
Dengan langkah mengendap ngendap Malaika mencoba keluar dari rumah tanpa sepengetahuan orang2 yg bekerja di rumah besar itu, dengan sepasang higheels di tangannya, ia berjalan tanpa menggunakan alas kaki agar langkahnya tidak terdengar oleh mereka.
Singkat cerita akhirnya ia berhasil keluar dari rumah melalui pintu darurat, berjalanlah ia menyusuri jalanan sekitar komplek itu, sambil menunggu taksi yg lewat.
Dan tak lama kemudian, sebuah taksi berhenti di sampingnya, ia pun segera berlalu dengan taksi itu.
Singkat cerita
Tibalah Malaika di tempat dimana ia inginkan, yakni sebuah restoran cepat saji.
Aneka makanan cepat saji terpampang disana, matanya berbinar tatkala melihat spaghetti, burger, dll tercantum di daftar menu.
Wanita itu mulai kalap dengan aneka menu, bagaimana tidak, semua makanan itu adalah favoritnya dan sudah lebih dari 2 bulan Adam melarangnya mengonsumsi semua makanan itu.
Lantaran kandungannya yg cukup lemah sehingga dokter melarangnya untuk mengonsumsi makanan cepat saji. Membuat Malaika berhenti memakan semua jenis makanan itu.
"Aku akan memesan semuanya, lihat saja !! Hahaha (seru Malaika dengan bahagianya).
Selesai dengan urusannya, Adam sepertinya terlihat gelisah lantaran setiap panggilan teleponya tidak di respon oleh istrinya. Bahkan beberapa pesan singkat juga sengaja di abaikan oleh Malaika.
Pria itu masih di restoran tempat dimana ia bertemu dengan klien beberapa saat yg lalu. 5 menit yg lalu klien itu meninggalkannya namun Adam masih terduduk dengan rasa gelisah di tempat itu.
Sesekali ia berdiri, mondar mandir tanpa tujuan. ia kembali menghubungi telepon di rumahnya.
"Hallo (ucap Adam)
"Hallo, slamat siang ?? (Jawab salah satu pembantu di rumahnya)
"Bik, apa nyonya baik2 saja ?? (Tanya Adam)
"Dari tadi pintu kamar masih tertutup tuan, saya rasa nyonya sedang beristirahat siang. (Jawab sang pembantu)
"Hmmm baiklah ! (Ucap Adam lalu mengakhiri panggilan)
Hatinya terus bergumam, ia sedikit legah lantaran mendapat informasi dari pembantunya.
"Huhhhh !!! (Membuang nafas), semoga apa yg di katakannya benar.
Baru saja akan meletakkan ponsel pada saku celananya, tiba2 sebuah notifikasi dari ponselnya berbunyi.
"TING !!!
Suara itu kemudian menghentikan aksinya, Adam kembali menariknya dan melihat isi pesan baru pada layar ponselnya itu.
Sebuah pesan singkat dari M-Banking.
"Ada transaksi ?? (Di bukalah pesan itu kemudian membacanya). Italian Resto ?? (Adam mulai berpikir), siapa yg pergi ke restoran Italia ? (Masih bertanya tanya)
Tak lama kemudian Adam tersadar, ia sangat tau betul itu adalah ulah siapa.
Dengan segera pria berjas hitam itu menuju ke restoran cepat saji yg tertera di ponselnya.
Dengan langkah yg tergopoh gopoh, Adam berlari memasuki restoran itu, melihat sekeliling, memeriksa apakah Malaika masih berada disana atau tidak.
Namun sayang sekali, 5 menit yg lalu istrinya sudah meninggalkan tempat itu. Pria itu pun akhirnya kembali menuju rumahnya.
Sampailah ia di rumah, Adam segera memasuki kamarnya, dan benar saja ia melihat memang Malaika sedang terlelap di atas tempat tidur.
Pria itu kemudian menghampirinya dan berkata.
"Sudah cukup main2nya nona !! Kau tidak begitu pandai dalam hal ini (bisiknya)
Mendengar bisikkan laki laki yg ada di belakangnya itu membuatnya membuka mata lalu membalikkan badannya.
"Apa pun itu, aku sudah cukup puas hari ini, dan kau tidak bisa menghentikanku !!! (Jawab Malaika dengan senyum liciknya).
"Aku akan membawamu ke dokter setelah ini !! (Balas Adam dengan lembut)
"Tidak perlu tuan, aku sedang tidak sakit !! Sepertinya kaulah yg perlu ke dokter ! Mental dan hatimu perlu imun yg kuat untuk menghadapi wanita seksi di luaran sana !! (Godanya).
"Apa katamu !!! Coba katakan itu sekali lagi !! (Ucap Adam dengan kesal) Coba katakan !!
"Kau masih seperti anak2 yg haus akan kasih sayang, (ucap Malaika dengan mengusap wajah yg di tumbuhi bulu tipis itu), tubuhmu memang besar, penuh kharisma, tp kau sama sekali belum dewasa tuan (tatapannya seolah mengamati tubuh Adam mulai dari bawah hingga ke atas).
Dengan kemeja yg sedikit terbuka, membuat dada itu membusung gagah.
"Jangan coba2 memancingku nona !! (Bisiknya dengan lembut)
"Lihat !!! (Menunjuk dada yg bidang itu), bahkan dada ini terlihat sangat prima, tp tetap saja !!! Bagiku kau tetaplah anak2 yg menyebalkan !! (ucap Malaika yg sedikit meremehkan).
