
3 hari kemudian, Adam merasa ada yg berbeda dengan sikap istrinya, ia jarang mendapati Malaika online di sosial media mana pun, sikap Malaika juga terkesan dingin saat merespon pesan singkatnya, juga tak jarang ia menolak panggilan dari suaminya itu.
Dilihatlah semua riwayat transaksi dalam mobile bankingnya, sama sekali tak ada jejak tanda tanda pembayaran atau semacamnya.
Merasa ada yg aneh dengan istrinya, Adam segera memeriksa keadaan di rumah.
"KRIIIING !!!" (Dering telepon berbunyi)
Seketika ART di rumahnya itu segera mengangkat telepon.
"Hallo !! Selamat siang ??" (Ucap sang pembantu)
"Hallo bi, apa nyonya sudah makan dengan teratur hari ini ?" (Tanya Adam)
"Emmm sepertinya akhir2 ini nyonya lebih sering makan di luar tuan, karna setiap hidangan yg saya sajikan tidak pernah di sentuh sedikitpun olehnya, bahkan selama 3 hari ini saya sama sekali tidak menjumpai nyonya, atau mungkin saya yg terlalu sibuk hingga saya tidak memperhatikan nyonya dengan baik ! " (jawabnya dengan tegas)
Perkataannya semakin menunjukkan bahwa ada yg tidak benar dengan tingkah istrinya itu.
"Tidak bik, dia memang tidak ada di rumah, coba periksa kamarnya !" (Pinta Adam)
"Tunggu sebentar tuan !!"
Ucap sang pembantu kemudian menuju ke kamar mereka lalu memeriksanya.
Beberapa saat kemudian.
"Benar tuan !! Nyonya memang tidak ada di kamarnya, dan semuanya masih tertata rapi, saya benar2 tidak tau tuan, maafkan saya !!" (Ucap sang pembantu dengan ketakutan).
"Tidak papa bi, jangan risau, aku akan segera urus semua ini" (jawab Adam kemudian mengakhiri panggilan).
Seperti sudah tidak asing dengan sikap dan kebiasaan Malaika yg sering berulah saat ia tak ada, Adam semakin gemas dengan tingkahnya.
"Kau memang terlihat gagah, tubuhmu besar, berkharisma, tp tetap saja bagiku kau masih anak anak yg sangat menyebalkan (seru Adam menirukan gaya bicara istrinya), lihat !!! Bahkan sekarang dia sendiri berulah seperti remaja yg baru saja datang bulan !! Huhhh !" (gerutu Adam dengan sedikit kesal).
Pria dengan kaos longgar abu2 itu segera melacak keberadaan Malaika melalui aplikasi.
"Hmmm penerbangan atas nama MALAIKA ARIANA, tepat 3 hari yg lalu bersamaan dengan keberangkatanku di hari itu, di bandara yg sama !! Sebentar2 ? (Ucapannya terpotong). Kemana wanita nakal ini pergi ???" (Adam bertanya tanya sambil menatap layar ponselnya itu).
Beberapa menit kemudian.
"Ahh !!!" (Seru Adam saat mendapati informasi tentang istrinya).
Pria itu menghela nafas panjang ketika mengetahui Malaika sedang berada di Indonesia sekarang. ia tak menyangka istrinya akan sejauh itu berpetualang.
"Kau ingin bermain main denganku nona ??? Hmmm baiklah ! akan ku tunjukkan bagaimana serunya berpetualang" (seru Adam dengan tawa liciknya).
Malam itu, tampaknya Malaika sedang menghadiri acara pernikahan salah satu teman kerjanya dahulu.
Berlokasi di SMESCO CONVENTION HALL Jakarta, pernikahan itu di gelar begitu mewahnya bahkan hanya tamu undangan VIP dan kerabat terdekat saja yg hadir.
Malaika adalah rekan terdekat mempelai wanita, yaitu Shafira Larasati, ia seorang perempuan yg humble ramah kepada semua orang tanpa memandang kasta.
Dengan dresscode berwarna silver light, Malaika begitu anggun mengenakan dress panjang serta leher yg sedikit terbuka. Beberapa aksesoris seperti cincin berlian dan juga kalung yg senada semakin membuatnya terlihat anggun namun tetap elegant.
Beberapa orang mengenalinya, dan sempat mencibirnya lantaran Malaika adalah kategori tamu dengan kelas rendah. Yaa seperti yg mereka ketahui sebelumnya, wanita itu dulunya memang sangat miskin dan selalu di bully oleh teman2nya.
Namun siapa sangka, wanita itu kini menjelma menjadi angsa yg sangat cantik semenjak di nikahi oleh seorang CEO ternama.
Walau tidak datang bersama pasangannya, Malaika terlihat percaya diri saat menghadiri acara itu.
