
setelah itu mereka pergi meninggalkan kerajaan mereka memggendong tasnya masing-masing, setelah beberapa jam kemudian pundak Amber merasa berat.
Amber engap-engapan.
"Hosshh....hoshh..."
"Amber kamu kenapa?" tanya Lux.
"ehh..nggak aku baik-baik saja" ucap Amber.
Lux melihat partynya yang penuh keringat karena kelelahan.
"baiklah kita istirahat disana" ucap Lux menunjuk ke kolam.
" Itu sungai Siwh ya Tuan?" tanya Yumiko
"tentu saja bukan..bod0h, Mana ada sungai sekecil itu" ucap Lux.
Yumiko hanya cemberut.
kemudian setelah sampai di pinnggir kolam, mereka langsung menaruh tasnya dan beristirahat.
"Ahh...Lega..." ucap Amber sambil meluruskan kedua kakinya.
"oh iya tuan kuda kita sama keretanya kemana?" tanya Lillith.
"kereta kita hancur, kalau kuda...,gw gak nemuin badannya tapi gw liat kepalanya" ucap Lux
"berarti sudah mati...?" tanya Amber
" nggak..., YAA...matilah, Hadehh...kamu ini..." Lux kesal.
Amber dan Yumiko sedang rebahan di karpet, Lillith bermain air di pinggiran kolam sedangkan Lux sedang menulis buku.
"Tuan itu apa sih?" tanya Amber.
Lux tidak mendengar perkataan Amber, Lux fokus ke Lillith yang sedang bermain air.
(hmm....kedua kaki Lillith akhirnya bisa terlihat, setelah tertutup oleh kaos kaki coklatnya) ucap Lux dalam hati.
*syuuuttt......TANG..!!!!!!
Amber melempar perisainya dan tepat mengenai kepala Lux.
"ADUH....Apa sih T0LOl, kepala GW!?!?" Lux mengusap kepalanya yang benjol.
"jaga pandanganmu..." ucap Amber.
Lillith mendengar perkataan mereka, Lillith langsung menutup kakinya dengan roknya.
"Ja-jangan diliat..." Lillith malu²
"sudah terlanjur" ucap Lux mengacungkan jempolnya.
.
.
mereka kembali berkumpul membuat lingkaran dan memulai minum dan makan siang bersama.
"Awoo...ini aku bawa bekal" Yumiko mengeluarkan kantong dari tasnya.
"ta-da...cumi bakar"Ucap Yumiko memberikan cuminya ke teman-teman.
mereka asik memakan bekalnya.
Yumiko penasaran dengan Lux.
"Awoo....Tuan?"
Lux menganggukan kepalanya sambil mengunyah makanannya.
"Ehh..tuan pas liat tubuh perempuan kebasahan, apa yang tuan rasakan?" tanya Lux.
tiba-tiba Lux tersedak dan nasi keluar dari kedua lubang hidungnya.
*Uhukk...uhukk....
"piss..piss..piss sini minum dulu, agar tidak tersedak" ucap Amber Sambil menawarkan gelas.
"Nih...sapu tangan elap hidungmu" ucap Lillith
"*gleeek....gleekkk (minum air)...pertanyaan apaan itu!?!" ucap Lux
"sama kayak Mbak Amber, liat Tuan buka baju, wajah dan Badan Amber langsung hangat" ucap Yumiko dengan tatapan dan wajah polosnya.
Amber tersenyum Anggun.
Lux melirik ke Amber dengan wajah terkejut.
Amber menggigit bibirnya dan memberikan senyuman yang terkesan menggoda.
Lux memalingkan wajahnya yang merah.
"Hufftt....YUUUUMIIIKOO!?!?!?" teriak Lux langsung menghampiri Yumiko.
"eh..?" ucap Yumiko dengan tatapan takut melihat Lux.
Lux langsung menarik hidung Yumiko..
"WHAAAA........!!!!!" TERIAK YUMIKO.
"kamu udah 20 tahun tapi gaya lo udah kaya anak 10 tahun" Ucap lux.
"berhentilah berpikir seperti itu" ucap Lux.
Lux kemudian melepas hidung Yumiko
"Iya..iya..maap" Ucap Yumi mengusap hidungnya.
Amber melihat Yumiko.
"Hhihi gemasnya...." Amber memegang pipi Yumiko.
Lillith memeluk Yumiko dari belakang.
"Hmpshh....Heheheh Yumiko kamu wangi sekali" ucap Amber mencium badan dan wajahYumiko
"EHEHEH DIEM.....GELI....aku pake parfum mbak" ucap Yumiko tersiksa.
Lux melihat mereka dengan trrsenyum tipis.
"tuan..?" tanya Lillith.
Lux berpura-pura batuk "ehem...ada apa?"
"sungai siwh dimana?" tanya Lillith
Lux mngambil tasnya dan menarik peta.
"ehh...kurang lebih 7 KM lagi" ucap Lux.
Amber terkejut dan melihat ke Lux dengan wajah tatapan terkejut.
"Lama banget?!?!!?" ucap Amber
"udah gak usah manja...istirahat selesai, ayo berangkat lagi" ucap Lux.
"keburu gelap..." ucap Lux
"sekarang masih jam 1 siang.....!?!?!" ucap Amber.
Amber langsung menarik karpet dan menggulung dirinya seperti sushi.
(Hufftt....Mbak gak inget umur apa?) ucap Lillith dalam hatinya.
Lux menghela napasnya dan mengangkat Amber
"eh..." Amber terkejut.
Lux langsung menggelar karpet tersebut dan Amber terlempar jauh.
*akhahkhh...
"aduh..aduh..." Amber kesakitan
"Berat.." ucap Lux.
"Hmphh....baiklah" Amber langsung berdiri dan menggendong tasnya.
.
.
sementara agus mencari kerajaan yang runtuh.
mereka menyasar ke dalam hutan yang sangat gelap walaupun di luar masih siang.
"Agus...ini kita dimana?" ucap Yana.
Yuni ketakutan dan berlindung di belakang Tabitha.
"hahahah...apa sih kamu in-" ucap tabitha
*ahhaahahahah...
mereka langsung mendengar gadis tertawa dengan suara melengking.
Tabitha merinding, Yana gemetaran dan yuni pingsan.
"YUNI....!!!" teriak michael.
"Agus..???, awas ada iblis disini..gus?"
Micahel melihat agus.
Agus menjatuhkan senjata dan berlari sambil kencing di celana.
"LARIIII ANJ.....ADA KUNTIIIII...!!!!" TERIAK AGUS BERLARI KE LUAR HUTAN.
mereka langsung ikut berlari, michael kebingungan sambil menggendong yuni.
"DEMI APAPUN ADA KUNTI DISINI?!!??" Agus terus berlari.
*DUMMM.....
mereka dihadang oleh ogre besar tanpa kepala.
Agus menembakan panahnya.
mereka di hadang ogre tersebut.
*sreeek..crekk...sreekk
Merek mendengar suara aneg di semak-semak.
Mereka keluar dari semak-semak.
mereka panik karena yang keluar adalah mayat manusia yang membusuk kembali bergerak.
pohon-pohon hidup dan mulai mengepung Agus dan kawannya.
"AAAAA....!!!!!" teriak Agus dan yana.