Mendengar hal itu, Adam semakin gemas di buatnya, dengan segera ia melepas kemejanya dan hampir menindih tubuh istrinya.
"Apa ??? Anak2 kau bilang !!! Baiklah !! Akan ku tunjukkan bagaimana cara kerja anak2 yg sebenarnya !! (Seru Adam dengan menindih tubuh Malaika).
"Ting !!! Ting !!
Keduanya pun berhenti lalu Malaika segera beranjak dari sana.
"Ahhhhss sial !!! Siapa yg bertamu siang2 begini !! (Gerutu Adam dengan kesal).
Terbukalah pintu itu,
Terlihat dua orang tua yg datang dengan beberapa tas kecil di tangannya, yaa mereka adalah orang tua Adam yg ingin mengunjunginya.
"Ahh rupanya ayah dan ibu !! (Seru Malaika)
Malaika pun menyambutnya dengan hangat, mereka saling berpelukan dan mencium pipi kanan dan kiri.
"Ayo, masuklah !! (Ajak Malaika dengan ramahnya).
"Nak, kenapa rambutmu berantakan sekali ?? (Tanya sang ibu mertua)
"Ahh tidak masalah Bu, ini hanya lelucon kecil (jawab Malaika mencoba mencari alasan).
"Hmmm benarkah ?? Apa ??? Lelucon kecil ?? Adam ?? (Ucapannya terpotong)
"(Mengangguk), yaah dia ada di rumah Bu (ucap Malaika sedikit malu)
"Dimana dia ??? Dimana anak itu ?? (Tanya sang ibu)
Tak lama kemudian Adam keluar dari kamarnya, masih dengan telanjang dada dan hanya mengenakan celana panjang, serta rambut yg sedikit berantakan, membuat kedua orang tuanya sangat terkejut di buatnya.
"Astaga !!! Apa yg kau lakukan ??? (Tanya sang ayah heran)
Begitu pula dengan Adam, ia juga sangat terkejut dengan kehadiran orang tuanya yg tiba2 muncul di depannya.
"Adam ??? Brani2nya kau melakukan itu, istrimu sedang hamil muda, tidak baik melakukan itu saat istri sedang hamil muda, kau akan membahayakan bayimu !!! (Seru sang ibu dengan kesal).
Wanita tua itu kemudian menghampiri putranya lalu menjewer telinganya.
"Dasar anak nakal !!! (Seru sang ibu kemudian menarik telinganya)
"Ahhh ahh !!! Tolong lepaskan Bu !! ini bahkan lebih sakit dari gigitan ular !! (Celotehnya).
"Hahhh !!! Masih saja tidak berubah !!! Sudah 30 tahun tp masih seperti anak anak !! (Ucap sang ibu terus memarahinya).
"Bagaimana aku bisa menghindar, dia terus menggodaku !! (Ucap Adam mencoba membela diri)
"Itu tidak benar Bu, dia sendiri yg berulah !!! (Jawab Malaika dengan lembut).
"Heyy bicara apa kau !!! (Sahut Adam dengan sedikit kesal), lihat Bu !! Bahkan dia pandai berdrama saat di depanmu !! (Ucap Adam yg terus mencoba membela diri).
"Sudah sudah !! Kalian ini ribut saja seperti anak kecil !! (Ucap sang ayah mencoba menghentikan perdebatan itu),
Duduklah mereka di sofa ruang keluarga, Adam yg masih telanjang dada itu terlihat masih kesal lantaran di marahi oleh sang ibu.
Sementara sang ibu menuju ke dapur untuk meletakkan barang2 yg telah ia bawa tadi.
"Ada 2 liter susu kedelai untukmu nak, ini sangat bagus untuk kondisi janinmu !! (Ucap sang ibu dengan ramah)
"(Mengangguk), baiklah Bu !! (Balas Malaika dengan hangat)
"Jika dia masih berulah seperti itu, kau bisa hubungi ibu, ibu akan memarahinya (ucap sang ibu).
Wanita itu lalu kembali bersantai di ruang keluarga.
Dengan dua minuman hangat di tangannya, Malaika kemudian menghidangkannya untuk kedua mertuanya.
Sementara Adam yg juga duduk disana, nampak protes karna tak ada jatah untuknya.
"Heyy !! Untukku mana !! (Teriak Adam).
Tanpa bereaksi sama sekali, Malaika kemudian berlalu dari sana.
Tak lama kemudian, sebuah T'shirt di jejalkan pada wajah tampan itu. Dengan gemasnya Malaika menekan wajah suaminya dengan cukup lama.
Mendapati perlakuan itu awalnya Adam terkejut dan sangat kesal di buatnya, tp lama lama ia Gemas dan ingin membalas perlakuan istrinya, namun semua itu tertahan lantaran ada kedua orang tuanya yg sedang berkunjung.
"Kau !!!! (Ucap Adam dengan ekspresi gemasnya)
"Pakai t-shirt mu !!! Kau tidak sedang latihan berenang, jadi jangan pernah memamerkan body yg buruk itu !! (Seru Malaika yg terus menggodanya).
"Apa ???? (Semakin gemas), awas kau !! Lihat saja nanti !! (Gerutu Adam dengan penuh dendam).