"Heyyy !! Bukannya itu Malaika ?? Whatt ???" (Bisik salah satu dari mereka yg melihat kedatangannya).
"Hahh ??? Apa tidak salah ?? Ini bukan pesta rakyat, kenapa wanita itu ada disini ???" (Tambah yg lainnya)
Dengan lantangnya Malaika segera melangkahkan kakinya untuk menemui kedua mempelai, dan mengucapkan selamat atas pernikahannya.
" Hey !!! May ?? Kau kah itu ???" (Sang pengantin wanita terkejut).
Malaika mengangguk dengan senyuman.
"So beautiful !!!, Kau sangat berbeda dari sebelumnya (ucap sang pengantin dengan takjub). Kemana saja kau selama ini ? (Tanyanya kembali). Oh yaa bagaimana kau sekarang ??? Kau sudah menikah lagi ?" (Terus bertanya)
"Relax madame !! Tak perlu terburu buru menjawab semua itu, emmh dan yaa aku memang sudah menikah lagi" (jawab Malaika santai)
"Ohww dimana dia ??" (Sahut sang pengantin)
"Aku datang seorang diri, dia sangat sibuk !" (jawab Malaika)
" a businessman ??" (Tanyanya kembali)
"(Mengangguk santai), ah yaa !" (Jawab Malaika dengan senyuman)
"Ohhhw so cool !! Kapan2 perkenalkan padaku !" (Pinta sang pengantin dengan menepuk pundak Malaika).
"Next time !" (Jawab Malaika singkat)
"Key, enjoy this party !!" (Pinta nya)
"Okay !!" (Jawab Malaika).
Setelah sedikit berbincang dengan mempelai pengantin, Malaika kembali berbaur dengan tamu2 yg lainnya.
Termasuk dengan beberapa wanita kaya yg sempat mencibirnya kala itu.
Malaika mencoba untuk bersikap ramah, walau mereka terus membullynya.
"Cheers !!" (Seru Malaika dengan menunjukkan gelas minumannya)
"Berani braninya kau datang di acara seperti ini !! Kau wanita rendahan tidak pantas berada di tempat orang kaya seperti kami !!" (Seru salah satu wanita yg bernama Emily)
Yaa Emily adalah salah satu rekan kerjanya juga pada saat itu, diantaranya juga ada Mona, Nathalie, Farah, dan juga Dania.
Mereka berlima adalah golongan dari orang2 kaya, walau pernah satu kantor dengan Malaika, tp jabatan mereka lebih tinggi kala itu, saat itu Malaika hanyalah seorang office Girl di salah satu perusahaan sebelum akhirnya ia menempuh pendidikan di jurusan bisnis.
Kelima wanita itu terus membully Malaika dengan begitu rendahnya. Namun menanggapi hal itu ia begitu santai dan relax.
"Lihat !! Dari mana kau dapatkan gaun mewah itu, aku yakin pasti itu barang KW ! Ada label Gucci di bagian belakang gaunnya, apa menurutmu dia mampu membeli barang semahal itu !!" (Ucap Nathalie dengan remehnya)
"Gucci ? Mana ada model Gucci seperti ini ! (Tambah Farah dengan sedikit menyentuh gaun Malaika), sudah jelas ini barang KW !!" (Serunya)
Menanggapi hal itu Malaika masih diam dengan senyuman ramahnya.
"Bahkan dia tak bicara sepatah kata pun, sombong sekali !!!" (Sahut Farah)
"Aku dengar dia sudah menikah lagi setelah di tinggal mati oleh suaminya !!" (Seru Emily dengan menyindirnya)
"Benarkah ?? Dimana suaminya ?? Jangan2 itu semua hoax !!" (Sahut Farah)
"Maybe !! Memangnya pria mana yg mau dengan janda rendahan seperti dia hahahah" (tambahnya)
Mereka terus menertawakan Malaika, hingga semua orang memperhatikannya karna telah menjadi bahan olok2an teman2nya.
Malaika mulai gelisah, dan segera menghindar dari kerumunan para wanita itu.
Tanpa sepengetahuannya, sebenarnya Adam telah berada disana sejak lama, ia memperhatikan setiap gerak gerik istrinya, ia juga mengetahui bahwa teman2nya membullynya dengan begitu buruk.
Pria itu datang secara tiba2 atas undangan eksklusif dari mempelai pria, yg kebetulan mereka adalah rekan sesama bisnis, karna dia adalah seorang CEO ternama walau bisnisnya tak bergerak di negara Indonesia namun namanya cukup terkenal di negara itu.
Masih terpantau jelas di matanya, Adam terduduk di sebuah sudut ruangan dengan menikmati segelas wine yg telah tersedia disana, beberapa relasi juga ada disana, mereka saling berbincang satu sama lain, meski begitu tatapannya hanya fokus pada Malaika yg kini sibuk berlarian menuju toilet.