalam mobil).


Wanita dengan rambut sebahu itu kemudian turut masuk ke dalam mobil, namun kali ini ia tidak duduk bersebelahan dengan suaminya, ia lebih memilih duduk di belakang karna masih kesal dengan pria yg memiliki sedikit bulu di wajahnya itu.


Melihat tingkah istrinya itu, Adam kemudian meliriknya dan mengatakan :


"Apa kau bosan bersebelahan denganku ?" (Tanya Adam singkat)


"Suasana hatiku sedang tidak bagus ! Jangan banyak bicara !" (Jawabnya dengan culas).


Pria dengan sedikit berjanggut itu hanya tersenyum dengan sikap istrinya.


Singkatlah perjalanan mereka, setibanya di bandara di Bali, Adam di sambut hangat oleh beberapa relasi.


"Welcome to Bali Mr.Adam Jackson !" (Seru salah seorang pria bernama Smith)


Dengan membentangkan kedua tangan, kedua pria itu saling berjabat tangan kemudian merangkul.


"was your trip pleasant enough?" (Tanya laki laki berjas hitam itu)


"Ahh sure ! very pleasant !" (Jawab Adam dengan ramahnya)


"And she's ??" (Tanya pria itu lalu menunjuk Malaika)


"My Wife !" (Jawab Adam singkat)


"Ah !! Mrs.Adam Jackson !, Come come ! Senang berjumpa dengan anda ! (Ucap pria itu lalu berjabat tangan dengan Malaika).


Wanita dengan balutan sweater biru muda itu nampak merespon dengan ramah.


"Me too !" (Jawab Malaika dengan senyumnya)


Kedua pria itu terlihat sibuk bercakap cakap sambil menunggu mobil jemputan yg akan membawa mereka ke villa.


Sementara Malaika , ia berjalan di belakangnya dan cukup jauh dari jarak kedua pria itu.


melihat suaminya yg tengah sibuk sendiri, lantas membuat wanita itu semakin bosan, matanya mulai mengarah pada hal lain, ke kanan dan ke kiri.


Tak lama kemudian, sebuah coffeshop cukup menarik perhatiannya. ia segera melangkahkan kakinya perlahan sambil memastikan agar suaminya tak melihatnya.


Perlahan ia berjalan dengan pandangan yg cukup was2, lama kelamaan kemudian ia berlari dan menghampiri coffeshop tersebut.


"Wow !! ini sangat segar sekali ! Hmmm !!" (Seru Malaika dengan menyeruput soda karamel di tangannya), sudah lama aku tidak menikmati minuman ini !, Mumpung si burung gagak itu tidak melihatku, aku akan menghabiskannya segera !, Karna kalo sampai pria itu tau, bisa2 dia akan membunuhku !" (Seru Malaika dengan ocehan konyolnya)


Tanpa sepengetahuannya, rupanya Adam sudah memperhatikannya sejak tadi, pria itu tiba2 sudah berada di belakangnya.


Sampai minuman itu habis, wanita itu kemudian menoleh ke belakang, berniat untuk mengambil sesuatu dari tasnya, tp nahasnya sebuah pemandangan seram siap menerkamnya.


"Oughhhh !!!!" (Malaika terkejut tak karuan ketika tiba2 Adam berada di depannya)


Malaika kembali membalikkan badannya dengan sedikit gugup dan malu.


"Sial !!! Sejak kapan burung gagak itu ada disana !" (Gerutu Malaika dalam hati, tanpa berani menatap wajah suaminya).


"Cepat ! Kemasi barangmu !" (Pinta Adam dengan singkat)


Pria itu kemudian menggelandang tangan istrinya dengan paksa.


"Adam wait !! Aku bisa jelaskan ini !!" (Ucap Malaika mencoba untuk melepaskan genggaman tangan suaminya itu).


Tanpa memperdulikan celotehan istrinya, Adam kemudian membawanya segera masuk ke dalam mobil.


Beberapa saat kemudian, sampailah mereka di sebuah villa di Bali, tepatnya di Ubud, Gianyar Bali.


Madara Ubud Villas


Adalah tempat yg sengaja di pilih Adam untuk tinggal sementara bersama sang istri.


Mungkin sekitar beberapa pekan ke depan, keduanya akan menikmati kebersamaan itu.